Mereka hadir dengan wujudnya masing-masing. Berbeda-beda tetapi penuh makna.
Kita sebagai manusia yang merasa dilahirkan tanpa dimintai persetujuan, pasti sering kali bertanya-tanya, apa sebenarnya hidup ini? Mengapa kita disini? Lalu kemana kita setelah ini?
Dalam buku berjudul ‘Selalu Ada Pesan Untuk Saling Menguatkan’, penulisnya M. Shafar Alhadi yang juga adalah seorang admin akun instagram @kataitem, menuangkan isi pikirannya yang kebanyakan berkaitan dengan makna kehidupan dan hal-hal yang sebaiknya kita lakukan dalam hidup ini.
Ya, benar. Tepatnya penulis yang katanya biasa dipanggil Shafar ini memberikan pesan-pesan yang bisa menguatkan manusia lain.
Dalam buku yang memuat gambar-gambar animasi yang estetik ini, hanya terdapat tiga baris dalam daftar isinya. Ketiga daftar tersebut adalah Pesan Dari Peristiwa, Pesan Baik Tidak Terduga, dan Pesan Dari Manusia.
Pesan bagian pertama mengorek makna dari beberapa peristiwa yang mungkin manusia lain tidak menyadarinya. Mulai dari peristiwa lahirnya diri kita dan menjadi salah satu dari ribuan manusia sampai peristiwa ketika kita merasa sedih karena tidak dianggap keberadaannya. Melalui buku ini, kita bisa menyadari makna dari peristiwa-peristiwa yang sebenarnya cukup sering kita lalui setiap harinya.
Lalu bagian kedua yang membahas pesan baik yang tidak terduga. Tentang pesan baik yang sebenarnya menyelinap dari hal yang tak kita duga. Pada bagian pertama dalam bab ini, penulis mengambil contoh ketika ia berbincang dengan seorang tukang ojek yang bercerita tentang tanggungan hidupnya. Sesederhana pertemuan yang mungkin hanya akan berlangsng sekali, ternyata ada sebuah pesan baik yang sebenarnya sangat berharga.
Terakhir adalah pesan dari manusia. Ini yang paling unik dalam buku karya penulis bernama Shafar tersebut. Pada bagian ini tertuang curahan hati para pengikut akun @kataitem yang seharusnya disampaikan kepada orang-orang tersayang namun tak sanggup untuk diungkapkan secara langsung.
Ketika membaca setiap quotes dalam buku yang sempat meraih gelar best seller ini, kita, manusia yang tersadarkan pasti akan merasa sesuatu telah membuka pintu tertutup dalam otak kita. Kemudian kita akan berkata, “benar juga, kenapa tidak kepikiran ya.”
Kira-kira begitu. Intinya buku Selalu Ada Pesan Untuk Saling Menguatkan ini akan membuat kita sadar, memang seperti itulah kehidupan. Sulit, tapi akan selalu ada pesan untuk saling menguatkan.
Baca Juga
-
Cha Eun Woo Ajukan Banding atas Ketetapan Pajak, Agensi Beri Tanggapan
-
Mimi OH MY GIRL Siap Debut Solo, Tunjukkan Warna Musik Lewat Single Perdana
-
19 Tahun Kerja Sama, Yuri Girls' Generation Tinggalkan SM Entertainment
-
Masalah Jadwal, Gaeul Dipastikan Absen dari Penampilan IVE di TIMA 2026
-
Akhiri Kerja Sama, Chuu Berpisah dengan Agensi ATRP Setelah 3 Tahun
Artikel Terkait
Ulasan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
The Last House: Pesan Moral Mendalam tentang Hubungan Manusia dan Alam
-
Novel Kisah Pi: Perjuangan Bertahan Hidup Bersama Harimau di Tengah Laut
Terkini
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?
-
Anti-Geser! 4 Chemical Sunscreen Lokal yang Nyaman Dipakai di Bawah Makeup
-
4 OOTD Vacation Chic ala Yeri Red Velvet, Nyaman dan Tetap Stylish!
-
Gaet 35 Ribu Fans, aespa Sukses Buka Tur Konser SYNK: COMPLaeXITY di Seoul
-
Ulasan 'Kapan Kau Bilang Wo Ai Ni?' : Jodoh Ada di Tangan Ibu dan Camer