Membayangkan akhir pekan di sebuah restoran Jepang biasanya hanya sebatas memesan makanan dan duduk bersantai. Namun, ekspektasi itu langsung diputarbalikkan begitu saya melangkah masuk ke sebuah event Jejepangan pada penghujung Agustus lalu. Alih-alih ditunjukkan nomor meja, mata saya justru ditutup kain gelap, lalu langkah saya dituntun perlahan oleh sapaan ramah menuju tempat duduk reservasi.
Begitulah kejutan tak terduga yang menyambut saya di acara BAKKA!! Maid Cafe Vol#2: Maid The Rock. Sebagai seseorang yang terbilang sangat awam dengan kultur pop Jepang, dan baru mencicipi anime lewat cuplikan pendek yang berseliweran di TikTok, pengalaman dilayani langsung oleh para gadis berkostum maid ini benar-benar mendobrak zona nyaman dan meninggalkan kesan yang sulit dilupakan.
Acara yang diselenggarakan oleh AniEvo ID x Tokowibu pada Sabtu, 29 Agustus 2026 di Hotel BW Express Jakarta ini, membuat saya melihat langsung bagaimana gadis-gadis cantik berperan sebagai pelayan dengan mengenakan kostum dan mengambil tema terinspirasi dari anime Bocchi the Rock!.
Acara ini sendiri bukan yang pertama kali digelar. Sebelumnya, AniEvo ID x Tokowibu sudah pernah mengadakan volume pertamanya pada Sabtu, 23 Agustus 2025.
Pelayanan yang Sangat Berkesan oleh Para Maid
Jujur saya pun baru mendengar tentang anime Bocchi the Rock! dan belum pernah menontonnya sama sekali. Astaga, kemana saja saya sampai baru mengetahui hal ini? Ternyata anime Bocchi the Rock! bercerita tentang sekumpulan anak-anak perempuan menggemaskan yang membentuk sebuah band. Band itu dinamakan Kessoku Band yang terdiri dari empat anggota dengan karakter yang berbeda-beda.
Pada tema kali ini, AniEvo sebagai penyelenggara acara mengambil tema Bocchi the Rock! sebagai tema cosplay para pelayan (maid). Para maid ini menggunakan kostum layaknya pelayan cantik dan menggunakan rambut palsu (wig) menyesuaikan dengan karakter-karakter di anime Bocchi the Rock!.
Yang membuat saya makin kagum, totalitas para maid ini ternyata bukan main-main. Mereka bahkan merias wajahnya sendiri, dan sudah bersiap sejak dua jam sebelum acara dimulai hanya untuk urusan riasan. Kostum atau outfit cosplay yang mereka kenakan pun kebanyakan hasil rental, karena harga kostum aslinya sendiri tergolong mahal.
Mereka juga mempelajari terlebih dahulu karakter anime yang diperankan, bahkan terkadang sampai menonton animenya supaya benar-benar memahami karakter tersebut. Salah satu maid yang sempat saya wawancarai, Lasyea, yang berperan sebagai karakter Nijika Ijichi, mengatakan bahwa ia harus menyesuaikan diri dengan kepribadian karakter animenya yang ekstrovert dan periang. Mereka benar-benar ingin totalitas dalam menampilkan karakter anime yang sedang mereka perankan.
Saya juga terkesan sekali dengan pelayanan mereka yang sangat ramah dan bersahabat. Ketika pertama kali datang, saya dan para pengunjung lain disambut dengan ditutup mata kami menggunakan kain penutup mata (yang biasanya kita gunakan untuk tidur) lalu para maid akan menuntun kami ke meja makan yang sudah kami reservasi via aplikasi Tokowibu.
Selain itu, para maid akan memberikan service seperti menemani makan sambil berbincang-bincang dengan para pengunjung. Lalu, kita juga bisa request untuk bermain game bersama dengan para maid. Wahh, seru sekali. Sepertinya seharian saat itu tulang pipi saya sampai pegal karena kebanyakan tertawa.
Acara ini sendiri berlangsung dalam tiga shift, yaitu Shift 1 pukul 12.00-13.40, Shift 2 pukul 14.10-15.50, dan Shift 3 pukul 16.20-18.00. Untuk harga tiketnya, tersedia dua pilihan yaitu Reguler seharga Rp247.000 dan VIP seharga Rp489.000.
