KKN UNEJ Back to Village 2020 adalah program KKN atau Kuliah Kerja Nyata dimana program tersebut adalah program wajib yang harus dilalui sebelum lulus di jenjang pendidikan Strata 1 di Universitas Jember. Berbeda dari pelaksanaan KKN sebelumnya, pada KKN tahun ini dilaksanakan di tempat atau lokasi daerah masing-masing mahasiswa berada secara individu sehingga tidak berkumpul menjadi kelompok di satu desa seperti sebelumnya.
Salah satu mahasiswa yang mengikuti program KKN tahun ini yang bernama Rafi Milandika Yuwanda melaksanakan KKN di daerahnya sendiri yaitu Jember Jawa timur dengan sasarannya adalah soerang ibu rumah tangga dan pengusaha UMKM Kue bernama Diah Mandayanti di Kelurahan Sempusari Kecamatan Kaliwates. Terdapat beberapa program yang ditawarkan oleh Rafi untuk membantu usaha sasarannya ditengah pandemi ini seperti memanfaatkan platform e-commerce serta memberikan sistem pembukuan untuk mambantu proses pencatatan pemasukan dan pengeluaran.
Saat ini pandemi Covid19 sangat berimbas ke semua aspek termasuk usaha kue milik sasaran rafi bernama Diah ini, dimana kegiatan Diah seblumnya yaitu menitipkan kue ke toko dekat rumahnya dinilai menghasilkan omzet yang lebih kecil dari hari biasanya. Maka dari itu Rafi berniat mendaftarkan usaha dan toko Diah ke platform e-commerce. Rafi berpendapat bahwa dengan adanya e-commerce sendiri dapat membuka akses usahanya tidak hanya sebatas daerah rumah tetapi dapat menjangkau daerah-daerah yang lebih luas lagi sehingga peluang pemesanan produk akan lebih besar.
Tidak hanya program mendaftarkan usaha ke platform e-commerce saja, Rafi juga memilki program lain yaitu membuatkan sistem pembukuan dimana Rafi menilai pembukuan berbentuk sistem atau software akan lebih efisien dan mudah daripada berbentuk fisik seperti buku serta resiko kerusakan dan kehilangan bentuk fisik dinilai lebih besar dari bentuk software apa lagi jika didalam pembukuan tersebut memilki jenis aspek-aspek yang rumit jika dituliskan ke dalam buku dalam waktu yang lama.
Maka dari itu melalui KKN UNEJ Back to Village 2020 yang dilaksanakan mulai 1 Juli 2020 hingga 14 Agustus 2020 ini diharapkan Rafi dapat merealisasikan program-programnya guna membantu usaha Diah dalam melewati imbas dari pandemi Covid19 ini. Dalam proses merealisasikan program-programnya terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan seperti pembuatan akun dan atribut platform e-commerce, pembuatan sistem hingga edukasi dan pelatihan mengenai e-commerce dan sistem kepada sasaran.
Rafi memiliki harapan bahwa setelah program KKN Back to Village ini selesai, Diah mampu melanjutkan serta mengembangkan program dari ilmu yang telah diberikan (Rafi Milandika/KKN42/drg. Agustin Wulan Suci Dharmayanti, MDSc)
Baca Juga
Artikel Terkait
-
3.000 Massa Geruduk Kantor Gubernur Kaltim, Desak Audit dan Stop Politik Dinasti
-
YGMD Tempuh Jalur Hukum Terkait Prosedur Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis
-
Gugatan Larangan Anak Presiden Maju Pilpres Masuk MK, PDIP: Lemah, Tapi KKN Sekarang Memang Gila
-
Mahasiswa KKN UIN Walisongo Tebarkan 450 Bibit Tumbuhan
-
Teror Tak Kasat Mata di Rumah Tua
Release
-
Mahasiswa KKN UIN Walisongo Ikut Serta dalam Kegiatan Posyandu
-
Bantu Program Sekolah Kampung, KKN UIN Walisongo Gagas Model Pembelajaran Baru
-
Gowes dan Tanam: Aksi Nyata Menjaga Bumi ala Pencinta Alam UIN Jakarta
-
Ekspor Indonesia Alami Penurunan, Akibat Pandemi Covid-19?
-
Komunikasi Publik dalam Pemilu Lahirkan Pemilih Cerdas dan Berdaulat
Terkini
-
Rilis 1 Juli, Elle akan Hadirkan Masa SMA Elle Woods sebelum Legally Blonde
-
Content Creator Semakin Menjamur, Sekadar Hobi atau Profesi Serius?
-
Wow! Yamaha XMAX Disulap Jadi Motor Cyberpunk dari Serial Tokyo Override
-
Dinamika Tukar Raga dan Misteri Itomori dalam Your Name karya Makoto Shinkai
-
Diary Seorang Digital Slaves: Saat Notifikasi Lebih Mengatur Saya daripada Alarm