Buat kamu pencinta tontonan pemacu adrenalin, film Korea The Negotiation tentang misi penyelamatan sandera ini agaknya patut kamu perhitungkan! Pasalnya, ada banyak adegan di The Negotiation yang bakal bawa kamu ke pekatnya ketegangan lewat aksi laga dari para pelakonnya, lho! Lantas bagaimana ya jalan cerita dari film ini?
The Negotiation sendiri adalah film asal Korea Selatan yang berkisah tentang seorang negosiator wanita bernama Ha Chae Youn (Son Ye Jin) yang suatu hari ditugasi menjadi negosiator dalam sebuah misi pembebasan sandera dari kasus penculikan yang dilakukan seorang mafia bernama Min Tae Gu (Hyun Bin).
Ha Chae Youn yang masih dalam suasana berkabung sebab kegagalan di misi sebelumnya itu, mesti berjibaku dengan keterbatasan waktu, juga dipaksa cepat memutar otak menghadapi sikap Tae Gu yang tak menentu. Di samping itu, Ha Chae Youn juga ditekan oleh tuntutan-tuntutan para atasan yang masih saja hendak mengambil keuntungan di situasi segenting itu.
Ulasan Film The Negotiation
The Negotiation memiliki alur cerita yang kuat, dialog yang natural dengan plot cerita yang dibuat runtut sehingga rangkaian konflik dalam film ini tak hanya seru diikuti, namun juga gampang dipahami. Film ini berhasil menaik-turunkan emosi penonton lewat sederet adegan negosiasi yang penuh kejutan.
Hidupnya kisah dalam film ini tentu tak lepas dari kemampuan akting para pemainnya. Mulai dari jajaran pemeran utama sampai figuran, semua tampil dengan performa terbaik mereka. Masing-masing mampu menyampaikan sisi emosional karakter yang dibawakan sehingga tak sulit bagi saya selaku penonton untuk ikutan bersimpati dan merasa tertular beragam emosi yang dimimikan oleh para pemain.
Sebagai pemeran utama, Hyun Bin berhasil membuktikan keserbagunaannya sebagai aktor. Aktingnya sebagai tokoh Min Tae Gu membuktikan kalau dirinya tak hanya piawai bawakan karakter protagonis, namun juga bisa menjelma jadi sosok kelam ala tokoh antagonis pada umumnya.
Son Ye Jin di sini pun berhasil mengimbangi lawan mainnya, ia keluarkan pesonanya lewat akting natural dan realistik sesuai karakter yang dimainkan.
Soal sinematografi, tune, suara, penempatan sampai pergerakan kamera dalam film ini berhasil mendramatisir suasana, membuat saya selaku penonton lagi-lagi terkoneksi dalam ketegangan yang terbangun di sepanjang jalan cerita.
Baca Juga
-
Seruan Tak Bertuan: Pekikan Gaib Usai Lantunan Ayat Suci
-
Seruan Tak Bertuan: Suara Ganjil di Keheningan Malam
-
Ulasan Film Hitman 2: Hadirkan Narasi dan Aksi Lebih Menantang!
-
Ulasan Film The Noisy Mansion, Misteri di Balik Teror Bising Dini Hari
-
Ulasan YADANG: The Snitch, Film Aksi Kriminal Korea Terbaik Sepanjang 2025
Artikel Terkait
Ulasan
-
Buku Sehat Setengah Hati, Cara Mudah Memperbaiki Pola Hidup
-
Film Jay Kelly: Sebuah Drama Komedi yang Hangat dan Mendalam
-
Tragedi Berdarah di Balik Kelamnya Janur Ireng: Sewu Dino The Prequel
-
Film Caught Stealing: Petaka Maut di Balik Titipan Kucing
-
Novel 'Makhluk Bumi': Sebuah Luka yang Dinormalisasi
Terkini
-
Internalized Misogyny: Ketika Perempuan Justru Melestarikan Ketimpangan
-
Usai Scarlett Johansson Mundur, Kathryn Hahn Dilirik Perankan Mother Gothel
-
Sastra, Mesir, dan Cinta yang Tak Kasatmata
-
5 Ide Outfit ala Bailey Sok ADP, Bikin Penampilanmu Jadi Pusat Perhatian!
-
Mesin Diam, Pelajaran Tak Pernah Usai