Novel Cake Shop karya Nana S. menghadirkan kisah yang segar dan menghibur tentang Zora Marjorie, seorang gadis muda yang terjebak dalam kegilaan remaja terhadap crush-nya, Marelio Alexander. Ketika Marelio menggunakan aplikasi premium untuk mendeteksi siapa saja yang mengunjungi profil Instagram-nya, Zora panik karena ia tidak lagi bisa stalking tanpa ketahuan. Dalam kepanikannya, Zora mendapatkan ide untuk menggunakan akun cake shop palsu demi tetap bisa memantau aktivitas Marelio.
Akun cake shop ini awalnya hanya dibuat untuk stalking, namun tidak disangka-sangka, akun tersebut menarik perhatian Ezio Arcello, yang menjadi pelanggan pertamanya. Pertemuan ini menjadi titik awal dari cerita menarik antara Zora dan Ezio. Novel ini tidak hanya berfokus pada kisah cinta remaja, tetapi juga menyoroti bagaimana Zora berjuang melawan rasa insecure dan menemukan jati dirinya di tengah situasi yang serba rumit.
Cerita dimulai dengan adegan Zora yang panik di apartemennya setelah mengetahui tentang aplikasi premium yang digunakan Marelio. Kepanikan Zora digambarkan dengan sangat realistis, membuat pembaca bisa merasakan ketegangan yang dialami tokoh utama. Penulis berhasil membangun suasana komedi yang kocak dan menyegarkan, terutama melalui interaksi Zora dengan Ezio yang sering kali mengundang tawa.
Ezio sendiri adalah karakter yang menarik, dengan sifat yang berbeda jauh dari Marelio. Kehadiran Ezio membawa warna baru dalam kehidupan Zora, yang membuatnya belajar banyak hal tentang kepercayaan diri dan arti sebenarnya dari cinta. Di sisi lain, Marelio digambarkan sebagai sosok yang diidam-idamkan namun justru menjadi pemicu perubahan besar dalam hidup Zora.
Novel ini juga menampilkan karakter pendukung seperti Netta, yang digambarkan sebagai sosok sempurna namun memiliki niat tersembunyi. Karakter-karakter dalam novel ini dibuat dengan kompleksitas yang cukup, membuat cerita semakin menarik untuk diikuti.
Menurut saya, Cake Shop adalah novel yang menawarkan paket lengkap: cerita yang ringan, humor yang segar, dan konflik yang tidak klise. Pengembangan karakter Zora dari seorang gadis yang insecure menjadi lebih percaya diri dan mandiri sangat menyentuh. Bahasa yang digunakan Nana S. juga mudah dipahami, meski kadang terkesan alay, tetapi itulah yang membuat novel ini terasa dekat dengan kehidupan remaja sehari-hari.
Secara keseluruhan, novel ini sangat menghibur dan mampu membangkitkan berbagai emosi pembaca, mulai dari tawa hingga haru. Cake Shop adalah bacaan yang cocok untuk siapa saja yang mencari hiburan ringan namun bermakna.
Baca Juga
-
Ulasan Novel Romansa Opium, Kejahatan, Kekuasaan, dan Cinta di Era Kolonial
-
Ulasan Novel Pusaka Candra: Kisah Politik, Mitos, dan Cinta Keraton Abad 17
-
Intrik Kuasa dan Cinta Terlarang dalam Novel Kaisar
-
Ulasan Sweet Disguise, Perjalanan Menguak Korupsi Lewat Penyamaran
-
Perjuangan Anak Berkebutuhan Khusus dalam Novel Senja di Sudut Rumah Sakit
Artikel Terkait
Ulasan
-
Menjalin Cinta yang Sehat di Buku Bu, Pantaskah Dia Mendampingiku?
-
Pandemi dan Teori Konspirasi di Novel Si Putih Karya Tere Liye
-
Membangun Kemandirian Emosional Lewat Buku Ternyata Bukan Kamu Rumahnya
-
Film Wildcat: Trope Klasik dalam Kemasan Modern yang Menegangkan!
-
Film Taneuh Kalaknat: Suguhkan Horor Found-Footage ala YouTuber
Terkini
-
Blacklist hingga Denda! Purbaya Tegaskan Sanksi Bagi Penerima LPDP yang Hina Negara
-
Gen Z dan Tradisi Ramadan yang Mulai Bergeser: Nilai Lama vs Gaya Baru
-
Setelah Affan Kurniawan, Pelajar Ini Menyusul Gugur di Tangan Aparat: Kapan Trauma Ini Berakhir?
-
Kritik Dibungkam atas Nama HAM: Salahkah Rakyat Menentang MBG?
-
Berulangnya Kekerasan Anak: Bukti Negara Absen di Level Daerah?