Pernahkah teman-teman mebayangkan menjadi seorang pahlawan? Bukan pahlawan perang kemerdekaan, tapi pahlawan super hero yang membasmi kejahatan di masyarakat itu lho. Dengan kekuatan super yang dimiliki, tak ada ruang bagi kejahatan di sekitar kita untuk tumbuh. Hal inilah yang terjadi pada dua sahabat, Lydia Bermann (diperankan oleh Melissa McCharty) dan Emily Stanton (diperankan oleh Octavia Spencer) dalam film Thunder Force. Kedua sahabat ini secara tak sengaja, menjadi super hero dengan kekuatan super yang mampu meluluhlantakkan kekuatan musuh dan para penjahat.
Semua itu bermula ketika kejahatan di tempat mereka berdua mulai memuncak. Demi menghadapi terror penjahat super alias super villain yang mulai meneror dunia, para ahli dan ilmuwan mengembangkan proyek untuk mengubah manusia biasa menjadi sosok dengan kekuatan super. Tujuan dari proyek ini tentu saja untuk menyaingi dan juga menghentikan para super villain semakin merajalela dan mengembalikan kedamaian dunia seperti semula.
Namun suatu ketika, pengembangan proyek ini membuat Emily Stanton secara tak sengaja menjadikan sahabatnya Lydia Bermann menjadi manusia dengan kekuatan super! Tak hanya itu, Emily pun memiliki kekuatan yang super pula. Hingga pada akhirnya, kedua sahabat ini pun memutuskan untuk menjadi tim superhero demi melawan para penjahat.
Sama halnya dengan para superhero lainnya, kedua sahabat yang tergabung dalam Thunder Force ini juga memiliki musuh yang kuat, yakni Miscreant yang sangat kuat. Selain harus menghancurkan si Miscreant, mereka juga harus menyelamatkan Chicago dari cengkeraman The King yang misterius. Bisakah kedua sahabat ini menyelamatkan dunia dari para villain yang bernafsu untuk menghancurkan dunia? Saksikan aksi keduanya di film berjudul Thunder Force ini ya teman-teman!
Jangan takut, meskipun Thunder Force bergenre action dan mengangkat tentang superhero, tapi film ini juga memiliki kelebihan lain yakni dibalut dengan komedi yang ringan dan menggelitik. Oleh karena itu, tak heran ketika tengah melakukan aksinya, kedua sahabat ini justru tiba-tiba melakukan hal-hal yang nyeleneh sehingga mengundang tawa dari para penonton. Film berdurasi 1 jam 46 menit ini cocok untuk menjadi teman di waktu luang, karena selain menampilkan keseruan pertarungan khas superhero Amerika, tapi juga memiliki unsur komedi yang membuat suasana menjadi cair. Selamat menonton!
Baca Juga
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
Artikel Terkait
Ulasan
-
Review Venom: The Last Dance, Penutup Trilogi Antihero yang Sangat Kocak!
-
Hendrix and Rocket: Being Brave, Ketika Keberanian Dimulai dari Rasa Takut
-
Review Novel Almond: Sentilan Halus Buat Kita yang Suka Cuek
-
Review Verity: Licik Memainkan Kepercayaan Penonton lewat Banyak Kebenaran
-
Ketika Persoalan Sehari-hari Muslimah Dijawab Lewat Buku Fiqh Wanita Populer
Terkini
-
Bahas Self Love! Yuqi i-dle Rangkul Nilai Diri di Lagu Terbaru, I Like You
-
Berhenti Jadi Budak Produktivitas: Lawan Ekspektasi Semua Harus Selesai Hari Ini dengan Jeda Sejenak
-
Sinopsis Love in Disguise: Kisah Detektif yang Nyamar Jadi Sekretaris Pria
-
Viral Artis Dirujak Tanpa Ampun, Cancel Culture Itu Keadilan atau Main Hakim Sendiri?
-
7 Kali Reshuffle Prabowo: Bukti Tegas atau Kabinet yang Gagal Fokus?