Soal tempat hiburan malam di Jepang, orang pasti akan teringat dengan Kabukicho Shinjuku. Kawasan ini adalah red district paling populer di Negeri Sakura. Nah, selain Kabukichou, di bawah ini ada beberapa tempat hiburan Jepang yang juga tidak kalah ramai.
Berbagai hiburan tersedia di tempat ini, mulai dari tempat bersantai untuk minum bir tradisional sampai minuman alkohol kelas premium. Tidak mengherankan sebab Jepang punya jam kerja yang padat sehingga membuat warga membutuhkan tempat untuk mendapatkan hiburan. Nah, berikut ini beberapa tempat hiburan malam di Jepang yang selalu ramai.
1. Dogenzaka – Shibuya
Shibuya merupakan tempat yang paling populer di Jepang. Kawasan ini punya patung ikonik berbentuk anjing bernama Hachiko. Kawasan ini terbagi menjadi dua wilayah, yakni bagian yang gemerlap dan bagian yang dipenuhi lorong-lorong dengan penerangan lampu temaram yang disebut Dogenzaka.
Dogenzaka ada pusatnya industri alat-alat seks di Jepang. Di tempat ini, kamu bisa menemukan toko-toko yang menjual peralatan seks beraneka ragam. Mampir ke sudut-sudut Dogenzaka, kamu akan menemukan love hotel.
2. Ootsuka
Pamor Ootsuka agaknya kurang bisa menggaet wisatawan asing. Oleh karenanya, wilayah ini jarang dijadikan sebagai destinasi wisata oleh turis asing. Namun, di kalangan masyarakat lokal, Ootsuka adalah tempat ideal untuk melampiaskan hasrat.
Tempat ini adalah gudangnya jasa seks dengan ongkos yang terbilang sangat murah. Jika berjalan-jalan dari ujung ke ujung blok Ootsuka ke ujung lainnya, kamu akan melihat toko-toko yang menjajakan jasa bagi mereka yang membutuhkan hiburan selepas jam kerja.
3. Sugamo
Na, Sugamo sering dibilang saudaranya Ootsuka lantaran tempat itu sama-sama red district yang menyediakan jasa seks dengan ongkos sangat murah. Hanya saja kawasan ini relatif lebih hening dibandingkan dengan Ootsuka.
Sugamo tidak punya daya tarik turistik layaknya tempat hiburan malam di Jepang lainnya. Sangat jarang terlihat turis menyambangi Sugamo dengan tujuan untuk jalan-jalan. Namun, tempat ini adalah surganya penjaja seks dari berbagai usia. Selain itu, tarif penginapan di tempat ini pun lebih rendah dibandingkan dengan penginapan lainnya di Tokyo.
4. Ikebukuro
Ikebukuro sejatinya merupakan sebuah tempat hangout yang ideal untuk membunuh waktu. Kamu bisa ajak teman atau pacar untuk sekadar window shopping. Tempat ini juga menyajikan berbagai keseruan wisata yang menarik.
Namun, kala malam tiba, wilayah ini berubah menjadi kawasan merah yang menyajikan berbagai kesenangan dewasa. Tempat-tempat hiburan malam tersebar dari pintu barat Stasiun JR Ikebukuro sampai pintu timur stasiun.
5. Yoshiwara
Masih ingat dengan adegan Shishio Makoto bertemu dengan Yumi Komagata dalam serial Rurouni Kenshin? Nah, tempat inilah yang jadi setting lokasinya. Yoshiwara merupakan lokalisasi kuno yang sudah ada sejak masa Keshogunan Tokugawa Hidetada tahun 1617. Jejak-jejak masa lalu masih terlihat dari bangunan-bangunan dan tata cara mereka memperlakukan tamu yang datang ke Yoshiwara.
Itulah daftar tempat hiburan malam di Jepang. Bagi kamu yang belum 18 tahun, jangan mendekat ya!
Baca Juga
-
6 Fakta Menarik Perfect Crown yang akan Segera Tayang
-
Frieren: Beyond Journey's End Season 2, Musim yang Lebih Emosional dan Sepi
-
Deretan Anime Yang Tayang Bulan Maret 2026, Wajib Dinantikan!
-
5 Fakta Zom 100: Bucket List of the Dead yang Bikin Penasaran Penggemar
-
4 Rekomendasi Anime untuk Kamu yang Menyukai Cerita Bertema Zombie
Artikel Terkait
Ulasan
-
Hujan di Parangtritis: Ketika Perjalanan Tak Sesuai Rencana Justru Memberi Cerita
-
Sensasi Makan Indomie di Bawah Bayangan Kapal Raksasa: Mengulik Dermaga Pelabuhan Cirebon
-
Di Balik Panas dan Jalan Berlubang: Menemukan 4 Sudut Syahdu di Kota Udang Cirebon
-
Kisah Ikal dalam Edensor: Dari Lorong Sorbonne hingga ke Padang Sahara
-
Nestapa Gregor Samsa Si Manusia Kecoa dalam Metamorfosis Franz Kafka
Terkini
-
Segelas Air dari Jantung Kekasihku
-
Rumah Kontrakan Nomor 7
-
Semalam Malas Nikah, Pagi Malah Ingin: Bagaimana FYP TikTok Mengacak Standar Kebahagiaan Kita
-
Headphone Retro "Kalcer" di Bawah 500 Ribu: Mengulik Moondrop Old Fashioned
-
Di Lereng Merbabu, Saya Menemukan Rumah yang Tak Pernah Saya Cari Sebelumnya