Film tua genre horor ini kembali diangkat setelah kesuksesan film kelimanya di tahun 2022 lalu. Film Scream adalah salah satu film jadul yang mendapat kesempatan untuk reboot dengan adaptasi baru yang modern.
Kali ini, Scream 6 disutradarai oleh 2 orang yaitu Matt Bettinelli-Olpin dan Tyler Gillett serta masih dibintangi oleh Melissa Barrera dan Jenna Ortega sebagai pemeran utama.
Courteney Cox juga masih memerankan Gale Weathers yang merupakan jurnalis. Namun, sayangnya Scream 6 tidak lagi menghadirkan Neve Campbell untuk memerankan Sidney Prescott karena rumornya ada masalah gaji.
Meskipun begitu, film ini malah lebih seru dan menegangkan dibanding film sebelumnya di tahun 2022. Mari simak sedikit ulasannya!
Review Film Scream 6
Supaya ulasannya lebih terstruktur, jadi saya bagi per bagian saja, ya. Kita mulai dari:
Adegan lebih menegangkan dari film sebelumnya
Saya kagum dengan sutradara karena mampu membawa adegan menegangkan luar biasa. Meski jump scare tidak begitu bagus dibanding film sebelumnya, sutradara mampu memuaskan penonton pada adegan pembunuhan dan pengejaran antara pembunuh dan para tokoh yang bertahan.
Mulai dari pengejaran ke minimarket dengan variasi pembunuh mendapat kesempatan menggunakan shotgun, melarikan diri dari apartemen dengan menyebrang ke apartemen sebelah menggunakan tangga sebagai jembatan hingga pertarungan 4 lawan 3 di bioskop tua. Ini adalah inovasi yang ditunjukkan sehingga mendapatkan klimaks film yang luar biasa.
Akting para aktor dan aktris yang bagus
Performa dari pemeran juga mendukung keseruan film ini. Jenna Ortega, Melissa Barrera, Jasmin Savoy-Brown, Mason Gooding, dan Courteney Cox menunjukkan keseriusannya dalam bertarung melawan pembunuh.
Mereka mampu mendalami posisi manusia yang bertahan hidup hingga bisa kuat dan tegar diincar pembunuh sadis. Pokoknya mereka bisa menampilkan performa bagus di film ini.
Membangkitkan karakter sejati Samantha Carpenter
Inilah yang membuat saya tepuk tangan untuk film ini. Film ini seolah-olah mempersembahkan untuk bangkitnya karakter sejati Samantha Carpenter yang merupakan anak dari Billy Loomis, pembunuh sadis yang jadi pelopor serial killer.
Pada bagian final fight dengan musuh utama, Samantha mengikuti arahan dari arwah ayahnya melalui lemari pustaka kostum pembunuh milik ayahnya, Billy Loomis.
Dia menggunakan jubah hitam dan topeng putih mengerikan untuk mengalahkan musuh utamanya. Jadi, Samantha mengeluarkan karakter pembunuh yang diwarisi ayahnya tapi itu untuk demi melindungi dirinya dan adiknya, Tara Carpenter.
Demikianlah ulasan saya untuk film Scream 6. Bagi yang belum nonton, kalian harus coba nonton karena film ini sangat seru dan menegangkan. Saya kasih rating 9/10 untuk Scream 6. Keren abis!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Kenaikan Dana Riset 2026: Mahasiswa Siap Disibukkan Dengan Inovasi Nyata?
-
Deepfake dan Manipulasi Emosi: Ketika AI Memegang Kendali Realita dan Ilusi
-
Bahasa Baru Politik Gen Z: Menilik Fenomena Viralitas Meme dan Satir di Media Sosial
-
Harapan di Penghujung 2025: Kekecewaan Kolektif dan Ruang Refleksi Pribadi
-
Komunitas Seni sebagai Terapi Kota: Ketika Musik Menjadi Ruang Kelegaan
Artikel Terkait
-
Review Film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck, Menapak Jejak Sejatinya Cinta
-
5 Film Horor yang Dibintangi Ingrid Widjanarko, Ada Hantu Polong dan Kurban: Budak Iblis
-
Rekomendasi 5 Film Horor Found Footage, Makin Terasa Nyata Kengeriannya!
-
Sinopsis Film Horor 'Lampir', Adaptasi Bebas Mak Lampir yang Lebih Fresh
-
4 Rekomendasi Film India Genre Komedi Horor di Netflix yang Sayang untuk Dilewatkan
Ulasan
-
Novel Damar Kambang, Mencari Kebebasan di Balik Tabir Adat
-
Ulasan Serial The Pitt Season 2: Drama Medis yang Mengharukan dan Realistis
-
Sa'adatud Darain fi al-Shalah 'ala Sayyid al-Kaunain: Menyelami Samudra Cinta dengan Shalawat
-
Berhenti Takut Merasa Sepi! Ini Rahasia Mengubah Kesendirian Menjadi Penyembuhan Diri
-
Tanpa Tuhan Apakah Segalanya Diizinkan? Mencari Akar Etika Lewat Filsafat
Terkini
-
Economy Hingga Universal Basic Income: Beranikah Indonesia Mengubah Konsep UMR 8 Jam Kerja?
-
"Skripsi yang Baik Adalah Skripsi yang Selesai": Curhat Mantan Mahasiswa Si Paling Perfeksionis
-
Fakta Unik Festival Musik Coachella: dari Menginap Sampai Tiket Rp150 Juta
-
Laris Manis! Konser EXO Planet #6 'EXhOrizon' di Jakarta Resmi Tambah Hari
-
Rahasia The Power of Habit, Mengapa Niat Saja Tidak Cukup untuk Berubah Jadi Lebih Baik?