Lintang Siltya Utami | Oktavia Ningrum
Cuplikan Scene Mask Girl (IMDB)
Oktavia Ningrum

Serial Korea Mask Girl menjadi salah satu drama thriller psikologis paling mencolok dalam beberapa tahun terakhir. Diadaptasi dari Webtoon karya Mae Mi yang terbit pada 2018, serial ini bukan hanya menawarkan misteri dan kekerasan. Tetapi juga kritik sosial yang tajam tentang standar kecantikan dan luka pengasuhan yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Tayang di Netflix, Mask Girl langsung menarik perhatian karena alurnya yang brutal sekaligus emosional. Drama ini memperlihatkan bagaimana obsesi masyarakat terhadap penampilan fisik bisa menghancurkan kehidupan seseorang secara perlahan.

Sinopsis Mask Girl

Tokoh utamanya adalah Kim Mo-mi, perempuan biasa yang bekerja di perusahaan asuransi. Hidupnya tampak monoton: bangun pagi, berdesakan di kereta, bekerja di kantor, lalu pulang ke apartemen kecilnya. Namun di balik kehidupan yang tampak biasa itu, Mo-mi menyimpan identitas rahasia sebagai streamer internet bernama “Mask Girl”.

Dengan mengenakan topeng, Mo-mi menari dan melakukan siaran langsung di dunia maya. Identitas artifisial itu memberinya sesuatu yang tidak pernah ia dapatkan di dunia nyata: perhatian, pujian, dan rasa diinginkan.

Sejak kecil, Mo-mi sebenarnya memiliki mimpi menjadi penari terkenal. Tetapi impian itu perlahan hancur karena ia dianggap tidak cukup cantik menurut standar kecantikan Korea Selatan. Bahkan ibunya sendiri sering mengkritik wajahnya. Kalimat-kalimat yang terus merendahkan itu membentuk rasa rendah diri yang mengakar dalam dirinya.

Di sinilah Mask Girl terasa sangat relevan. Drama ini menunjukkan bahwa lookism bukan sekadar ejekan terhadap orang yang dianggap kurang menarik. Ia sudah menjadi sistem sosial yang diam-diam menentukan siapa yang layak dicintai, dihormati, bahkan didengar.

Meski demikian, Mo-mi juga bukan karakter yang sepenuhnya “korban”. Drama ini menarik karena berani menunjukkan sisi kontradiktif manusia. Mo-mi membenci diskriminasi terhadap dirinya, tetapi pada saat yang sama ia juga memandang rendah laki-laki yang tidak tampan. Luka yang dialaminya ternyata ikut melahirkan standar dan penilaian yang sama terhadap orang lain.

Konflik mulai memuncak ketika identitas Mask Girl diketahui oleh Ju Oh-nam, rekan kerjanya yang pendiam dan introvert akut. Oh-nam adalah sosok kesepian yang terobsesi pada Mo-mi. Ia jatuh cinta bukan pada manusia utuh, melainkan pada fantasi yang ia bangun sendiri.

Karakter Oh-nam menjadi salah satu bagian paling menyeramkan dalam serial ini. Ia bukan psikopat klasik yang penuh amarah, tetapi laki-laki kesepian yang tumbuh tanpa kemampuan membangun hubungan sehat. Bahkan untuk menatap wajah perempuan saja ia merasa takut. Hidupnya dipenuhi fantasi dan pelarian.

Ketika obsesinya berubah menjadi keinginan memiliki Mo-mi sepenuhnya, tragedi pun terjadi.

Kelebihan dan Kekurangan

Mask Girl menjadi thriller yang penuh darah, balas dendam, identitas palsu, dan trauma psikologis. Intensitas cerita meningkat drastis ketika Kim Kyung-ja, ibu Oh-nam, mulai mencari anaknya yang hilang. Sosok ibu ini menjadi representasi lain dari parenting yang toksik. Cinta berlebihan yang berubah menjadi posesif dan destruktif.

Drama ini juga unik karena Kim Mo-mi diperankan oleh tiga aktris berbeda sesuai fase hidupnya. Lee Han-byul memerankan Mo-mi muda sebelum operasi plastik, Nana menjadi Mo-mi setelah mengubah wajahnya, sementara Go Hyun-jung memerankan Mo-mi di masa tua saat mendekam di penjara.

Pergantian wajah ini bukan sekadar gimmick visual, melainkan simbol perubahan identitas dan usaha manusia melarikan diri dari dirinya sendiri.

Yang membuat Mask Girl berbeda dari thriller lain adalah keberaniannya membedah akar psikologis para tokohnya. Hampir semua karakter di drama ini adalah manusia yang terluka. Mereka mencari validasi, cinta, dan penerimaan dengan cara yang salah.

Drama ini juga menyindir budaya media sosial yang menciptakan identitas palsu. Di internet, Mo-mi bisa menjadi perempuan cantik yang dipuja ribuan orang. Namun di dunia nyata, ia tetap merasa kosong dan tidak berharga.

Pada akhirnya, Mask Girl bukan sekadar cerita pembunuhan dan misteri. Ia adalah potret masyarakat modern yang terlalu terobsesi pada penampilan. Dunia yang membuat banyak orang merasa harus menjadi “cantik”, “sempurna”, dan “diinginkan” agar layak dicintai.

Dan mungkin itulah bagian paling mengerikan dari serial ini: kisahnya terasa terlalu dekat dengan kenyataan.

Identitas Serial

  • Judul: Mask Girl
  • Tahun Rilis: 2023
  • Sutradara: Kim Yong-hoon
  • Jumlah Episode: 7 Episode
  • Genre: Dark Comedy, Thriller, Drama