Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bergerak membantu masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi. Selain mengirim tenaga kesehatan untuk membantu penanganan di lokasi bencana, Pemprov DKI juga menghimpun bantuan dari aparatur sipil negara (ASN).
Dari penggalangan dana tahap awal, bantuan yang terkumpul mencapai sekitar Rp3,8 miliar. Bantuan tersebut diharapkan dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana.
Nakes DKI Dikirim ke NTT
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pihaknya telah menyiapkan tenaga kesehatan untuk diberangkatkan ke wilayah terdampak. Tim tersebut mulai dikirim sejak Minggu (16/8/2026).
"Kemarin kami sudah mempersiapkan dan sebenarnya kami juga sudah mengirimkan tenaga kesehatan yang diberangkatkan dari kemarin ke NTT," kata Pramono setelah mengikuti upacara HUT ke-81 RI di Balai Kota Jakarta, Senin (17/8/2026).
Pengiriman tenaga kesehatan menjadi salah satu bentuk dukungan langsung Pemprov DKI dalam membantu proses penanganan warga yang membutuhkan pertolongan setelah gempa.
ASN Kumpulkan Rp3,8 Miliar
Selain bantuan berupa tenaga kesehatan, jajaran ASN dan pegawai di lingkungan Balai Kota Jakarta turut berkontribusi melalui penggalangan dana.
Untuk tahap awal, dana yang berhasil dihimpun mencapai kurang lebih Rp3,8 miliar.
"Untuk tahap awal, PNS dan juga jajaran yang ada di Balai Kota ini akan berkontribusi kurang lebih Rp 3,8 miliar," sambung Pramono.
Pemprov DKI menyatakan bantuan tidak akan berhenti pada dana yang terkumpul dari ASN. Pemerintah daerah juga tengah menyiapkan dukungan tambahan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR dari badan usaha milik daerah (BUMD).
Masyarakat Bisa Ikut Berkontribusi
Pemprov DKI juga membuka kesempatan bagi masyarakat maupun pihak lain yang ingin ikut membantu korban gempa NTT melalui pemerintah daerah.
Pramono mengatakan bantuan yang nantinya dihimpun akan disalurkan dengan prinsip transparansi dan keterbukaan.
"Selain itu, kami akan mempersiapkan untuk memberikan bantuan melalui yang dikumpulkan dari CSR-CSR BUMD dan juga tentunya bagi siapa pun yang ingin berkontribusi untuk memberikan bantuan melalui Pemerintah DKI Jakarta, dengan senang hati kami akan menyalurkan secara transparan dan terbuka," jelasnya.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas dukungan bagi masyarakat NTT yang sedang menghadapi dampak bencana. Bantuan berupa tenaga kesehatan maupun dukungan materi diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan warga selama proses penanganan dan pemulihan berlangsung.
Baca Juga
-
Review Serial Candy Caddy: Kisah Caddy Golf Melawan Stigma Sosial
-
Sinopsis Merry Berry Love: Kisah Cinta di Kebun Stroberi, Tayang 7 Oktober
-
Review Lagu 'Sederhana' Sheila On 7: Sindiran Buat si Paling Hobi Pamer
-
Review Young Sherlock: Kisah Sherlock Holmes Sebelum Jadi Detektif
-
Prediksi Timnas Indonesia vs Bangladesh: Misi Menang Besar demi Tiket Final
Artikel Terkait
-
Pemprov DKI Siapkan Tiga Terminal Utama Transjakarta Laut di Pulau Seribu, Mana Saja?
-
Soal Obligasi Jakarta, Pramono: Kalau Pusat Tak Izinkan, Ya Sudah
-
5 Tahun Dibiarkan Semrawut, Kabel di Kuningan Barat Bikin Pengendara Sering Terpeleset!
-
Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi
-
Dari Bandung hingga Malang, Ini Cerita di Balik Gapura Pemenang Lomba Hias HUT RI
News
-
Jamuan Puan Rimba, Membawa Cerita Perempuan Penjaga Hutan Lewat Pangan Lokal
-
Jangan Tunggu Akun Kebobolan! Kenali 8 Tanda HP Disadap dan Disusupi 'Malware'
-
The Veil Club Layer 2 Gaet Trinkieland, Hadirkan Eksplorasi Modest Wear Lewat Main Character Weekend
-
Mengupas Kekuatan Ombudsman Law: Senjata Ampuh Bongkar Fasilitas Mewah Lapas Cibinong!
-
Kisah Pilu Tragedi KMP Virgo: Saat Firasat Saudara Kembar Terjawab di Balik Kantong Jenazah
Terkini
-
Mengintip Kunci The 5 AM Club pada Buku The Miracle Morning for Muslims
-
LIAR GAME Season 2 Resmi Diumumkan, Seiyuu Utama Bagikan Komentar Antusias
-
Gen Z dan Rasa Bersalah saat Rehat Sejenak: Jebakan Budaya Produktivitas?
-
Nonton Sambil Istigfar, 4 Drakor Ini Bikin Kamu Bingung Harus Dukung Siapa!
-
White Blast Tayang November, Mayat Misterius Picu Ketegangan di Stasiun