Perjalanan kali ini menuju desa Ngaol yang berada di Kecamatan Tabir Barat, Kabupaten Merangin Provinsi Jambi. Menuju desa ini menempuh perjalanan sejauh 330 kilometer dari Kota Jambi menyusuri hulu sungai tabir. Akses menuju desa Ngaol tergolong cukup ekstrim, karena melewati lereng perbukitan dengan tekstur jalan bebatuan setelah memasuki simpang Seling.
Pelancong akan merasakan asrinya lokasi perjalanan menuju desa Ngaol dengan dapat melihat area perbukitan ditumbuhi tanaman hutan serta derasnya anak sungai yang memiliki bebatuan besar penghambat derasnya aliran air. Selain itu, di setiap desa juga terdapat jembatan gantung yang biasa digunakan warga sebagai akses penghubung ke seberang desa. Kerbau dan kambing sebagai hewan ternak warga juga biasa melintas di area jalan menuju desa Ngaol.
BACA JUGA: 4 Rekomendasi Cafe Hits di Banda Aceh, Suguhkan Menu Lezat di Lidah
Makanan Nusantara dan Panorama
Sesampainya di desa Ngaol, pelancong akan merasakan sensasi nuansa pedesaan yang kental. Keramahan warga serta senyuman yang tulus dapat dirasakan jika berpaspasan secara langsung. Cukup sulit menemukan penjual makanan sate, bakso maupun makanan khas lainnya disini, setelah hilir mudik di desa Ngaol, akhirnya menemukan sebuah warung tanpa dinding, bertonggakkan kayu beratapkan terpal menjajakan dagangannya. Menu utama disajikan di warung ini yaitu lotek yang kacangnya langsung digiling di atas batu penggilingan.
Beberapa warga terlihat mengantri untuk dapat menikmati kelezatan lotek ini. Akses menuju warung ini, pelancong dapat mengarahkan kendaraan menuju SD 107 karena lokasi warung lotek berada persis di belakang sekolah di samping lapangan sepakbola desa. Lapangan sepakbola ini berada disamping sungai mengalir deras dan pelancong juga dapat melihat area perbukitan yang sekilas mengelilingi desa Ngaol.
BACA JUGA: 3 Hotel Terkeren di Indonesia yang Memiliki Vibes Seperti di Luar Negeri
Batu penggilingan kacang hanya dapat dibuat untuk dua porsi saja, sehingga pelancong harap bersabar untuk dapat menikmatinya. Beberapa komposisi campuran dalam satu porsi lotek ini diantaranya yaitu sayuran yang terdiri dari kacang panjang, toge, daun ubi serta lontong.
Tingkat kepedasan juga dapat disesuaikan dengan selera pelancong jumlah cabe yang akan diberikan. Bagi pecinta pedas, dapat meminta 5 buah cabe untuk dicampur kedalam adonan lotek.
Beberapa menit setelah adonan dipersiapkan, akhirnya dapat menikmati satu porsi lotek desa Ngaol di alam terbuka sembari menikmati keindahan pesona alam yang asri di area ini. Satu porsi lotek dihargai 5 ribu rupiah, sangat terjangkau jika dibandingkan dengan harga lotek di perkotaan.
Meskipun aksesnya cukup jauh dari perkotaan, menuju lokasi ini memberikan sebuah tantangan dan terbayarkan saat menikmati keindahan alamnya. Datang dan berkunjunglah ke desa Ngaol serta nikmati satu-satunya lotek lezat di desa ini.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Mencicipi Nasi Telur Mang One Jambi: Telur Garing, Nasi Daun Jeruk, dan Sensasi Paru Mercon
-
Uji Rasa Aditya Kwetiau Jambi: 15 Tahun Eksis, Porsinya Bikin Dompet Aman Perut Kenyang!
-
Kopi Kiwa: Menyesap Sensasi Kopi Premium di Pinggir Jalan GOR Kota Jambi
-
Tolak Intimidasi Sejak Dini: Ratusan Siswa SMAN Titian Teras Jambi Gelar Deklarasi Anti-Perundungan
-
Fenomena Pempek Tumpah di Bawah Jembatan Ampera: Sarapan Mewah Cuma Rp1.000!
Artikel Terkait
-
Pre Sale 1 Tiket Konser Dewa 19 di Kebumen Ludes Terjual
-
Tak Hanya Masjid, Jemaah Haji di Tanah Suci Juga Bisa Mengunjungi 5 Tempat Ini : Ada Gua Hira Hingga Jabal Rahmah
-
Baru Saja Diresmikan Presiden Jokowi, Ini Keistimewaan Jembatan Kretek II
-
Libur Panjang, Polisi di Purwakarta Lakukan Ini di Tempat Wisata
-
Banyak Event Besar sedang Dirancang Disbudpar Pekanbaru, Tempat Wisata Jadi Sorotan Penting
Ulasan
-
"The Rock from the Sky" dan Pelajaran tentang Berani Menghadapi Perubahan
-
Maju: Jejak Pahit Si Kembang Gula, Film Anak Nggak Harus Kekanak-kanakan
-
Review Deep Water: Kendati Klise, Film Serangan Hiu Selalu Seru Ditonton!
-
Tokyo Schoolgirl Karya Osamu Dazai: Potret Kecemasan Remaja yang Mengusik
-
The Manipulated: Ketika Pria Lugu Melawan Konspirasi Kejam, Penuh Aksi dan Kritik Sosial
Terkini
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Harga Alat Medis Empat Kali Lipat, Bisakah Layanan Kesehatan Tetap Murah?
-
Bencana dari Hal Sepele: Bahaya Buang Puntung Rokok Sembarangan di Musim Kemarau
-
Fenomena AI Slop: Mengapa Poster UMKM Makin Seragam dan Bikin Kita Bosan?
-
Jangan Salahkan Attitude! Ini Alasan Logis Kenapa Gen Z Susah Cari Kerja