Film aksi selalu menghadirkan adegan menegangkan yang bikin jantung dag dig dug ser. Kebanyakan adegannya adalah aksi-aksi berbahaya yang dilakukan oleh profesional, itulah yang membuat film dengan genre aksi ini banyak digemari oleh masyarakat. Kali ini Netflix menghadirkan film aksi yang tak kalah seru dari film aksi lainnya, yaitu film “Extraction”. Film ini mengambil latar cerita di negara India dan Bangladesh, sehingga tak heran kalau film ini menggunakan tiga Bahasa, yaitu Inggris, Hindi dan Bengali.
Film ini diperankan oleh Chris Hemsworth yang pernah mengungkapkan bahwa dirinya sangat cinta dengan India, sampai-sampai ia menamai anaknya sama dengan negara yang ia cintai tersebut. Naskah film Extraction ditulis oleh Joe Russo yang sering terlibat dalam proyek Marvel Cinematic Universe dan merupakan adaptasi dari novel yang berjudul Ciudad ciptaan Ande Parks. Netflix menunjuk Sam Hargrave sebagai sutradara yang menahkodai film ini. Selain Chris hemsworth ada juga pemeran lain seperti Randeep Hooda, Rudhraksh Jaiswal dan Golshifteh Farahani.
Film ini menceritakan tentang Tyler Rake (Chris Hemsworth) seorang tentara bayaran yang mendapatkan pekerjaan untuk menyelamatkan seorang anak dari pengusaha dan juga ketua gangster kaya raya dari India. Anak tersebut Bernama Ovi (Rudhraksh Jaiswal) yang diculik oleh gangster lain yang merupakan saingan dari ayahnya. Namun, ayah Ovi justru memerintahkan anak buahnya yang juga tentara bayaran yang Bernama Saju (Randeep Hooda) untuk menyabotase misi yang dijalankan oleh Tyler Rake sehingga ayah Ovi tidak perlu membayarnya dan menganggap misi yang ia jalankan gagal.
Pertarungan hebat terjadi antara kedua tentara bayaran ini. Keduanya saling berebut untuk menyelamatkan Ovi, di satu sisi Tyler ingin mendapatkan uang yang telah dijanjikan diawal. Disisi lain Saju ingin menggagalkan misi Tyler dan membawa Ovi pulang dengannya, demi menyelamatkan keluarganya dari ancaman ayah Ovi. Film ini sangat worth it untuk ditonton, mayoritas penonton tidak merasa kecewa setelah menonton film ini. Kita dibuat seolah-olah sedang berada dalam pertempuran mereka lewat kerja kamera single-shot seperti halnya film 1917.
Kita dibawa melompati Gedung, berkelahi jarak dekat, masuk ke kamar-kamar, dan berlarian kesana kemari mengikuti pergerakan Ovi dan Tyler. Dari segi cerita film ini menghadirkan kosep penculikan yang sebenarnya sudah sering digunakan oleh film lain. Namun, adegan action-nya sendiri bisa dibilang cukup keras dan solid, layaknya menggabungkan John Wick dan The Raid. Jika anda penasaran dengan keseluruhan cerita, anda bisa menyaksikan film ini di platform streaming film Netflix.
Baca Juga
-
3 Macam Tipe Cumlaude yang Dapat Kamu Raih sebagai Seorang Mahasiswa
-
5 Manfaat Me Time untuk Kesehatan Mental dan Hubunganmu
-
Ulasan Film Fresh, Melarikan Diri dari Pacar Psikopat Juga Kanibal
-
4 Fakta Riddler, Villain DC di Film The Batman yang Penuh Teka-Teki
-
Ulasan Film Scream 5, Kembalinya Sosok Ghostface Meneror Seluruh Kota
Artikel Terkait
Ulasan
-
Mengulik Petrova Line, Garis Ancaman Kiamat dalam Film Project Hail Mary
-
Hitung Mundur Mimpi Buruk dalam Something Very Bad is Going to Happen
-
Taman Ngronggo Kediri: Ruang Singgah untuk Tertawa dan Menenangkan Diri
-
Trauma dan Beban Mental yang Ditularkan Lewat Film Grave of the Fireflies
-
Andai Kita Bisa Kembali ke Masa Kecil: Pahitnya Jadi Dewasa di Lima Cerita
Terkini
-
Pendidikan sebagai Hak Universal atau Privilege Terselubung?
-
Suara Siswa Sekolah Rakyat: Sekolah Gratis Beneran Tanpa Biaya Tersembunyi?
-
Sinopsis Doctor on the Edge, Drama Medis Terbaru Lee Jae Wook dan Shin Ye Eun
-
Perpustakaan di Era Digital: Masih Relevan untuk Belajar?
-
Ramai Kritik, Sepi Perubahan: Mengapa Menjatuhkan Kekuasaan Tak Cukup?