Anime menjadi salah satu hiburan yang sangat diminati oleh masyarakat, terutama di Jepang. Gleipnir adalah salah satu anime yang saat ini sedang populer dikalangan penonton anime, dan diadopsi dari manga karya Sun Takeda dengan judul sama.
Anime ini di produksi oleh Pine Jam, dan ditayangkan pada tanggal 5 April 2020 hingga 28 Juni 2020. Alur cerita dalam Gleipnir memiliki daya tarik tersendiri bagi para penonton.
Cerita dimulai dengan pengenalan karakter utama, Kagaya Shuichi, yang merupakan siswa SMA biasa tetapi memiliki kekuatan khusus.
Kagaya dapat berubah menjadi makhluk monster seperti serigala berbulu emas ketika menyentuh objek apa pun yang sedang menyala.
Kagaya kemudian bertemu dengan teman sekelasnya, Claire Aoki, yang tahu tentang kekuatannya, dan mereka bekerja sama untuk mencari adik perempuan Claire, Elena, yang hilang dan kemungkinan juga memiliki kekuatan yang sama seperti Kagaya.
Sudah menjadi rahasia umum, bahwa kekuatan Kagaya menyimpan misteri dibalik kasus hilangnya adik perempuan Claire.
Gleipnir memiliki karakter yang unik dan menarik. Setiap karakter dalam anime ini memiliki latar belakang dan alasan tersendiri.
Persahabatan antara Kagaya dan Claire juga seiring berjalannya cerita, terus tumbuh dan berubah.
Mengetahui kelemahan masing-masing karakter dan aspek-aspek dari hubungan mereka membuat penonton semakin tertarik untuk mengetahui apa yang akan terjadi di setiap episode selanjutnya.
Plot twist dalam Gleipnir terbilang tidak sederhana dan selalu membingungkan penonton. Setiap episode menyuguhkan teka-teki sehingga penonton terus ingin mengetahui jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tentang cerita.
Cerita lebih disatukan dengan intrik-intrik konspirasi, plot politik, dan unsur-unsur thriller. Alur cerita yang kompleks membuat anime ini tidak monoton dan selalu memberikan kejutan kepada para penonton.
Penggambaran visual dalam anime ini tergolong sangat apik. Desain karakter yang unik ditunjukkan pada detail setiap karakter, baik dalam kostum, kemampuan, atau karakteristik fisik.
Tidak hanya fokus pada karakter utama, namun setiap karakter dalam cerita ini memiliki peran yang penting dalam pembangunan cerita.
Lingkungan dan latar belakang dalam anime ini sangat detail, sehingga membantu membangun suasana cerita yang lebih kuat.
Selain itu, adegan pertarungan dalam anime Gleipnir sangat memukau, dimana menggabungkan antara animasi 2D dengan 3D secara sempurna.
Sayangnya, beberapa animasi dalam beberapa adegan terlihat kurang halus dan kasar, terutama saat karakter bergerak dengan cepat. Namun, hal ini tidak begitu signifikan mengurangi kualitas dari Gleipnir sebagai anime.
Gleipnir menawarkan cerita yang menghibur, fokus pada pembangunan detail karakter, dan memadukan antara elemen harapan anime remaja dengan genre aksi dan drama yang penuh teka-teki.
Anime Gleipnir disarankan untuk ditonton bagi para penonton yang menyukai anime dengan alur cerita kompleks dan plot twist yang mengejutkan.
Baca Juga
-
Review Anime Yama no Susume, Saat Hobi Naik Gunung Jadi Dokumenter
-
Review Film Little Women, Menolak Tunduk pada Zaman
-
Review Yona of the Dawn: Transformasi Epik dari Putri Manja Menjadi Pejuang Tangguh
-
Review Bartender Glass of God: Mengobati Luka Jiwa Lewat Segelas Koktail
-
Lebih dari Sekadar Melodrama: Membedah Resolusi Emosional dalam 'Tunggu Aku Sukses Nanti'
Artikel Terkait
Ulasan
-
Absolute Value of Romance: Tentang Seorang Remaja dan Halunya yang Kejauhan
-
Review 'Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu?': Mengupas Pengorbanan Sunyi Seorang Ibu yang Bikin Dada Sesak
-
Buku Sepotong Bibir Paling Indah di Dunia: Cinta, Kemiskinan, dan Kepedihan
-
Kupas Tuntas 'Palu Arit di Ladang Tebu', Bukti Nyata Tragedi 1965 Tak Sekadar Hitam Putih!
-
Visual Apik vs Plot Padat: Menimbang Film Thriller 'The Vvaan', Worth It Ditonton?
Terkini
-
Coba Tanya AI Sebelum ke Dokter: Solusi Praktis atau Bumerang Buat Keselamatan Pasien?
-
Siap Tahan Napas! Film Dont Breathe 3 Resmi dalam Pengerjaan
-
Fenomena Tiket Konser Selalu Ludes Saat Ekonomi Sulit: Hiburan atau Pelarian?
-
Kalau Tiap Tahun Harus Disuntik Anggaran, Apa yang Sebenarnya Dibangun?
-
Honor MagicOS 11 Meluncur: Desain Liquid Glass, AI YOYO, dan Hemat Penyimpanan hingga 60 GB