Anak merupakan harta yang sangat berharga dalam sebuah keluarga. Oleh karenanya, setiap orangtua harus berupaya merawat dan mendidiknya agar menjadi anak yang membanggakan bagi kedua orangtuanya.
Anak yang membanggakan dapat dilihat dari cara ia memperlakukan kedua orangtuanya dengan baik. Tidak membentak, tidak gemar membangkang saat diperintah untuk melakukan hal-hal baik, dan seterusnya.
Agar anak tumbuh menjadi anak yang berbakti dan membanggakan, tentu orangtua harus mendidiknya dengan baik, sejak usia dini. Dalam buku “Begin Bright, Fondasi Sukses Anak Dibangun sejak Dini” dijelaskan tentang cara-cara merawat dan mendidik anak sejak usia dini.
Andri Priyatna menjelaskan bahwa setiap anak mempunyai temperamen bawaan yang unik atau cara yang khas saat beraksi terhadap dunia. Kebanyakan anak mudah diatur, mereka bisa beradaptasi dan membangun jadwal yang regular. Tetapi ada pula anak yang sulit diatur, banyak menangis, bangun pada jam yang tidak teratur, dan mudah marah. Sebagian lagi lambat untuk melakukan “pemanasan”, sangat kalem dan baru bereaksi setelah lama berpikir.
Setiap anak lahir dengan kecenderungan suasana hati dan gaya bereaksi terhadap orang atau peristiwa dengan cara yang berbeda-beda. Gaya bereaksi alami anak inilah yang disebut temperamen. Tidak peduli seperti apa temperamen anak kita, itu adalah harmoni yang harus dilakoni anak dan pengasuhnya (hlm. 21-22).
Sebagai orangtua, mungkin sering melarang anak-anaknya untuk bermain dengan teman-temannya. Seharusnya, tak ada yang perlu kita larang dan khawatirkan dari seorang anak yang selalu ingin bermain. Selama tidak berlebihan dan permainan yang ia lakukan termasuk positif, biarkan saja anak bermain.
Bermain juga banyak sekali manfaatnya. Misalnya membuat tubuh anak semakin sehat. Ketika anak-anak berlari, melompat, berguling, melempar, menangkap, atau mengayun mereka sedang membangun otot. Mereka membakar energi yang membuat mereka lelah dan lapar. Permainan fisik akan meningkatkan kekuatan, ketahanan, dan keseimbangan. Koordinasi tubuh akan semakin baik saat anak bermain secara fisik. Permainan fisik membantu anak-anak bisa tidur dan makan lebih baik (hlm. 58-59).
Buku genre parenting terbitan Elex Media Komputindo ini sangat tepat dijadikan sebagai salah satu buku panduan yang bermanfaat bagi para orangtua dalam mendidik anak-anaknya sedini mungkin. Selamat membaca.
Baca Juga
-
Dari Batagor Bang Agus Hingga Pindang Bandeng: Menelusuri Ragam Kuliner di Jakarta
-
Review Buku Fobia Cewek: Kumpulan Kisah Lucu dari Pesantren hingga Jadi Penulis
-
Cinta Itu Fitrah, Tapi Sudahkah Kamu Menaruhnya di Tempat yang Tepat?
-
Berhenti Takut Merasa Sepi! Ini Rahasia Mengubah Kesendirian Menjadi Penyembuhan Diri
-
Menyorot Tradisi Membaca Buku di Negara Jepang di Buku Aneh Tapi Nyata
Artikel Terkait
-
Siap Jadi Sarjana Pendidikan dengan Prospek Kerja Idaman
-
Lima Sekolah Peraih Adiwiyata di Purbalingga
-
Majukan Kualitas Pendidikan, Penting untuk Mengubah Paradigma Guru yang Kolot
-
PGSD Kampus UPI Purwakarta Gelar Seminar Nasional Pengembangan Karakter dari Transformasi Pendidikan
-
Punya Target Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi, Sri Mulyani Siapkan Rp 612 Triliun
Ulasan
-
Boboiboy Galaxy Musim 1: Esensi Plot Geser, tapi Visual dan Skill Menggila
-
Hikayat Kadiroen: Mantri Polisi yang Memilih Antara Pangkat dan Rakyat
-
Ulasan Novel Halte Alam Baka, Pertemuan di Batas Dua Dunia yang Mengharukan
-
Ulasan Flat Girls: Menenun Luka, Kelas Sosial, dan Cinta Remaja yang Rapuh
-
Novel Haru-Biru, Dua Kisah Menyentuh tentang Cinta dan Pengorbanan
Terkini
-
American Manga Awards 2026 Umumkan 35 Nominasi, Ini Daftar Lengkapnya
-
Grammy Awards Tambah Kategori Best Asian Pop Music Performance Mulai 2027
-
MAPPA Umumkan Tiga Adaptasi Anime Baru, dari Komedi Gelap hingga Romansa
-
Prediksi Tunisia vs Jepang: Elang Kartago Krisis, Samurai Biru Mendominasi?
-
Rapi dan Effortless! Intip 4 Inspo OOTD Smart Casual ala Nam Joo Hyuk