Bangunan tiga lantai milik pusat perbelanjaan Rita Pasaraya Cilacap, yang berlokasi di Jalan Jend. A. Yani, Cilacap, kini hangus akibat kebakaran hebat pada Senin (2/2/2026) malam.
Berdasarkan keterangan warga di sekitar lokasi, percikan api muncul dari salah satu toko sekira pukul 22.13 WIB, lalu merambat ke gedung Rita Pasaraya. Tak butuh waktu lama api pun membesar dan melahap isi gedung, serta bangunan di sekitarnya.
Sejumlah mobil Damkar diterjunkan, yakni 2 unit milik Pemkab Cilacap, 2 unit milik Pertamina Cilacap, 2 unit milik PLTU Bunton dan S2P Cilacap, 1 unit milik PT SBI Cilacap, 1 unit milik Pelindo, 1 unit water Canon Polresta Cilacap, 1 unit milik Pemkab Banyumas, dan 1 unit milik Pemkab Banjarnegara.
Selain mobil Damkar, terjun pula sejumlah armada mobil tangki air dan pick up dari BPBD Cilacap, serta ambulans dari PMI, relawan Siaga Peduli, dan BAZNAS Cilacap. Sejumlah relawan dari RedKar juga turun tangan membantu mengatasi kebakaran.
Akibat besarnya api, beberapa toko yang bersisian dengan Pasaraya Cilacap turut terbakar. Yakni, Toko Sport Station, Toko Roti Inyonge, Showroom & Service Center Blode, Sushi Japanese Food, dan Toko Batik Kencana Ungu. Api mulai padam sekira pukul 3 dinihari. Sementara prose pendinginan masih berlanjut hingga Selasa (3/2/2026) pagi.
Banyak warga Cilacap yang berbondong-bondong melihat ke lokasi kejadian. Apalagi letaknya di pusat kota, tak jauh dari alun-alun Cilacap.
Kejadian ini memicu beragam reaksi warga Cilacap. Salah satunya Fitri Mayrani, warga Komperta Donan. Ia sedih karena kini kehilangan tempat belanja grosir dengan harga murah.
Sementara Agus Supriyadi, security di PT SBI, mengatakan ia biasanya menjadikan Rita Pasaraya Cilacap sebagai tempat belanja menjelang lebaran. Namun kini hal tersebut tak bisa dilakukan.
Banyak pula yang memikirkan nasib para karyawan, contohnya Kusiyah, warga Lomanis.
"Kasihan, mau lebaran malah kehilangan pekerjaan," ungkapnya.
Penyebab pasti peristiwa kebakaran ini, serta total nilai kerugian tentunya masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang. Namun satu hal yang pasti, ratusan orang kini kehilangan pekerjaan sebagai dampak peristiwa ini. Hal yang akan menambah jumlah pengangguran, khususnya di Cilacap.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Tragis! Lansia di Jagakarsa Tewas Terjebak Saat Api Hanguskan Rumah Mewah
-
Si Jago Merah Mengamuk di Kedubes Italia Menteng, Petugas Berjibaku Padamkan Api di Ruang Server
-
Kebocoran Gas Diduga Picu Kebakaran Pabrik Tahu di Pesanggrahan
-
Pemadam Kebakaran dan Kepercayaan Publik yang Tumbuh dari Pengalaman Nyata
-
Arus Pendek Listrik Bikin Rumah Lapak di Kebon Jeruk Terbakar, 12 Unit Damkar Dikerahkan ke Lokasi
News
-
Tragedi Lansia di Pekanbaru: Ketika 'Mantan Keluarga' Rancang Skenario Maut Demi Harta
-
Di Tengah Ramainya Malioboro, Komunitas Andong Ini Terhubung Lewat Selapan
-
Hari Buruh Sedunia: Perjuangan Pekerja Melawan Jam Kerja yang Mencekik
-
Sisi Gelap Internet: Ketika Privasi Menjadi Ruang Nyaman bagi Para Predator
-
Rekor Baru! Sabastian Sawe Jadi Manusia Pertama Lari 42 Km di Bawah 2 Jam
Terkini
-
Saatnya Mengaku: Kita Scrolling Bukan Mencari Hiburan, Tapi Lari dari Kenyataan
-
Paradoks Digital Nomad: Penyelamat Ekonomi atau Penjajahan Modern?
-
Suara Kerekan dari Sumur Tua di Belakang Rumah Ainun
-
Menyusuri Gelap Kota di Taksi Malam: Antara Realita dan Moral yang Rapuh
-
4 Serum Lokal Vitamin C untuk Cegah Kulit Kusam dan Lelah Akibat Polusi