Jika kamu ingin menghabiskan weekend bersama keluarga dan belum memiliki rencana pergi kemanapun, mungkin kamu bisa mencoba serunya berjalan menikmati alam di Taman Kota BSD. Letaknya di pingir jalan utama kota BSD Tangerang Selatan.
Disini kamu bisa menikmati taman dengan area yang sangat luas dan menyerupai hutan kecil. Memasuki halaman parkir kamu akan langsung menjumpai jembatan yang dibawahnya terdapat aliran Sungai Jaletreng. Disisi bawah jembatan tersebut terdapat banyak sekali tempat duduk dengan view menghadap kearah sungai, dan dibagian temboknya terdapat gambar-gambar indah yang sangat cocok dijadikan tempat untuk berfoto.
Setelah itu kamu mulai memasuki area dimana banyak sekali pepohonan rindang, dan dipinggir-pinggir jalannya disediakan tempat duduk yang bisa digunakan untuk beristirahat jika lelah. Beberapa menit setelah menyusuri jalan dengan pepohonan disekitarnya, kamu mulai menemukan banyak para penjual makanan yang menawarkan dagangannya masing-masing, biasanya sekedar jajanan ringan seperti siomay, burger atau mie instan. Harga untuk makanan dan minuman bisa dibeli mulai dari Rp5ribu saja.
Wahana Bermain Anak-Anak
Puncaknya, kamu akan sampai pada arena hiburan yang bisa dinikmati oleh keluarga, mulai dari berkuda, sepeda santai, sampai wahana untuk anak-anak juga bisa ditemukan. Lompat trampolin, naik mobilan, dan becak mini bisa dijadikan pilihan yang sangat seru untuk dinikmati oleh anak-anak. Harga wahana yang ditawarkan bervariasi.
Mulai dari Rp15ribu kamu sudah bisa menikmati hiburan bersama keluarga. Jika memilih menaiki kuda atau delman, kamu akan diajak melintasi pinggir Sungai Jaletreng yang cukup panjang. Suasananya juga sangat sejuk karena tidak ada kendaraan yang berlalu lalang.
Tempat Berfoto Seru
Banyaknya pilihan background tembok yang bervariasi sangat cocok untuk mengambil gambar, sebelum pulang sempatkanlah berfoto bersama si kecil. Sedikit saran, jika ingin mengajak anak-anak kesini pakaikan mereka baju dan celana panjang, agar bisa menghindari gigitan nyamuk yang cukup banyak ditemukan, karena didominasi oleh pepohonan, terkadang suka dijumpai binatang kecil seperti ulat dan lain sebagainya.
Tiket untuk masuk taman ini adalah 0 rupiah, alias gratis. Kamu hanya perlu membayar parkir sebesar Rp5ribu untuk memasuki kawasan ini. Wahh sangat menarik dan murah meriah bukan? Dengan uang Rp100ribu saja kamu sudah bisa menaiki wahana dan jajan kecil di tempat hiburan yang murah meriah ini. Sangat sayang untuk dilewatkan bagi kamu yang tinggal disekitar BSD Tangerang Selatan. Nah, sekarang sudah tau kan kemana kamu akan menghabiskan waktu di weekend ini? Selamat berlibur ya!
Baca Juga
-
Sinopsis Unabomber, Kisah Nyata Mahasiswa Harvard Jadi Teroris Buronan FBI
-
Film Live-Action The Flintstones Siap Digarap Ryan Gosling
-
Kawal RUU Perampasan Aset: Waspada Provokator, Semangat Warga Jaga Warga
-
Detective Conan: Fallen Angel of the Highway Rilis Jadwal Tayang di Indonesia
-
TVC XL Berani Tantang Market Leader, Sinyal Makin Kuat Jadi Alasan untuk Ganti Provider
Artikel Terkait
-
Nirina Zubir Respons Sedih Vonis Hakim ke Terdakwa Kasus Mafia Tanah
-
Perumahaan Mutiara Hijau Cibinong Bogor Terendam Air Banjir Setinggi 1,2 Meter
-
7 Rekomendasi Film di Disney Plus yang Cocok Ditonton Bersama Keluarga
-
Kampung Budaya Karawang Cocok Untuk Wisata Edukasi
-
Berakhir Cerai, Komedian Sule Ngaku Terlalu Cepat Nikahi Nathalie Holscher: Dia Mungkin Pusing!
Ulasan
-
Ulasan Buku The Art of Stoicism: Seni Menjadi Diri yang Tenang di Masa Kini
-
Review Film Chiikawa the Movie: Misi Berbahaya Chiikawa di Pulau Duyung
-
Ulasan May I Help You?: Merayakan Kehidupan Lewat Kisah-kisah Kehilangan
-
Ulasan Gadis Minimarket: Ketika Menjadi Berbeda Bukan Berarti Salah
-
Review Drama No Tail to Tell, Kisah Asmara Atlet Sepak Bola dan Gumiho Gen Z
Terkini
-
Standar Rekrutmen Makin Tinggi, Mengapa Gaji Tak Ikut Mengimbangi?
-
Erick Thohir Bicara Target Indonesia di Asian Games 2026, Berapa Emas?
-
Mesin Meledak di Sprint Race GP Aragon, Fabio Quartararo: Saya Sudah Tahu
-
Perempuan dan Beauty Fatigue: Saat Tren Kecantikan Mulai Terasa Melelahkan
-
Makin ke Sini Makin Banyak Istilah Baru, Memangnya Kita Paham Konteksnya?