Pertobatan Aryati merupakan buku kumpulan cerita pendek pilihan karya sastrawan Ahmadun Yosi Herfanda yang ditulis dalam kurun waktu 1991-2021.
Ciri khas karya-karya cerpenis yang pernah menjadi Ketua Komite Sastra Dewan Kesenian Jakarta (DKJ, 2009-2012) ini kental dengan tema sufistik-sosial-religius. Sebagian didasari kisah nyata, sebagian lain menggambarkan kondisi sosial yang terjadi di masyarakat.
Buku cerpen ini terdiri dari 15 judul cerita, yakni Percintaan Kepompong, Pertobatan Aryati, Tamu Tengah Malam, Berlindung di Bawah Payung yang Robek, Bulan Terkapar di Trotoar, Grafiti yang Menari, Hidung, Kiblat Mak Iyah, Ledakan di Rumah Emak, Mawar Biru untuk Novia, Perempuan Kecil Bermata Belati, Sayap-Sayap Ibu, Sebungkus Cinta untuk Alenda, Seorang Pelacur di Sebuah Masjid, dan Ombak Berdansa di Liquisa.
Cerpen Percintaan Kepompong mengisahkan tokoh aku yang sudah punya keluarga namun tetap menjalin hubungan dengan wanita masa lalunya. Keduanya kerap bertemu di penginapan dan hotel untuk masuk ke dalam selimut bareng seperti kepompong.
Sepuluh tahun lebih sosok aku menjalin hubungan di dalam selimut bersama wanita karier yang jelita itu. Namun, di dalam selimut keduanya tidak berbuat apa, hanya merasakan hangat tubuh dan lembut napas.
Hari-hari kulalui dalam percintaan ganda. Di rumah aku bercinta dengan istriku, berkasih sayang dengan anak-anakku, dan membangun kehidupan sakinah dengan mereka. Tetapi, di luar rumah, aku rindu untuk memasuki kepompong cinta kekasihku, memenuhi yang belum terpenuhi, mencintai yang belum dicintai. (Halaman 4).
Hingga pertanyaan seperti apakah kau tidak tertarik untuk menikmati keperawananku? Tak mengubah prinsip si aku untuk tetap menjaga kesucian kekasih masa lalunya itu.
"Siapa tidak ingin menikmati keperawanan gadis secantik kau? Tapi, tidak. Aku tidak ingin merampas hak suamimu. Siapa pun dia, kelak. Aku lebih suka menjaga kemurnian cinta kita!" (Halaman 5).
Begitulah. Dalam hati tokoh aku sebenarnya terlintas perasaan untuk menjadikan kekasihnya itu sebagai istri kedua yang sah. Mendadak rasa itu dilenyapkan ketika ia teringat wajah polos istrinya dan anak-anaknya yang tak berdosa. Ia tak sampai hati untuk menikahi kekasihnya. Ia tidak tega membayangkan keluarganya yang dibina selama sepuluh tahun lebih tiba-tiba tercerai-berai sebab pernikahan keduanya.
Membaca cerpen-cerpen Ahmadun Yosi Herfanda di dalam buku ini, menggiring kita kepada pencerahan yang terjadi seketika tanpa merasa digurui. Seperti pada cerpen Percintaan Kepompong ini, sosok suami tetap teguh pendirian untuk menjaga keutuhan keluarga tanpa harus memutus hubungan kekasih masa lalunya.
Dan di akhir kisah, kekasihnya itu dipercaya menjadi direktur perusahaan, sehingga sangat sibuk dan tidak ada waktu untuk tinggal dalam selimut lagi seperti kepompong.
Selamat membaca!
Identitas Buku
Judul: Pertobatan Aryati
Penulis: Ahmadun Yosi Herfanda
Penerbit: Republika Penerbit
Cetakan: I, Januari 2024
Tebal: 174 Halaman
ISBN: 978-623-279-221-0
Baca Juga
-
Puisi Pahlawan dan Tikus: Menyelami Kritik Sosial yang Sarat Spiritualitas
-
Surga Tersembunyi di Jalur Pantura Situbondo:Catatan Perjalanan ke Utama Raya Beach
-
Buku Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?: Teman Anak-Anak yang Kehilangan Ayah
-
Hal Baik Berakhir Baik: Bukan Sekadar Motivasi, tapi Teman Menenangkan Hati
-
Buku Tuhan Maha Asyik: Menikmati Perjalanan Spiritual Bersama Sujiwo Tejo
Artikel Terkait
-
Pengen Cuan? Simak Caranya di Buku Sukses Mengubah Waktu Luang Menjadi Uang
-
Cinta yang Dimulai dari Satu Kebohongan Manis dalam Novel One Sweet Lie
-
Ulasan Novel Sirah Cinta Tanah Baghdad, Perjuangan Cinta dan Pernikahan
-
3 Novel Indonesia Langka yang Siap Cetak Ulang dalam Waktu Dekat
-
Prabowo Posting Foto di Toko Buku India, Gibran Rakabuming Kena Sentil: Nyindir Wapres?
Ulasan
-
Belajar dari Iblis dan Maling? Seni Menang di Buku Jadilah yang Terbalik!
-
Review Serial The Hawk: Ketika Ambisi dan Ego Berbenturan di Lapangan Golf
-
Review Juno: Kisah Kehamilan Remaja yang Hangat dan Penuh Pelajaran Hidup
-
Magic Cat Leave the Trees, Please: Puisi Indah untuk Menyelamatkan Bumi
-
Waktu untuk Tidak Menikah dan Alasan yang Menyertainya
Terkini
-
Cegah Kusam! Ini 5 Night Cream Vitamin C untuk Kulit Tampak Cerah Merata
-
Elegan! Ini 7 Rekomendasi Merk Handuk yang Cocok Jadi Souvenir dan Hampers
-
Gaji Manajer Kopdes Ditanggung APBN: Di Mana Letak Skala Prioritas Negara?
-
Puisi Pahlawan dan Tikus: Menyelami Kritik Sosial yang Sarat Spiritualitas
-
Review Agent Kim Reactivated: Aksi Brutal yang Dibalut Kisah Keluarga