Cerita dengan tema teenlit (novel teenlit) dan latar waktu semasa sekolah memang selalu sukses membuat pembaca menjadi nostalgia. Termasuk salah satu buku terbitan Gramedia yang berjudul Cinder-Ana on Duty ini. Baca buku ini jika kamu rindu masa-masa sekolah.
Identitas Buku Cinder-Ana on Duty:
Judul Buku: Cinder-Ana on Duty
Penulis: Sofi Meloni
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Jumlah Halaman: 280 Halaman
Ulasan Buku:
Berurusan dengan artis cowok yang lagi naik daun? Apalagi orangnya rese, sok keren, dan sombong? Ana merasa hidupnya sedang ketiban sial. Kehidupan SMA-nya akan terasa tidak sama lagi.
Semua berawal dari peristiwa terjebak lift. Ana dan Kent, nama si artis itu, bertemu di dalam lift yang tiba-tiba macet. Pertemuan pertama saja sudah membuat Ana jengah pada tingkah laku Kent.
Sekolah Ana terpilih sebagai lokasi syuting reality show 'Back To School' yang dibintangi oleh Kent. Karena suatu kejadian, Ana harus bersedia menjadi asisten Kent. Seperti bisa ditebak, banyak siswi yang histeris dengan kehadiran Kent di sekolah mereka, tidak terkecuali Lika dan Juli, dua sahabat baik Ana.
Singkat cerita, seiring berjalannya waktu, Ana mulai 'baper'. Salah Kent juga, memperlakukan Ana demikian. Namun, di sisi lain, ada sosok Kak Vino yang merupakan cinta pertama Ana, memberikan sinyal positif bahwa ia juga punya perasaan yang sama terhadap Ana. Ditambah dengan Isabella, lawan main Kent dalam sebuah film semakin memperkeruh keadaan.
Cerita ini cukup seru, apalagi mengambil latar waktu di zaman SMA. Kisah Kent dengan kehidupannya sebagai artis yang sedang naik daun juga membuka banyak pandangan baru. Ternyata apa yang kita lihat belum tentu seperti itu. Kent justru merasa iri dengan kehidupan mereka yang bisa bersekolah dengan normal. Kehidupannya sebagai artis tidak semenyenangkan itu.
Buku ini direkomendasikan untuk pembaca yang rindu masa sekolah, suka dengan tema bacaan tentang hubungan antara cewek biasa dan cowok populer, atau pembaca yang sedang mencari bacaan untuk mengatasi reading slump. Ceritanya ringan, khas remaja, jadi bisa dinikmati tanpa perlu menguras pikiran berlebih.
Baca Juga
-
Perjalanan Nyonya Beniko Berlanjut, Toko Zenitendo Kembali Kedatangan Tamu
-
The Maidens: Novel Psychology Thriller yang Melibatkan Dosen dan Mahasiswi
-
Toko Misterius Tawarkan Jajanan Ajaib: Semua Keinginanmu Ada di Sini!
-
The Red Palace: Fiksi Sejarah Joseon Abad ke-18 yang Penuh Intrik Kerajaan
-
Naoko: Luka Kehilangan Orang Tersayang Dibalut Misteri Tak Masuk Akal
Artikel Terkait
-
Ditangkap, Pengepul Togel di Dentim Ngaku Untung Kecil dan Percaya Buku Tafsir Mimpi
-
Viral Bule di Bali Caci Maki Pemilik Kost Saat Ditagih Uang Sewa
-
Keji! Siswi SMA Dibunuh Paman Sendiri Gegara Menolak Hubungan Intim, Jasad Dibuang Ke Ladang
-
Ulasan Buku 'Ini Aheng Bukan Dilan', Menyembunyikan Luka di Balik Tawa
-
Cerita Kriya, Kolaborasi KemenkopUKM dan Dekranas Dorong Pengembangan UMKM
Ulasan
-
Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati
-
Ulasan Novel Tuan Besar Gatsby: Saat Kekayaan Tak Mampu Membeli Cinta
-
Leave No One Behind Membawa Napas Baru Lewat Aksi Bertema Perdagangan Orang
-
Samakdo: Film Horor Korea Selatan Terbaik dengan Misteri Sekte yang Sesat!
-
Stalactite & Stalagmite: Kisah Dua Batu Menyaksikan Kepunahan Dinosaurus, Berakhir Mengharukan
Terkini
-
Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?
-
The Boy in the Striped Pajamas: Kisah Persahabatan Anak-anak di Tengah Kelamnya Perang Dunia II
-
Juminten Edan Nantang Rumus Lama Horor Indonesia yang Bergantung pada Gore
-
Ketika Tumpukan Kardus Paket Menjadi Jejak Perilaku Konsumsi Gen Z
-
Rekor Shin Tae-yong Jadi Hantu, John Herdman Dituntut Buktikan Kualitas di ASEAN Cup