Perkembangan teknologi memiliki andil di dunia jurnalistik. Jurnalistik yang semula identik dengan pemberitaan pada media konvensional, kini menjadi beragam dengan hadirnya media baru.
Merambahnya dunia jurnalistik di media baru seperti media sosial juga memengaruhi modul pembelajaran. Hal tersebut menjadikan materi media hadir pada pelatihan atau kelas jurnalistik sebagai bekal dalam menyebarkan konten jurnalisme di media sosial. Bidang tersebut memberikan keberagaman dan daya tarik bagi seseorang yang belajar di bidang jurnalistik.
Daya tarik pembelajaran mengenai jurnalistik juga terlihat dalam Suara Community Institute (SCI) Batch 2 yang diselenggarakan Yoursay.id. SCI merupakan acara inkubasi mahasiswa yang memiliki keinginan untuk belajar jurnalistik. Daya tarik tersebut muncul lantaran disuguhkan materi beragam, yang creative thinking, content creation, social media dan digital journalism.
“Pemilihan topik digital journalism dan content creation karena dari kita (tim penyelenggara) bisa dibilang memiliki keahlian dalam bidang tersebut. Tambahan social media karena kita melihat social media semakin naik dikalangan anak muda dan tujuannya temen-temen peserta belajar akan hal itu, sedangkan untuk creative thinking digunakan dalam berproses menggunakan media sosialnya,” tutur Adelaide Nabila Azalia selaku ketua panitia SCI pada Selasa, 6 Agustus 2022.
Tak hanya materi saja, penyampaian ilmu dilakukan melalui praktek. Peserta diberikan waktu untuk mempraktekan apa yang telah dipelajari dari materi baik berupa tugas individu maupun kelompok. Penyampaian materi juga dilakukan melalui peragaan, seperti penggunaan lampu pencahayaan, reflektor dan peralatan lainnya saat sesi produksi.
“Penggunaan alat peraga menambah keseruan dalam acara, apalagi buat peserta yang baru pertama kali belajar dan praktek mengenai hal tersebut,” ucap Ghalda Nauli peserta SCI batch 2.
Ilmu yang disampaikan dalam gelaran SCI menjadi pemikat bagi mahasiswa yang ingin belajar di dunia media sosial. Dari keempat materi memang tak bisa dipungkiri dapat memberikan pemahaman dalam dunia digital journalism terutama melalui platform media sosial.
Hal paling sederhana yang bisa diaplikasikan dari materi SCI Batch 2 adalah pentingnya memilih informasi yang beredar di media sosial. Hal lain yang dapat dilakukan yaitu menggunakan dasar jurnalisme dan creative thinking sebagai landasan membuat konten di media sosial.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
5 Pilihan Film Netflix yang Tayang April 2025, dari Horor hingga Sci-Fi!
-
Lebaran dan Media Sosial, Medium Silaturahmi di Era Digital
-
Lebih Mahal dari Xiaomi 15: Light Phone 3 Sajikan Fitur agar Orang Bisa Pensiun dari Media Sosial
-
Rincian Isi PP Tunas, Aturan Baru Prabowo untuk Batasi Anak Main Medsos
-
Tren Girl Canon Events: Sarana Refleksi Perjalanan Hidup Perempuan
Ulasan
-
Review Anime My Stepmoms Daughter Is My Ex: Ketika Mantan Jadi Saudara Tiri
-
Novel Four Aunties and A Wedding: Pesta Pernikahan Berubah Menjadi Mencekam
-
Review Film Broken Rage: Ketika Takeshi Kitano Menolak Bertele-tele
-
Review Film Exorcism Chronicles - The Beginning: Visual Ajaib tapi Cerita Kacau?
-
Review Anime Yuru Camp, Menjelajahi Keindahan Alam Jepang
Terkini
-
Kembali Naik Peringkat, Timnas Indonesia Berpotensi Tempel Ketat Vietnam di Ranking FIFA
-
Hidup Itu Absurd, Jadi Nikmati Saja Kekacauannya
-
Lawan Yaman, Evandra Florasta Beri Sinyal Timnas Indonesia akan Makin Gacor
-
Pengabdi Setan Origins: Batara, Darminah, dan Asal Mula Teror
-
Timnas Indonesia Disokong Mentalitas 'Anti Banting', Siap Jaya di Piala Asia U-17?