"Turbulence" dari ATEEZ adalah salah satu lagu yang ada di album "ZERO: FEVER EPILOGUE" yang dirilis pada tanggal 10 Desember 2021.
Lagu yang mengisahkan tentang masa remaja ini memadukan penguasaan vokal dan lirik saat grup ini mengeksplorasi titik penting dalam kehidupan setiap anak muda, di mana kegelisahan dan kekosongan menyelimuti perasaan mereka.
Sementara liriknya mengeksplorasi perasaan emosi dengan pesan bahwa seseorang harus belajar untuk melewati semua kesulitan dalam hidup.
Meskipun fokus dari lagu ini berasal dari masa tertentu dalam kehidupan seorang anak muda, di mana mereka selalu berperang dengan diri mereka sendiri, lirik lagu ini menampilkan sebuah cerita yang lengkap, yang menyoroti perjalanan emosional dari penerimaan hingga ketangguhan.
Video musik "Turbulence" sendiri menceritakan kisah kegelisahan seorang remaja yang berada di bawah banyak tekanan dan tampaknya tidak dapat beristirahat.
Ada adegan di mana anggota ATEEZ yaitu, Wooyoung, terbang di landasan pacu. Adegan ini seakan menunjukkan seorang remaja yang sangat ingin terbebas dari semua tekanan yang dirasakannya.
Video musik ini tetap berpegang teguh pada nuansa melankolis, dengan palet warna biru yang menonjol, yang menunjukkan bahwa ketenangan dan kepercayaan diri ada di ujung jalan.
Beberapa isyarat visual, seperti peralihan ke mode pesawat terbang (yang menunjukkan keinginan seseorang untuk melepaskan diri dari kenyataan) mengomunikasikan perasaan emosional yang menjadi sumber inspirasi lagu ini.
Bagian reff yang berulang-ulang menyajikan pola pikir seorang anak muda yang cemas dan berjuang dengan identitas diri.
Dalam lirik "Di ujung jalan ini, di manakah kita harus berada? Apa yang harus kita jadikan, dalam bentuk apa? Aku sudah kewalahan, untuk menjadi diriku sendiri saja sulit".
Saat lagu berlanjut, ATEEZ beralih ke lirik berikutnya yang memberikan pencerahan yang menghilangkan keraguan mereka dalam lirik "Di ujung jalan ini, jika kita harus menjadi sesuatu dalam bentuk seperti ini, aku berharap menjadi diriku sendiri, aku harap kamu juga merasakan hal yang sama".
Lagu ini meyakinkan para pendengarnya bahwa tidak masalah untuk tetap berada di tempat mereka berada, tanpa terlalu memikirkan tekanan dari perlombaan untuk mencapai tujuan.
ATEEZ menutup lagu ini dengan nada yang menenangkan dengan lirik "Tidak apa-apa berada di sini, sama seperti kita, sama seperti malam ini".
Baca Juga
-
Buku The Principles of Power: Seni Menguasai Pengaruh Secara Etis
-
Hijau di Iklan, Abu-Abu dalam Aksi: Bahaya Fenomena Greenwashing
-
Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun
-
Belajar Mengambil Keputusan Lewat The Decision Book Karya Mikael Krogerus
-
Efek Domino Kenaikan BBM: Dari Ongkos Transportasi hingga Harga Sembako
Artikel Terkait
-
Keren, ATEEZ Puncaki Billboard 200 Chart Lewat THE WORLD EP. FIN: WILL
-
NCT 127 Bagikan Surat Cinta ke Penggemar Lewat Single Be There For Me
-
Nicky Astria Beri Reaksi Lagu Melly Goeslaw dengan Nike Ardilla: Jadi Terobati Rasa Kangen
-
Review Lagu NMIXX Sonar (Breaker), Usung Topik tentang Meraih Impian
-
Review Lagu NewJeans "Ditto", Peraih Song of the Year MAMA dan MMA 2023
Ulasan
-
Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya
-
Review Drama Kill It, Terbongkarnya Rahasia Panti Asuhan Hansol yang Kelam
-
How to Make Millions Before Grandma Dies: Ketika Warisan Bukan Lagi Tujuan Utama
-
Ulasan Perumahan Laddaland: Sajian Horor Spesial Awi Suryadi yang Kelam!
-
Lebih dari Sekadar Kopi dan Hujan: Membedah Makna Spiritual Lirik Bersenja Gurau
Terkini
-
ASUS ExpertBook P5 G2: Laptop Tipis yang Mengubah AI Menjadi Teman Bisnis
-
Arsip Angin dan Janji yang Tertunda
-
Bukan Sekadar Nyanyi dan Tepuk Tangan: Sisi Lain Perjuangan Menjadi Guru TK
-
Gaji Istri Lebih Besar, Apakah Adil Kendali Finansial Tetap di Suami?
-
Desa Les Buleleng Bali Menanam Masa Depan Lewat Konservasi Terumbu Karang