Siapa yang tidak kenal dengan John Wick, seorang pensiunan pembunuh bayaran yang mencoba untuk hidup lebih baik,kemudian harus Kembali ke kehidupan lamanya untuk membalaskan dendam atas kematian anjingnya. Namun, pernahkah Anda berpikir jika aksi dari John Wick tidak lah realistis. Bagaimana tidak, ia bisa menghadapi belasan orang sekaligus tanpa mengalami luka sedikit pun. Mungkin jika John Wick benar-benar ada, ia akan babak belur setiap Kembali dari perkelahiannya.
Nah, mungkin film berjudul Nobody ini bisa menjadi jawaban Anda. Kenapa begitu, karena film ini menampilkan dimana karakter protagonisnya tetap babak belur saat harus menghadapi musuh-musuhnya dan Nampak lebih realistis. Film ini merupakan garapan dari sutradara Ilya Naishuller, sutradara asal Rusia yang juga merupakan seorang musisi. Untuk jajaran pemeran ada Bob Odenkirk, Connie Nielsen, RZA, Aleksey Serebryakov, Christopher Lloyd, dan masih banyak lainnya. Film ini sudah rilis di Indonesia sejak 21 April 2021 lalu, dan mendapat keuntungan sebesar 56,7 juta USD.
Film ini menceritakan tentang seorang ayah Bernama Hutch Mansell (Bob Odenkirk) yang bekerja sebagai karyawan biasa dan kehidupannya sangat membosankan. Hingga pada suatu malam ia mendapati dua orang perampok masuk kedalam rumahnya, alih-alih menangkap dua perampok tersebut yang salah satunya sudah dijatuhkan oleh anaknya, ia justru meminta anaknya untuk melepaskan kedua perampok tersebut. Tentu saja keluarga Hutch kecewa atas Tindakan yang ia lakukan, dan ia harus kehilangan beberapa barang yang dicuri perampok tersebut. Tiba-tiba anak bungsunya menangis karena kehilangan gelang kucing favorit miliknya.
Tanpa berpikir Panjang ia langsung mencari keberadaan kedua perampok tersebut dan menunjukkan siapa ia sebenarnya yang selama ini ia sembunyikan dari keluarganya. Namun, ternyata kedua perampok tersebut mencuri hanya untuk menghidupi anak mereka yang sedang sakit. Hutch lalu merasa malu dan akhirnya pergi meninggalkan mereka. Karena terlanjur kesal Hutch merasa ingin melampiaskan kemarahannya kepada apapun yang mangganggunya. Hingga kemudian, datanglah segerombolan gangster Rusia kedalam bus yang ia tumpangi dan mencoba untuk membuat kekacauan. Habislah mereka dihajar oleh Hutch, namun tak disangka-sangka salah satu dari gangster tersebut merupakan adik dari seorang ketua mafia Rusia, hal tersebut semakin memperburuk keadaan dan sekarang Hutch yang diburu.
Banyak yang bilang kalau film ini mirip dengan film John Wick, namun yang menjadi pembeda adalah film ini lebih realistis. Film ini menampilkan Hutch yang pulang babak belur dan berjalan pincang setelah pertarungannya didalam bus melawan lima orang sekaligus. Film ini tidak direkomendasikan bagi penonton yang tidak merasa nyaman dengan adegan kekerasan dan darah. Karena kekerasan pada film ini sangat mendominasi dimana pisau, pistol dan senapan laras panjang hingga bom bertebaran selama perkelahian terjadi. Kita benar-benar dibawa tegang sepenjang pertarungan yang dramatis. Rating film ini pun cukup baik, mendapat rating 7,4/10 dari imdb.
Baca Juga
-
3 Macam Tipe Cumlaude yang Dapat Kamu Raih sebagai Seorang Mahasiswa
-
5 Manfaat Me Time untuk Kesehatan Mental dan Hubunganmu
-
Ulasan Film Fresh, Melarikan Diri dari Pacar Psikopat Juga Kanibal
-
4 Fakta Riddler, Villain DC di Film The Batman yang Penuh Teka-Teki
-
Ulasan Film Scream 5, Kembalinya Sosok Ghostface Meneror Seluruh Kota
Artikel Terkait
Ulasan
-
Kura-Kura Pakai Kostum Beruang? Buku Ini Bikin Anak Tertawa!
-
Menyelami Sensasi Sensori dan Ketegangan dalam Film 'Tuner'
-
Review Baby Udon: Kisah Viral yang secara Emosional Layak Dibuat Sinematik
-
Ulasan Buku The Littlest Drop: Jangan Remehkan Satu Tindakan Kecil
-
Ulasan Sell Your Haunted House: Rumah Berhantu yang Menguak Misteri Kematian
Terkini
-
Satu Minggu Sebelum Hari Kelulusan
-
Mengenal Fakfak, Surga Pala di Papua Barat yang Kini Dikepung Api
-
5 Pilihan Film Bioskop Pekan Ini, Temukan Tontonan Seru Akhir Pekanmu di Sini!
-
All Wishes Come True! Sajikan Kisah Ajaib Pengabul Impian yang Mengharukan
-
Sabet 2 Piala, NCT 127 Raih Posisi Pertama di Music Core Lewat Lagu Blingy