Imlek yang akan jatuh pada tanggal 22/01/2023 sudah semakin dekat. Banyak sekali ornamen-ornamen khas imlek atau Tahun Baru China seperti lampion serta gambar shio dipasang di sepanjang jalan dan mall.
Selain ornamen-ornamen tersebut, biasanya beberapa mall besar juga melakukan atraksi pertunjukan barongsai dan liong sebagai cara untuk meramaikan momen imlek tersebut.
Walau sama-sama sering ditampilkan saat perayaan Imlek, sebenarnya barongsai dan liong memiliki beberapa perbedaan loh! Lalu apa sajakah perbedaan liong dan barongsai? Melansir dari berbagai sumber, berikut rangkumannya!
BACA JUGA: 4 Fakta Menarik Tentang Barongsai yang Jarang Diketahui
Perbedaan Barongsai dan Liong
Barongsai dan liong sama-sama turut memeriahkan perayaan Imlek menjadi lebih semarak. Dalam atraksinya, baik barongsai maupun liong sama-sama diiringi musik khas yang dihasilkan dari beberapa alat musik khas China seperti tambur, simbal dan gong. Suara dari alat musik tersebut kerap mengiringi gerakan ke dua icon utama Imlek yaitu barongsai dan liong.
Barongsai sendiri dilambangkan sebagai seekor singa yang bermakna kekuatan, keberanian serta ketangkasan. Cara membawakannya cukup hanya dengan dua orang yang memegang bagian kepala, serta badan dan ekor barongsai. Satu orang berada di bagian depan memegang kepala dengan berdiri, satunya lagi menunduk di belakang dan memegang pinggang pemain yang di depannya.
Warna-warna barongsai selalu tampil meriah, terkadang ada yang berwarna merah, kuning, putih dan lain sebagainya.
BACA JUGA: Mengenal Asal-Usul dan Makna Angpao dalam Tradisi Tahun Baru Imlek 2023
Orang yang membawakannya harus memiliki stamina yang kuat serta enerjik karena dalam atraksinya barongsai kerap melompat, bergerak dari satu pijakan ke pijakan lain dan harus menyesuaikan gerakan antara dua orang yang membawakannya agar tidak terjatuh saat berdiri pada tiang atraksi.
Liong dilambangkan sebagai seekor naga yang bermakna ketenangan dan kebijaksanaan. Cara membawakannya harus dengan banyak orang tergantung dari panjangnya liong yang dibawakan.
Berbeda dengan barongsai, liong mengutamakan keselarasan antara pemainnya, gerakan liong yang meliuk-liuk membutuhkan harmonisasi dan konsentrasi antar para pemain.
BACA JUGA: 4 Alasan Jeruk Mandarin Identik dengan Perayaan Imlek, Begini Filosofinya!
Kekuatan tangan menjadi kunci dalam membawakan liong, karena pemainnya harus selalu menggunakan tangan untuk menopang tubuh liong yang di tumpu menggunakan tongkat yang dipegang para pemainnya. Warna liong juga bermacam-macam dan umunya berwarna cerah.
Demikian tadi perbedaan antara barongsai dan liong, sekarang Kamu sudah tahu kan perbedaan di antara keduanya. Kira-kira kamu sudah pernah menonton atraksi yang mana nih?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ulasan JBound Bogor: Wisata Edukasi untuk Anak Belajar Sambil Bermain
-
Film Aksi Komedi 24 Jump Street Resmi Digarap, Aksi Dua Polisi Kocak Schmidt dan Jenko Kembali
-
5 Rekomendasi Film dan Serial di Netflix yang Rilis Pekan Ini, Ada Drama hingga Dokumenter Kriminal
-
Voicemails for Isabelle, Film Romcom Terbaru Netflix yang Dijamin Bikin Baper
-
Orang Utan Jennifer dan Hayato Dipertemukan, Simbol Persahabatan Indonesia-Jepang dalam Konservasi
Artikel Terkait
-
Cara Membuat Lampion Imlek, Bahannya Bisa Pakai Barang Bekas
-
Resep Kuotie Ayam Khas Imlek, 10 Detik Dihidangkan Pasti Langsung Ludes!
-
Agar Imlek Lebih Seru, Pastikan Ada 3 Hal Ini di Rumah: Kumpul Keluarga Jadi Lebih Asik!
-
Wanita Ini Ungkap Beda Perlakuan Orang Lain Berdasarkan Warna Rambut, Pirang Dianggap Gampangan?
-
PPKM Dicabut, Kunjungan Vihara Dharmayana Kuta Diprediksi Meningkat Dua Kali Lipat
Ulasan
-
Teach You A Lesson vs Study Group: Drakor Mana yang Paling Recommended?
-
Review Drama Filing For Love: Angkat Isu Fatherless yang Bikin Mewek
-
Review Drama Korea Your Honor: Ketika Keadilan Tak Lagi Hitam Putih
-
Novel Bandung Menjelang Pagi: Sisi Gelap Kota Kembang ala Brian Khrisna
-
Menyusuri Lorong Rindu dalam Antologi Puisi Bertemu di Temaram
Terkini
-
Tak Harus Daur Ulang, Merawat Barang Juga Bentuk Gaya Hidup Less Waste
-
Efek Domino Kenaikan BBM: Saat Stabilitas Negara Dibayar oleh Dapur Rumah Tangga
-
Piala Dunia 2026 dan Tantangan Menjaga Tempat Nobar agar Tetap Bersih
-
Kematian Ruang Diskursus: Mengembalikan Roh Penny University di Tengah Bisingnya Kafe Estetik
-
Sekilas Mirip Vario, Brusky 125 Jadi Skutik Pertama Kawasaki di Indonesia