Lampu rambu-rambu lalu lintas atau lebih dikenal dengan sebutan lampu merah, adalah lampu yang mengatur lalu lintas di jalan-jalan di seluruh dunia. Mungkin kamu melihat lampu merah setiap hari dan hanya menganggapnya sebagai penanda untuk berhenti atau melanjutkan perjalanan.
Namun, di balik perannya sebagai pengatur lalu lintas, lampu merah menyimpan beberapa fakta menarik yang mungkin belum kamu tahu, lho. Penasaran apa saja faktanya? Yuk, simak terus!
1. Asal-usul lampu merah
Lampu merah digunakan untuk pertama kalinya pada tahun 1868 di kota London, Inggris, sebagai lampu pengatur lalu lintas. Awalnya, lampu merah berbentuk gas yang dinyalakan untuk memberi sinyal kepada pengemudi untuk berhenti.
Seiring berkembangnya teknologi, lampu merah dibuat semakin modern, namun tetap dengan konsep dasar dan cara kerja yang sama.
2. Mengapa dipilih warna merah?
Warna merah dipilih sebagai warna standar untuk lampu merah karena dapat dengan jelas dilihat oleh pengemudi dan pejalan kaki. Selain itu, secara psikologis warna ini dikaitkan dengan menghentikan atau berhenti.
Dengan begitu, memilih lampu lalu lintas berwarna merah sebagai tanda berhenti menjadi pilihan yang tepat untuk menandakan waktu berhenti di sebuah persimpangan.
3. Lampu merah dan sinkronisasi
Sistem sinkronisasi lampu merah yang efisien sangat penting untuk mengatur lalu lintas yang lancar. Tak hanya mengurangi kemacetan, tetapi juga membantu menghemat waktu perjalanan juga, lho.
Di beberapa kota, lampu merah diatur dengan cermat untuk memastikan bahwa ketika seseorang mendapatkan lampu hijau di persimpangan, mereka juga cenderung mendapatkan serangkaian lampu hijau yang berikutnya.
4. Lampu merah dilengkapi CCTV
Seiring perkembangan zaman, kini lampu merah juga dilengkapi dengan CCTV agar memudahkan pihak kepolisian dalam proses pemantauan. CCTV juga berfungsi untuk mengidentifikasi plat nomor kendaraan kamu, sekaligus digunakan sebagi metode tilang otomatis.
Meskipun belum semua lampu merah menggunakan teknologi ini, namun beberapa titik ruas jalan yang ramai di Indonesia banyak yang sudah terpasang CCTV untuk tilang otomatis. Jadi, kamu jangan suka melanggar ketertiban berkendara, ya!
Nah, itulah 4 fakta menarik tentang lampu merah, semoga menambah wawasan kamu.
Baca Juga
-
Jangan Buru-Buru Resign, Pertimbangkan Dulu 4 Hal ini!
-
4 Platform Jual Foto Online Terbaik di Tahun 2024, Bisa Menambah Penghasilan!
-
6 Cara Meningkatkan Kualitas Hubungan Pertemanan, Terapkan!
-
Bikin Sakit Hati, 6 Dampak Negatif Membandingkan Pasangan dengan Orang Lain
-
5 Kebiasaan yang Bikin Sneakers Kamu Cepat Rusak, Hindari!
Artikel Terkait
-
Sejarah Hari Ini: Peristiwa Tenggelamnya Kapal Selam Kursk Rusia
-
Ferdy Sambo Bebas Hukuman Mati, Sesuai Prediksi dan Mengulang Sejarah
-
3 Fakta Kemenangan Bali United atas PSM Makassar di Pekan ke-8 BRI Liga 1 2023-2024
-
Sejarah Miss Universe Indonesia, Apa Bedanya dengan Miss Indonesia dan Puteri Indonesia?
-
Ada Rekayasa Lalu Lintas Jalan Harmoni-Hayam Wuruk Imbas Pembangunan MRT, Simak di Sini
Ulasan
-
Mencintai yang Berbeda: Mengapa Novel 'Kisah Seekor Camar dan Kucing' Wajib Anda Baca
-
Review Bloodhounds Season 2: Bromance Brutal Is Back, Udah Siap Liat Rain Jadi Villain?
-
Besok Sisa Sengsara? Udah, Rayakan Hari Ini Aja Bareng Lagu "Kita ke Sana" dari Hindia
-
Menaklukkan Gunung Malabar: Dari Sabana Indah hingga Tanjakan Mematikan
-
Membaca Realitas Cinta Dengan Titik: Ketika Perasaan Tak Pernah Sederhana
Terkini
-
Liturgi dari Rahim Silikon
-
Ilusi Gaji UMR: Terlihat Besar di Atas Kertas, Hilang Begitu Saja Sebelum Akhir Bulan
-
Cerita Perantau di Batam: Gagal Makan Ayam Penyet, Ujung-ujungnya Mi Ayam Jadi Penyelamat
-
Pemanasan Sebelum Coachella! Pinky Up ala Katseye Bikin Hook-nya Nempel Terus di Kepala
-
Bertahan dengan Gaji UMR: Seni Agar Tidak Jatuh Miskin, Tapi Juga Tidak Pernah Kaya