Pengetahuan mengenai cara mengatur keuangan merupakan salah satu hal yang penting untuk dipelajari dan dikuasai. Apalagi di zaman yang menuntut seseorang untuk senantiasa berperilaku konsumtif di tengah gempuran banyaknya barang-barang baru bermunculan.
Jika kita tidak bisa mengatur keuangan dengan baik dan benar, kita akan selalu merasa kurang dan tidak pernah merasa cukup. Pengetahuan tentang keuangan dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi kita di masa depan. Mengatur keuangan dengan baik dapat membuat kita menjadi pribadi yang lebih bahagia dan tidak mudah stres karena uang.
Salah satu cara untuk mengetahui cara mengelola keuangan dengan baik adalah melalui membaca buku. Ada banyak sekali buku dengan tema keuangan yang bisa kita baca agar lebih paham bagaimana cara mengatur uang. Berikut ini adalah beberapa rekomendasi buku bertema keuangan yang siap membantu kita mengatur keuangan.
1. The Interpretaion of Financial Statements
Rekomendasi pertama berasal dari penulis Benjamin Graham. Buku ini akan membantu kita untuk lebih memahami mengenai laporan keuangan. Berdasarkan kata pengantar yang ada di buku ini, jika kita memiliki informasi yang tepat mengenai posisi keuangan sebuah perusahaan saat ini dan catatan historis pendapatan di masa lalu, kita bisa memprediksi atau mengukur apa yang mungkin terjadi di masa depan.
Tidak hanya bisa diterapkan dalam sebuah perusahaan, lebih luas lagi sebenarnya pengetahuan ini juga bisa kita terapkan dalam mengatur keuangan sehari-hari. Kita hanya perlu mengetahui posisi keuangan kita saat ini serta pengeluaran di masa lalu, kita bisa memprediksi posisi keuangan kita di masa yang akan datang. Buku ini juga tersedia dalam versi bahasa Indonesia, jadi bisa dibaca oleh siapa pun.
2. You Are a Baddas at Making Money
Rekomendasi kedua berasal dari penulis Jen Sincero. Buku kenangan yang ditulis oleh penulis wanita ini dibuat dengan konsep jenaka yang ringan dan penuh kejutan. Penulis membeberkan perubahan yang dialaminya sendiri hanya dalam beberapa tahun, dari seorang wanita biasa saja yang tinggal di rumah petak, menjadi seorang wanita petualang dunia yang penuh gaya.
Jeb Sicero berbagi tips serta langkah-langkah praktis khas dirinya yang ia lakukan melalui buku ini. Buku ini juga tersedia dalam versi bahasa Indonesia dan diterbitkan oleh Penerbit Baca.
3. The Almanack of Naval Ravikant
Rekomendasi ketiga adalah buku yang ditulis oleh penulis Eric Jogerson. Buku ini berisi kumpulan kebijaksanaan dan pengalaman yang dialami penulis selama 10 tahun terakhir. Isi buku ini memuat wawancaranya yang akan membuka wawasan serta renungan-renungannya yang cemerlang.
Buku ini akan menuntun pembaca untuk belajar menjalani jalan unik yang telah disediakan untuk kita demi hidup yang lebih bahagia dan lebih kaya.
Itulah tiga rekomendasi buku keuangan yang bisa kamu baca untuk menambah wawasan dalam hal mengatur keuangan yang baik dan benar. Semua buku tersebut ada dalam versi bahasa Indonesia, jadi tunggu apa lagi, yuk tambah wawasan kita mengenai keuangan.
Baca Juga
-
5 Buku Rekomendasi Wonwoo SEVENTEEN, Ada yang Sudah Kamu Baca?
-
Perjalanan Nyonya Beniko Berlanjut, Toko Zenitendo Kembali Kedatangan Tamu
-
The Maidens: Novel Psychology Thriller yang Melibatkan Dosen dan Mahasiswi
-
Toko Misterius Tawarkan Jajanan Ajaib: Semua Keinginanmu Ada di Sini!
-
The Red Palace: Fiksi Sejarah Joseon Abad ke-18 yang Penuh Intrik Kerajaan
Artikel Terkait
Ulasan
-
Deathstalker: Hadir dengan Petualangan Pahlawan Barbar Melawan Penyihir!
-
Eternal Sunshine of the Spotless Mind: Saat Kenangan Tak Bisa Sepenuhnya Hilang
-
Review Home School: Saat Belajar di Sekolah Tak Harus Lewat Buku Pelajaran
-
Dibalik Sangar dan Brutalnya Aksi Agent Kim Reactivated, Ada Kisah Ayah dan Anak yang Menguras Emosi
-
Review Drama My Mister: Mahakarya Slice-of-Life tentang Beban Hidup dan Empati Kemanusiaan
Terkini
-
Kemiren Lawan Komersialisasi Budaya Lewat Wirausaha UMKM Berkelanjutan
-
Geliat Literasi Anak Muda: Minat Baca Bangkit, Harga Buku Sulit
-
Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?
-
Fenomena Kerja "Serabutan" di Era Modern: Cari Fleksibilitas atau Terpaksa?
-
Bukan Sekadar Visual, Ini Alasan Drama Korea Jadi Terapi 'Healing' Paling Favorit