Duel seru akan tersaji saat tim unggulan asal Brasil Palmeiras menghadapi unggulan wakil Inggris Chelsea di partai final Piala dunia antar klub 2021 pada Sabtu (12/02/2022). The Blues sebagai Juara Liga Champions 2021 akan lebih diunggulkan pada pertandingan final ini.
Palmeiras dan Chelsea merupakan tim unggulan di ajang FIFA Club Word Cup 2021. Kedua tim langsung masuk ke semi final tanpa perlu tampil di putaran pertama dan langsung menunggu pemenang di putaran kedua.
Di pertandingan semi final melawan Al Ahli pada selasa (08/02/2022), Palmeiras berhasil menang 2-0 dan melaju lebih dulu ke partai final. Sedangkan, lawan mereka di final yaitu Chelsea, mampu mengatasi Al Hilal pada (12/02/2022) dengan skor 1-0.
Pada partai final kali ini, Chelsea mengusung misi penebusan dosa, di mana pada tahun 2012 mereka gagal merengkuh trofi bergengsi ini. Mereka dikalahkan Corinthias dengan Skor 1-0. Padahal waktu itu status mereka juara liga Champions 2012 dan tim unggulan.
Kesempatan The Blues kini terbuka lebar kembali, mereka berpeluang mencetak sejarah, dan meraih gelar perdana trofi piala dunia antar klub. Laga melawan Palmeiras seakan menjadi momen yang pas untuk penebusan dosa.
Bahkan, kapten Cesar Azpilicueta memperingatkan rekan-rekannya dan fokus untuk memenangkan gelar penuh sejarah ini. Bek kelahiran Spanyol itu tak ingin Chelsea mengulangi kegagalan sepuluh tahun silam pada turnamen yang sama tahun ini.
"Semua ini bisa dikatakan Sangat sulit,berada di turnamen ini dan setelah sepuluh tahun lamanya anda masih menyadari betapa sulitnya hal itu," ujar Azpilicueta dikutip Daily Mail. "Kami kalah di final saat itu melawan Corinthias, itu sangatlah menyakitkan,"tambahnya.
Chelsea terancam bakal tampil di final piala dunia antar klub, tanpa manager mereka. Thomas Thuchel dikabarkan sedang terpapar Covid-19. Juru taktik berkebangsaan Jerman itu melakukan isolasi secara mandiri. "Dari hasil tes dinyatakan Thomas Tuchel positif Covid -19" dilansir situs resmi Chelsea. Selama Tuchel absen, asisten pelatih Arno Michael akan menggantikan perannya sementara waktu.
Baca Juga
Artikel Terkait
Ulasan
-
Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa
-
Potret Diskriminasi Perempuan Korea Selatan di Novel Kim Ji-yeong, Lahir Tahun 1982
-
Ulasan Stock Struck: Saat Pemula Nekat Main Saham dan Berujung Kena Mental
-
Review The Longest Wait: Melihat Perjuangan Timnas Garuda dari Balik Layar
-
Novel The Newcomer, saat Kebohongan Kecil Menyembunyikan Sebuah Kebenaran
Terkini
-
Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat
-
Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru
-
Ramai saat Demo, Sunyi setelahnya: Mengapa Gerakan Rakyat Terjebak Musiman?
-
Aksi Boikot Raffi Ahmad: Menyoal Efektivitas Cancel Culture di Media Sosial
-
Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran