Miracle: Letters to the President, sebuah film asal Korea Selatan ini mengangkat kisah seorang pemuda yang ingin mewujudkan asanya untuk kampung halaman.
Film ini dibuka dengan sebuah adegan yang cukup dramatis, yakni penampakan sebuah desa terpencil tanpa adanya jalan penghubung ke wilayah lain.
Desa nan terpencil itu ditinggali oleh seorang anak laki-laki bernama Joon Kyeong (Park Jeong Min) bersama dengan ayah dan kakak perempuannya.
Untuk sampai ke sekolah saja, Joon Kyeong dan kakak perempuannya mesti melintasi jembatan rel kereta api sembari terus berwaspada akan kehadiran kereta api yang mungkin akan melintas kapan saja.
Sampai akhirnya di sebuah kejadian yang tak akan pernah bisa Joon Kyeong lupakan, sebuah kereta melaju kencang mengejar tubuh mereka dari belakang.
Joon Kyeong tidak bisa melupakan kejadian mengerikan waktu itu. Sejak kejadian mengerikan itu, Joon Kyeong tak pernah patah arang untuk terus menyurati Presiden.
Ia meminta pada presiden untuk membangun sebuah jembatan atau stasiun keteta api yang layak untuk para penduduk desa, agar dapat terhubung ke dunia luar dengan rasa aman.
Puluhan surat telah Joon Kyeong kirimkan, tapi tak satu pun darinya mendapat balasan. Namun dia masih teguh pendirian, ia tidak menyerah sedikit pun.
Sampai kemudian, ketika menginjak bangku sekolah menengah, Joon Kyeong bertemu Ra Hee (YoonA), gadis periang yang selalu mendukung mimpi Joon Kyeong setelah kakak perempuannya.
Bersama Ra Hee, Joon Kyeong mengambil berbagai macam langkah yang lebih nyata untuk mewujudkan impiannya.
Miracle: Letters to the President adalah sebuah film yang kaya tema menurut saya.
Dalam satu judul film ini saja, saya bisa menyaksikan kisah kasmaran anak sekolah menengah, menangkap kisah persahabatan, terhipnotis dengan kisah perjalanan dan kehidupan seorang genius dalam mewujudkan mimpi-mimpinya, menyimak hubungan kakak dan adik yang cukup realistis, juga mengikuti jalan hubungan orang tua dan anak yang membuat dada ikutan sesak.
Realitas yang bersanding apik dengan fantasi adalah gambaran garis besar dari alur cerita yang dibawakan.
Sewaktu menyaksikannya, kamu akan mendapati banyak kejadian yang sebenarnya juga menjadi permasalahan di kehidupan nyata.
Kamu juga akan diajak menyelami sisi fantasi yang cukup menonjol di sepanjang jalan cerita.
Hal menyenangkan lainnnya lagi, film ini juga diselipi unsur komedi yang membuat suasana jadi cair dan tak membosankan.
Film Miracle: Letters to the President sendiri dibintangi oleh Park Jeong Min dan Im YoonA SNSD. Dua pelakon peran kelas atas yang telah membintangi banyak film dan drama hits Korea.
Jadi, tunggu apa lagi? Rasakan sendiri sensasi yang hadir sewaktu menyaksikan film Miracle: Letters to the President. Selamat menonton!
Baca Juga
Artikel Terkait
Ulasan
-
F1 The Movie: Sang Juara Dunia 7 Kali Lewis Hamilton Jadi Otak Produksi
-
Para Kriminal Berjas Rapi: Satire ala Tere Liye di Negeri Para Bedebah
-
Novel Kita dan Mereka, Usaha untuk Meruntuhkan Tembok Prasangka
-
Rantau 1 Muara: Perjalanan Mencari Makna, Misi Hidup, dan Tempat Pulang
-
Dinamika Emosi Remaja dalam Konflik Cinta dan Keluarga pada Novel Rasa
Terkini
-
Mengenal Ojil dan Hanoy: Duo Kreator Bahasa "Yumdhi" Kesayangan Gen Z
-
Ramai Disorot Publik, Tasya Kamila Unggah Laporan Kontribusi sebagai Awardee LPDP
-
Mudik Perantau Jakarta: Ekspektasi Sukses dan Realitas Tak Selalu Indah
-
Polemik Konten Anak Jadi WNA, LPDP Ingatkan Dwi Sasetyaningtyas soal Etika?
-
Review Film CAPER: Amanda Manopo Ungkap Sisi Kelam Teror Pinjol Ilegal