Beberapa hari terakhir di berbagai media massa diwarnai dengan munculnya buah semangka. Usut punya usut perlambangan semangka yang sedang populer tersebut merupakan salah satu gerakan kampanye Pro-Palestina yang saat ini sedang berkonflik dengan Israel. Semangka digambarkan sebagai representasi bendera nasional Palestina. Hal ini dikarenakan dalam buah semangka terdapat warna merah, hijau, hitam dan putih.
Buah semangka dikenal sebagai salah satu buah yang sejak lama direpresentasikan untuk bentuk dukungan terhadap rakyat Palestina. Bahkan, kampanye ini sudah berlangsung dari puluhan tahun lalu dan tetap digunakan hingga kini. Berikut ini 3 fakta unik dari buah semangka.
1. Dibudidayakan Sejak Ribuan Tahun Lalu
Semangka merupakan salah satu varietas buah yang sudah ribuan tahun lalu dibudidayakan oleh umat manusia. Melansir dari karya berjudul “Arabian Drugs in Medieval Mediterranean Medicine”, semangka dibudidayakan sebagai sumber pangan dan air di kawasan timur tengah. Saat itu, tanaman ini dijadikan komoditas yang cukup populer di sekitar kawasan Laut mati antara daerah yang kini menjadi kawasan Yordania, Lebanon, Palestina, Mesir, Israel dan Suriah.
Hal inilah yang menjadi alasan ditemukannya bibit-bibit semangka kuno yang diyakini sudah berusia sekitar 5.000-2.000 tahun lalu. Buah semangka kemudian mulai menyebar ke seluruh Asia antara abad ke-7 hingga 10 masehi dan terus berkembang ke berbagai wilayah di dunia hingga saat ini.
2. Tiongkok Menjadi Produsen Semangka Terbesar di Dunia
Meskipun merupakan komoditas buah-buahan yang berasal dari daratan Timur tengah, namun saat ini negara penghasil semangka terbesar di dunia adalah Republik Rakyat Cina atau Tiongkok. Melansir dari data yang dirilis oleh Food and Argiculture Organization (FAO), pada tahun 2020 kemarin, Tiongkok menempati urutan pertama sebagai negara penghasil semangka dengan total produksi mencapai 60,1 juta ton.
Di urutan ke-2 dan ke-3 ada Turki (Turkiye) dan India dengan masing-masing produksi tahunan sekitar 3,4 juta ton dan 2,7 ton. Sementara itu, di urutan ke-4 dan ke-5 ada Iran dan Aljazair yang memproduksi semangka sebanyak 2 juta ton pertahunnya.
3. Buah Semangka Menjadi Salah Satu Sumber Air di Kawasan Afrika
Buah semangka memang dikenal sebagai salah satu buah-buahan yang kaya akan sumber air. Melansir dari artikel dalam “Edible Medicinal And Non-Medicinal Plants: Volume 2”, buah semangka menjadi salah satu komoditas yang cukup penting di kawasan sekitar gurun Kalahari dan sebagian wilayah Afrika Selatan.
Buah ini menjadi salah satu sumber air utama di kawasan gurun tersebut. Bahkan, beberapa peternak sapi dan kambing di kawasan tersebut juga memberikan buah semangka kepada hewan ternaknya sebagai sumber air sekaligus bahan pangan.
Nah, itulah beberapa fakta unik dan menarik dari buah semangka yang kini sedang trending sebagai bentuk kampanye Pro-Palestina di dunia. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Piala Dunia 2026: Tembus Babak 16 Besar, Kanada Sukses Cetak Sejarah Baru!
-
Belanda, Piala Dunia, dan Predikat Juara Tanpa Mahkota yang Masih Abadi
-
Jerman Gagal Menembus Babak 16 Besar, Imbas Dosa kepada Mesut Ozil?
-
Takluk dari Brazil, Jepang Gagal Pertahankan Marwah Sepakbola Asia!
-
Debut Sensasional, Cape Verde Jadi Tim Anomali di Ajang Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
-
Daftar Lengkap TKN Prabowo Gibran, Artis hingga Ulama Masuk Susunan Tim Kampanye Nasional
-
Unggah Buah Semangka, Nia Ramadhani Bela Palestina tapi Kena Cibir Warganet
-
Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran Resmi Terbentuk, Habib Luthfi hingga Ridwan Kamil Terlibat
-
TKN Resmi Terbentuk, Pesan Gibran: Pastikan Kapal Besar Ini Berlabuh di Dermaga Kemenangan
-
Tak Mau Kalah dari Prabowo, Anies Pasang Foto Pegang Semangka Besar di Profil IG dan Twitter
Ulasan
-
Avatar: The Last Airbender Season 2, Misi Menemukan Guru Pengendali Bumi
-
Divorce Attorney Shin: Memahami Perceraian dari Sisi yang Lebih Manusiawi
-
Kebenaran yang Dikubur dan Bungkamnya Masyarakat dalam Film Tanah Sengketa
-
Pemandi Jenazah: Ketika Ritual Terakhir Menjadi Sumber Teror
-
Obsession Membuktikan Hollywood Mampu Mengemas Mitos Pelet Begitu Memikat
Terkini
-
Buka Era Baru, ENHYPEN Bagikan Kehangatan dan Harapan di Lagu We'll Be Fine
-
Indonesia Darurat Judi Online: Siapa yang Sebenarnya Bertanggung Jawab?
-
Belanda Remuk di Piala Dunia 2026: Koeman Mundur dan Rasisme Pemain Merebak
-
Mengapa Hati Saya Tak Pernah Hanya untuk Argentina saat Piala Dunia
-
Penyakit Lama Kambuh, Jerman Kembali Tersingkir Dini dari Ajang Piala Dunia