Leon: The Professional merupakan film thriller aksi yang dirilis pada tahun 1994. Film ini ditulis dan disutradarai oleh Luc Besson. Leon: The Professional, dibintangi oleh sejumlah aktor dan aktris berbakat seperti Jean Reno, Natalie Portman, Gary Oldman, dan Peter Appel.
Film ini mengisahkan tentang kehidupan Leon (diperankan oleh Jean Reno), seorang pembunuh bayaran yang tinggal sendirian di apartemennya di New York City. Leon memiliki kepribadian yang sangat dingin, efisien, dan misterius.
Pada suatu hari, seorang gadis kecil bernama Mathilda (diperankan oleh Natalie Portman) yang berusia 12 tahun, kehilangan keluarganya dalam sebuah aksi pembunuhan yang dilakukan oleh Stansfield (diperankan oleh Gary Oldman), seorang pemimpin agen DEA korup yang sangat kejam dan ganas.
Ketika pembunuhan itu terjadi, Mathilda menjadi satu-satunya keluarga yang selamat dalam insiden tersebut. Ia kemudian meminta perlindungan dari Leon. Meskipun awalnya enggan, Leon akhirnya membiarkan Mathilda tinggal bersamanya.
Leon kemudian mulai tinggal bersama dan merawat Mathilda. Mathilda, yang penuh dengan amarah dan kekecewaan, meminta bantuan Leon untuk melatihnya menjadi pembunuh bayaran agar dapat membalas dendam atas kematian keluarganya.
Ulasan film Leon: The Professional
Leon: The Professional adalah sebuah film yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memukau dan membuat penonton berpikir lebih dalam tentang kehidupan.
Meskipun film ini mengandung banyak adegan kekerasan dan pembunuhan, namun terdapat pesan moral yang sangat mendalam di baliknya. Film ini mengajak penonton untuk merenungkan tentang kebaikan, empati, dan ikatan manusia, serta pertanyaan moral yang kompleks.
Salah satu aspek paling menonjol dari film ini adalah akting para pemainnya yang sangat luar biasa. Jean Reno berhasil membawakan karakter Leon dengan sangat baik, dengan kepribadian yang dingin, namun tetap dengan kepribadiannya yang lembut.
Sementara itu, Natalie Portman berhasil membuat debutnya yang spektakuler. Ia menampilkan akting yang sangat cerdas dan intens, dan berhasil membawakan Mathilda sebagai karakter yang sangat labil, penuh rasa sakit, namun juga cerdik dan berani.
Natalie Portman berhasil menunjukkan kemampuan aktingnya yang luar biasa, dan membuat penonton terbawa suasana sepanjang film.
Gary Oldman juga berhasil membawakan karakter antagonisnya dengan sangat baik. Ia berhasil menampilkan karakternya yang kejam dan sadis dengan sangat meyakinkan.
Selain akting para pemainnya yang luar biasa, sisi sinematografi dalam film ini juga patut diacungi jempol. Warna yang digunakan memiliki kontras yang kuat antara adegan gelap dan latar belakang cerah, yang menambah suasana dramatis dalam film.
Pengambilan gambar dengan kecepatan lambat dalam adegan-adegan aksi ditempatkan di tempat yang tepat dan menambah daya tarik visual dalam film ini.
Musik yang digunakan dalam film ini juga sangat mendukung suasana dan membuat penonton semakin terpukau. Musik yang digunakan memiliki nada yang dramatis dan intens, sehingga membuat penonton merasa terlibat dalam setiap adegan dan emosi yang ditampilkan oleh para pemain.
Meskipun "Leon: The Professional" adalah sebuah film yang sangat mengesankan, namun ada beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan. Salah satunya yaitu, terdapat beberapa adegan kekerasan dan pembunuhan yang ditampilkan terasa cukup grafis dan mengganggu untuk sebagian penonton.
Meskipun adegan tersebut diperlukan untuk memperlihatkan karakter Leon sebagai seorang pembunuh bayaran yang kejam dan tanpa ampun, namun bagi sebagian penonton, adegan tersebut terlalu terlalu berlebihan.
Selain itu, ada beberapa plot hole dan ketidakrealistisan dalam cerita yang bisa membuat penonton merasa tidak puas. Misalnya, bagaimana karakter Leon bisa hidup secara "normal" dan menghindari perhatian polisi?
Namun, kekurangan tersebut tidak dapat mengurangi keseluruhan kualitas film ini. Leon the Professional tetap dapat dianggap sebagai salah satu karya seni dalam dunia perfilman yang patut diapresiasi. Bagi para penonton yang suka dengan film aksi dan thriller, film ini dapat menjadi salah satu pilihan yang tepat untuk dijadikan hiburan.
Baca Juga
-
Profil Milo Manheim, Pemeran Flynn Rider di Tangled Live Action
-
4 Rekomendasi Kafe 24 Jam di Jakarta, Nongkrong sampai Pagi Tetap Nyaman!
-
5 Drama China Tayang Januari 2026 yang Wajib Masuk Watchlist!
-
Film Uang Passolo: Ketika Pernikahan Jadi Ajang Gengsi
-
Deretan Artis yang Diprediksi Melahirkan pada 2026, Momen Penuh Kebahagiaan
Artikel Terkait
-
Review Film 'Kembang Api': Melampaui Waktu dengan Komedi dan Refleksi Diri
-
Review Film The Marvels: Pesona Aksi Superhero yang Menggila
-
Sinopsis Film 'Me and Me', Kisah Detektif yang Terjebak di Dunia Pararel
-
Film Sokola Rimba, Sebuah Refleksi Sekaligus Evaluasi di Hari Guru Nasional
-
Trailer Film Ancika Dirilis, Warganet: Logat Sunda Arbani Dapet Banget
Ulasan
-
Bukan Sekadar Horor Biasa, Film Alas Roban Padukan Mitos Lokal dan Teror Psikologis
-
Film Uang Passolo: Hadirkan Kritik Sosial yang Lucu, Kocak, dan Menyentuh
-
Drama China When I Fly Towards You: Belajar Menerima Diri Sendiri
-
Analisis Konflik Batin dan Kekerasan Seksual dalam Novel Lelaki Harimau Eka Kurniawan
-
Film Beauty and the Beat: Harmoni di Balik Rivalitas Diva yang Menghibur!
Terkini
-
Besek Nasi dan Doa yang Pelan-Pelan Naik ke Langit
-
Bus yang Tidak Ingin Mengucapkan Selamat Tinggal
-
Misteri Pemuda Berjaket Levis di Dekat Pohon Mahoni
-
RedMagic 11 Pro Tembus 4 Juta AnTuTu, Seberani Apa Performa HP Gaming Ini?
-
Manga Dark Romance Firefly Wedding Diadaptasi Anime oleh David Production