Kota Pontianak, yang terletak di sepanjang garis khatulistiwa, menawarkan beragam kuliner yang menggugah selera. Salah satu yang paling populer adalah pisang goreng srikaya, sebuah camilan yang disukai banyak orang. Pisang goreng srikaya adalah pisang goreng kipas yang diisi dengan selai srikaya, yang dibuat dari campuran santan, telur, dan gula. Camilan ini memiliki tekstur renyah di luar dan lembut di dalam, dengan cita rasa manis dan gurih yang khas.
Pisang goreng srikaya mempunyai ciri khas yang berbeda dari pisang goreng biasa. Pisang yang digunakan adalah pisang kepok yang telah dipotong menjadi tiga lapisan dan kemudian digabungkan kembali menjadi satu. Pisang ini kemudian dicelupkan ke dalam adonan tepung yang sudah dicampur dengan wijen hitam dan putih, lalu digoreng hingga berwarna kecoklatan. Setelah matang, pisang goreng dipotong di tengahnya tanpa sampai putus, dan kemudian diolesi dengan selai srikaya yang kental dan beraroma. Pisang goreng srikaya siap dinikmati sebagai pendamping minuman kopi atau teh.
Jajanan ini merupakan salah satu kuliner khas dari Pontianak yang telah ada sejak zaman dahulu. Menurut seorang penjual, hidangan ini memiliki akar budaya Tionghoa yang telah lama mengakar di Pontianak. Selai srikaya, yang merupakan bagian dari hidangan tersebut, sebenarnya adalah hidangan khas Tionghoa yang biasanya disantap bersama roti. Namun, di Pontianak, selai srikaya diolah bersama pisang goreng, menghasilkan cita rasa yang unik dan menggugah selera.
Pisang goreng srikaya dapat ditemui di banyak lokasi di Pontianak, khususnya sepanjang Jalan Gajah Mada. Di sana, terdapat banyak warung yang menyajikan pisang goreng srikaya dengan berbagai merek terkenal seperti Viva, Sri Kaya Winny, Milenial, Borneo, dan sebagainya. Kisaran harga untuk pisang goreng srikaya bervariasi, mulai dari Rp 2.000 hingga Rp 5.000 per buah, tergantung pada ukuran dan kualitasnya. Umumnya, warung-warung ini buka mulai sore hingga malam hari, dan sering kali ramai oleh pengunjung yang ingin menikmati camilan khas Pontianak ini.
Jajanan khas ini merupakan sebuah hidangan yang wajib dicicipi saat mengunjungi Pontianak. Kombinasi rasanya yang manis, gurih, dan renyah cenderung membuat orang ketagihan dan ingin mencicipi lebih banyak lagi. Selain itu, pisang goreng srikaya juga cocok sebagai oleh-oleh, selama proses pengemasannya dilakukan dengan baik untuk mencegah kelembaban dan membuatnya menjadi lembek. Jadi, tunggu apa lagi? Ayo, nikmati pisang goreng srikaya khas Pontianak dan rasakan kenikmatannya!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Tag
Baca Juga
-
Ulasan Film Raatchasan: Mengungkap Pelaku Pembunuh Berantai Para Remaja
-
Ulasan Film The Invisible Guest: Menjebak Pengusaha Kaya Mengakui Kejahatannya
-
Film Perfect Number: Saat Guru Matematika Memanipulasi Kasus Pembunuhan
-
Ulasan Film 47 Ronin: Kisah Epik Pengorbanan dan Kesetiaan Para Samurai
-
Ulasan Film The Last Samurai: Perjuangan, Kehormatan, dan Pengorbanan
Artikel Terkait
-
7 Rekomendasi Nasi Goreng Semarang Terenak Mulai dari Babat hingga Pedas Menggila
-
Pedasnya Bikin Nagih, Ini 5 Kuliner Lombok yang Wajib Kamu Coba saat Liburan
-
Liburan ke Pemalang, Jangan Lupa Cicipi 5 Kuliner Legendaris Ini sebelum Hengkang
-
4 Kuliner Khas Magetan Ini yang Selalu Hadir di Meja Makan saat Lebaran
-
Wajib Coba! Bakso Seuseupan, Ikon Kuliner Lebaran Bogor Sejak 1984
Ulasan
-
Ulasan Film Paddington in Peru: Petualangan Seru si Beruang Cokelat!
-
Review Novel 'Makhluk Bumi': Jadi Alien demi Bertahan di Dunia yang Gila
-
Novel Larung: Kelanjutan Konflik dan Perjuangan Saman yang Kian Menegangkan
-
Urgensi Pendidikan Budi Pekerti Ki Hadjar Dewantara vs Krisis Rasa Bersalah
-
Menyelami Isu Gender, Kemanusiaan, dan Sosial Politik dalam Novel Saman
Terkini
-
Ada LANY hingga Hearts2Hearts, LaLaLa Festival 2025 Umumkan Daftar Lineup
-
Ada Romcom Hingga Fantasi, 8 Drama Korea yang Tayang di Bulan April
-
Kai EXO 'Adult Swim', Menyelam dalam Perasaan Cinta Tanpa Rasa Takut
-
Mengejutkan! Maarten Paes Kritik Taktik dari Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
-
Harga Emas Naik, Alarm Krisis Ekonomi di Depan Mata