Di era modern yang semakin peduli terhadap isu keberlanjutan, banyak orang yang ingin berkontribusi dalam menjaga bumi agar tetap lestari.
Namun, sering kali mereka merasa bingung harus mulai dari mana. Tapi jangan khawatir, kita bisa memulainya dengan melakukan hal-hal kecil di sekitar kita. Salah satu langkah yang bisa kita ambil adalah dengan mendonasikan pakaian bekas yang masih layak pakai.
Tindakan sederhana ini tidak hanya memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan, tetapi juga memiliki peran penting dalam mengurangi limbah tekstil yang dihasilkan oleh industri fashion. Berikut ini adalah beberapa tempat donasi baju bekas yang bisa kamu pertimbangkan. Yuk kita simak!
1. Clothes For Charity
Clothes For Charity (CFC) adalah sebuah program budaya fashion ramah lingkungan yang berbasis di Jakarta dan Jogja. Program ini dikelola oleh Yayasan Gemilang Indonesia yang memiliki legalitas yang terjamin.
Setiap baju yang didonasikan oleh para kontributor akan dijual, dan hasil penjualan tersebut akan digunakan untuk mendukung berbagai kegiatan sosial, seperti memberikan beasiswa pendidikan, membantu anak yatim, mendukung masyarakat marginal, dan memberikan bantuan kepada dhuafa.
Untuk berpartisipasi dalam program ini, kamu harus mengisi form pendaftaran terlebih dahulu melalui Instagram atau website resmi Clothes For Charity. Setelah itu kamu bisa memilih metode pengiriman pakaian yang akan didonasikan, baik dengan mengantar langsung ke toko atau menggunakan jasa kurir atau ekspedisi.
2. Sejauh Mata Memandang
Sejauh Mata Memandang, sebuah fashion brand lokal telah meluncurkan program daur ulang pakaian sebagai bagian dari upaya mereka untuk mengurangi limbah tekstil dan menjaga kelestarian bumi.
Dalam program ini, Sejauh mata memandang mengajak masyarakat untuk mendonasikan pakaian bekas yang sudah tidak terpakai lagi dalam kondisi apapun, termasuk pakaian yang bolong, sobek, atau berupa kain perca. Beberapa jenis pakaian yang bisa Anda donasikan adalah pakaian berbahan katun, denim, toyobo, dan rayon dengan kondisi yang bersih.
Pakaian-pakaian tersebut akan didaur ulang menjadi berbagai macam bahan seperti benang, kain, peredam suara, insulator, dan serat penyekat. Jika kamu tertarik untuk berpartisipasi dalam program ini, kamu bisa mengunjungi laman Instagram Sejauh mata memandang.
3. Donasi Barang
Donasi barang dengan tagline "Sisa-sisa tak selalu sia-sia" adalah sebuah layanan sosial yang memberikan kesempatan kepada siapa saja untuk mendonasikan berbagai jenis barang bekas yang masih layak pakai, seperti pakaian, buku, elektronik, perabotan dan mainan.
Melalui program ini, barang-barang yang didonasikan akan disalurkan ke 7 rumah autisme di Jabodetabek dan yayasan lainnya yang membutuhkan. Selain donasi barang, program ini juga mencakup donasi pendidikan, donasi pemberdayaan kesehatan, dan donasi touring sedekah yang diadakan di pelosok-pelosok daerah.
Tidak hanya itu, layanan ini juga menyediakan jasa gratis penjemputan donasi untuk daerah Jabodetabek. Jika kamu tertarik, kamu bisa langsung kunjungi website dan instagram resminya donasi barang.
Nah, itulah beberapa tempat donasi baju bekas yang bisa kamu pertimbangkan. Dengan mendonasikan pakaian bekas yang sudah tidak terpakai lagi, kita dapat memberikan kontribusi positif dalam menjaga lingkungan dan membantu mereka yang membutuhkan.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
5 Film tentang Obsesi yang Bikin Merinding, Ada Obsession yang Sedang Viral
-
Bikin Bangga! 5 Film Horor Indonesia Ini Siap Guncang Panggung Internasional di BIFAN 2026
-
Ulasan Trailer Perdana Operasi Pesta Copet: Janjikan Aksi Heist Berbalut Komedi Segar!
-
Sinopsis Film Seni Merayu Tuhan, Kisah Menyentuh Adaptasi Buku Habib Jafar
-
Catat! Ini 6 Barang yang Wajib Kamu Bawa saat Liburan Musim Panas
Artikel Terkait
-
Berhati Mulia, Lim Young Woong Donasikan Semua Royalti dari OST Film Picnic
-
OOTD Selebriti Kenakan Barang Branded di Debat Cawapres 2024: Dari Azizah Salsha Hingga Aurel Hermansyah!
-
Raffi Ahmad Bahas soal Barang Branded: Badan Kita Lebih Mahal, Harga Diri Gue
-
Tak Cuma Uang Panai Rp2 M, Putri DA Juga Dapat Seserahan Barang Mewah dari Calon Suami
-
Bantu Warga Lanjut Usia, Lee Sung Kyung Beri Donasi Rp 582 Juta
Ulasan
-
Spirit Fingers: Menemukan Warna Diri di Tengah Ramainya Perbandingan
-
Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!
-
Through the Darkness: Mengurai Criminal Profiling dan Psikologi Kejahatan
-
5 Pesan Moral Bisa Dipelajari dari Karakter Je Moon-jae di Drakor Mousetrap
-
Ketika Cinta Bertemu Realitas: Ulasan Film Before Sunset yang Mengiris Hati
Terkini
-
Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM
-
Tone Deaf Berkedok Self-Care: Tak Semua Orang Bisa Menjauh dari Bad News
-
Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus
-
Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG
-
Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?