Makanan ala Jepang
Di Maid Cafe ini saya datang bersama dengan rekan saya. Kami pesan Ramen Shiru dan Chicken Katsu Don, minumnya vanilla milkshake dan caffe latte. Nah, dalam hal ini AniEvo kerja sama dengan Hotel BW Express Jakarta sebagai penyedia venue dan makanan.
Menurut saya ramennya enak sekali (sebenarnya saya tidak handal dalam mengulas makanan) tetapi sebagai lidah penyuka makanan dengan bumbu yang kuat, menurut saya kaldu ramennya sangat autentik.
Pelayanan yang Diberikan untuk Para Pengunjung
Selain ditemani makan, diajak ngobrol sampai bermain games bersama, para pengunjung juga mendapatkan add-ons service berupa disuapin makan lho. Pengunjung juga bisa request untuk di "pat-pat" atau diusap kepalanya. Wahh, bener-bener diberikan good service ya.
Fan service ini merupakan add ons tambahan yang akan dikenakan biaya Rp50.000 per servicenya. Nah, pelayanan ini juga harus menyesuaikan dengan ketersediaan dan persetujuan dari para maid-nya. Jadi, meskipun Maid Cafe berasal dari budaya Jepang, AniEvo tetap menyesuaikan dengan kultur atau norma-norma di Indonesia.
Buat saya sebagai orang yang baru pertama kali menjajaki budaya Jepang, Maid Cafe ini sangat menarik dan worth it untuk diikuti. Terlebih jika Anda sedang membutuhkan hiburan di tengah kepadatan bekerja, para maid akan hadir untuk menghibur Anda dan memberikan pelayanan layaknya Anda memiliki sahabat untuk berbagi tawa.
Tag
Baca Juga
-
Perjalanan Futsal dan Konser Musik di Grand Final AXIS Nation Cup 2026
-
Dari Aspal Kampung Ke Panggung Asia: 3 Bintang Muda Futsal AXIS 2026
-
Mengintip Dapur Redaksi Suara.com: Saat Anak-Anak SD VIS Kelapa Gading Belajar Jadi Jurnalis Cilik!
-
Lelah Batin dan Patah Hati? Coba 7 Langkah Pemulihan ala Penulis Satoshi Yagisawa Ini
-
Merayakan Usia 23 Tahun: Belajar Merangkul Sepi dari Penulis 'Days at the Morisaki Bookshop'
Artikel Terkait
-
My Tomorrow, Your Yesterday: Ketika Hari Pertama Kita Jadi Hari Terakhirnya
-
Sinopsis Eugenia, Drama Misteri Jepang Terbaru Kishii Yukino dan Kiryu Mai
-
Klub Corat-Coret, Ruang Menggambar Tanpa Tuntutan Harus Jago Berkarya
-
We Made a Beautiful Bouquet: Ketika Cinta Kalah Oleh Sibuknya Jadi Dewasa
-
Usai Kalimantan, Jepang Kirim Pasukan Padamkan Kebakaran di Mongolia
News
-
Dari Aspal Kampung Ke Panggung Asia: 3 Bintang Muda Futsal AXIS 2026
-
AXIS Nation Cup 2026 Memasuki Puncak, 16 Tim Berebut Gelar Juara di Jakarta
-
Bingung Mulai Investasi? New BIONS by BNI Sekuritas Bikin Semua Jadi Mudah
-
Dalih Buka Lahan Bikin Satwa Mati Terpanggang, Jangan Biarkan Korporasi Cuci Tangan
-
Kasta Sosial Lewat Caption: Fenomena Gen Z yang Takut Terlihat Terlalu Indonesia
Terkini
-
Connor Storrie Negosiasi Peran Antagonis di Film Ghost Rider MCU
-
Perjalanan Futsal dan Konser Musik di Grand Final AXIS Nation Cup 2026
-
Tanpa Upah, Haruskah Kita Biarkan Relawan Berjuang dengan Uang Sendiri?
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
4 Moisturizer Berbahan Honey Extract Berikan Efek Hidrasi agar Wajah Lembap