Kabar gembira bagi pencinta seblak, salah satu outlet yaitu Seblak 16 menyajikan konsep ala prasmanan yaitu mempersilahkan pembeli untuk mengambil sendiri toping yang diinginkan. Sesuai dengan namanya, lokasi seblak ini berada di dekat SMPN 16, berada persis di depan Masjid Al-Ikhlas, Jalan Serma Ishak Ahmad, Kota Jambi.
Bagi kamu yang ingin mencicipi Seblak 16 ini, bisa datang pukul 10.00 hingga 17.30 WIB, menemani makan siang atau jajanan sore kamu. Makanan khas Sunda ini cukup populer dikalangan remaja dengan rasa khas gurih dan pedas. Jadi tak jarang selalu kita temui remaja yang membeli jajanan seblak.
BACA JUGA: 5 Rekomendasi Cafe untuk Kerja di Surabaya, Digital Nomad Wajib Melipir
Pilih toping suka-suka
Seperti topping seblak pada umumnya, disini kamu dapat memilih ragam varian topping sesuai kemauan. Toping-toping yang dapat kamu pilih bisa macaroni, kerupuk mawar, batagor, kerupuk potato warna, mie, kwetiau, kikil, pangsit, kerupuk orange dan banyak topping lainnya yang kamu pilih.
Tak tanggung-tanggung harga satu jenis topingnya hanya seribuan loh, kamu bisa mix untuk mendapatkan cita rasa yang istimewa dari perpaduannya.
Menariknya toping-toping yang disajikan tidak hanya yang kering saja, namun ada juga topping basah diantaranya sosis, bakso hingga suki-suki.
Meracik seblak
Setelah semua topping dipilih, Ibu Evani sang pemilik outlet mulai memasukkan satu persatu bumbu ke dalam kuali masaknya. Sesekali Ia mencicipi memastikan bumbu yang diberikan sudah pas takarannya. Tak menunggu waktu lama, kurang dari sepuluh menit, seblak pun tersaji di meja outlet. Gumpalan asap di mangkok seblak terlihat jelas dan seolah menari-nari merayu kamu untuk segera menyantapnya.
BACA JUGA: 4 Cafe Hits di Magetan Terbaru 2023, Vibes Kalangan Anak Muda Banget
Ibu Elvina mengatakan bahwa Ia sudah bertahun-tahun berjualan seblak disini dan bersyukur selalu ramai pengunjung serta sudah ada yang menjadi langganan tetap. Keramahan Ibu Evani barangkali juga menjadi salah satu daya tarik bagi pembeli untuk menjadi langganan seblak 16.
Memang, racikan bumbu seblak 16 ini cukup khas dan sangat jarang ditemui di tempat lain. Hal ini bisa jadi alasan membeli dan tetap bertahan menjadi pelanggan dikarenakan cita rasa yang tidak dapat ditemukan di outlet seblak lainnya.
Baca Juga
-
Tukarkan Kayu dengan Rasa, Rahasia Kuliner di Balik Megahnya Candi Jambi
-
Perahu Baganduang: Saat Anak Muda Menolak Lupa di Arus Modernisasi
-
Inspirasi Ekonomi Kreatif Lokal: Saat Barista Kampung Punya Skill Ibu Kota di Hijrah Kopi
-
Tergulung Doomscrolling, Ketika Layar Jadi Sumber Cemas
-
Tersesat di Usia Muda, Mengurai Krisis Makna di Tengah Quarter Life Crisis
Artikel Terkait
-
Jusuf Kalla Jenguk Kapolda Jambi, Kondisinya Membaik Pasca Operasi Tulang Belakang dan Tangan
-
Super Simpel! Resep Seblak Kuah Mercon Khas Bandung yang Cocok Disantap Saat Cuaca Dingin
-
Sederet Kecelakaan Helikopter di Indonesia Selain Angkut Kapolda Jambi dan Kapolda Jatim
-
Detik-detik Keluarga Bertemu Korban Helikopter Jatuh di Jambi, Kompol Ayani Langsung Dipeluk Istri
-
Ini Penyebab Kopda Ahmad Nofrizal Berputar-putar di Udara Saat Evakuasi Kapolda Jambi
Ulasan
-
Di Balik Panas dan Jalan Berlubang: Menemukan 4 Sudut Syahdu di Kota Udang Cirebon
-
Kisah Ikal dalam Edensor: Dari Lorong Sorbonne hingga ke Padang Sahara
-
Nestapa Gregor Samsa Si Manusia Kecoa dalam Metamorfosis Franz Kafka
-
Tidak Ada Kampus yang Sempurna! Membaca Catatan Hati Seorang Mahasiswa
-
Menelanjangi Kemiskinan Ala George Orwell: Sebuah Ulasan Terbenam dan Tersingkir di Paris dan London
Terkini
-
Headphone Retro "Kalcer" di Bawah 500 Ribu: Mengulik Moondrop Old Fashioned
-
Di Lereng Merbabu, Saya Menemukan Rumah yang Tak Pernah Saya Cari Sebelumnya
-
Sekar Nawang Sari
-
Di Balik Julukan Gotham City, Medan Punya Kehangatan yang Selalu Kurindu
-
Seni Healing Tipis-tipis: Mengapa Ketenangan Tidak Harus Selalu Dicari ke Luar Kota