Jolotundo Edupark merupakan sebuah objek wisata cukup populer di Nganjuk, Jawa Timur, yang menawarkan berbagai pengalaman seru untuk mengisi waktu liburan akhir tahun.
Memiliki nuansa sejuk di tengah rimbunnya hutan pinus, Jolotundo Edupark tidak hanya berdiri sebagai objek wisata rekreasi tetapi juga dapat dijadikan sebagai destinasi wisata untuk melepaskan penat.
Berikut ini informasi lengkap mengenai Jolotundo Edupark yang dapat disimak sebelum datang langsung berkunjung ke lokasi wisatanya.
Daya Tarik Jolotundo Edupark
Berada di kawasan yang asri, Jolotundo Edupark menawarkan daya tarik utama sebagai tempat berkemah dengan beragam pilihan paket yang dapat disesuaikan dengan budget masing-masing pengunjung.
Adapun salah satu area yang menjadi favorit wisatawan untuk berkemah adalah di tepi sungai atau di antara pepohonan hutan pinus yang mampu memberikan pengalaman berkemah tak terlupakan.
Tidak hanya itu, di sela-sela waktu berkemah, wisatawan juga dapat mencoba berbagai aktivitas seru, seperti salah satunya adalah berendam di pemandian air alami.
Pengunjung dapat merasakan sensasi berenang dalam kolam alami yang memiliki kondisi air jernih sekaligus segar yang di sekelilingnya dihiasi panorama pegunungan.
Apabila senang berfoto-foto, maka Jolotundo Edupark juga menjadi salah satu destinasi wisata yang tidak boleh terlewatkan untuk dikunjungi karena di tempat berikut banyak sekali spot-spot foto yang Instagramable.
Salah satu spot foto tersebut adalah di antara pepohonan pinus yang rimbun hingga di tepian sungai yang mengalirkan air tenang.
Ragam aktivitas lain yang dapat dilakukan ketika berwisata di Jolotundo Edupark adalah mencoba wahana flying fox, mengunjungi mini zoo, hingga bermain outbound yang cocok sekali untuk kegiatan anak-anak.
Alamat, Jam Buka, dan Biaya Camping Jolotundo Edupark
Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Jolotundo Edupark dapat datang dari pukul 09.00 hingga 20.00 WIB di hari Minggu hingga Kamis. Sedangkan di hari Jumat dan Sabtu Jolotundo Edupark buka mulai dari pukul 09.00 hingga 22.00 WIB.
Adapun bagi yang ingin melakukan kegiatan camping di Jolotundo Edupark akan dikenakan biaya mulai dari Rp100.000 hingga Rp900.000 tergantung dengan tipe penginapan yang dipilih oleh wisatawan.
Namun, meskipun begitu, harga yang ditawarkan oleh Jolotundo Edupark rasanya sepadan dengan kenyamanan dan segala fasilitas yang akan didapatkan selama aktivitas berkemah.
Tertarik untuk menghabiskan waktu liburan akhir tahun nanti dengan berkemah di Jolotundo Edupark? Langsung saja kunjungi alamatnya yang ada di Plakat, Bajulan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Air Terjun Simempar, Wisata Alam Indah di Tengah Hutan Deli Serdang
-
Lau Mentar Canyon, Wisata Alam Gratis dengan View Air Terjun yang Menawan
-
Air Terjun Tarunggang, Pesona Wisata Alam di Deli Serdang
-
Pemandian Alam Banyu Biru, Spot Terbaik untuk Berenang di Kolam Alami
-
Teras Ciseupan, Spot Ngabuburit dan Buka Bersama di Kota Cimahi
Artikel Terkait
-
Tiga Hari Libur Lebaran, Kunjungan Wisatawan di Ancol Tembus 167 Ribu
-
Update Harga Tiket Lembang Park & Zoo Terbaru 2025: Jangan Sampai Kehabisan Tiket!
-
Wajib Coba! Bakso Seuseupan, Ikon Kuliner Lebaran Bogor Sejak 1984
-
Ancol Targetkan 660 Ribu Pengunjung Selama Libur Lebaran
-
Belasan Ribu Pengunjung Padati Kawasan Monas saat H+2 Lebaran 2025
Ulasan
-
Perjalanan Menemukan Kebahagiaan dalam Ulasan Novel The Burnout
-
Review The Dreaming Boy is a Realist: Ketika Jaga Jarak Justru Bikin Baper
-
Review Anime Solo Leveling Season 2, Sung Jin-Woo Semakin Overpower
-
Ulasan Manga Sesame Salt and Pudding: Potret Romantis Pernikahan Beda Usia
-
Ulasan Novel Notes from Underground: Memahami Pemikiran Eksistensialis
Terkini
-
4 Ide Outfit Nyaman ala Kim Seon Ho, Simple dan Effortless Chic!
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Makassar Lanjutkan Hegemoni Persepakbolaan Indonesia atas Vietnam
-
3 Rekomendasi Anime yang Cocok Ditonton Penggemar Solo Leveling
-
Kode Redeem Genshin Impact Hari Ini, Hadirkan Hadiah Menarik dan Seru
-
Pemain Timnas Indonesia Mulai Keluhkan Taktik Patrick Kluivert, Ada Apa?