Sekar Anindyah Lamase | Chairun Nisa
Novel Mysteri Theater (Dok. Pribadi/Chairun Nisa)
Chairun Nisa

Tahun 2026 ini, novel bergenre horor tumbuh subur layaknya jamur di musim hujan. Uniknya, tren horor masa kini tak lagi sekadar mengandalkan misteri yang mencekam; kini, banyak novel horor yang hadir dengan ilustrasi visual menawan, persis seperti novel-novel bergenre romance yang memanjakan mata.

Kali ini, saya ingin mengulas novel horor berjudul Mystery Theater karya Tarisa. Novel ini bukanlah tipe horor yang menyajikan hantu berdarah-darah, melainkan sebuah cerita yang membawa nilai moral mendalam tentang bagaimana memperlakukan orang lain serta pentingnya menjunjung tinggi hak asasi manusia.

Sinopsis

Cerita bermula pada tahun 2025, ketika sekelompok siswa SMA Genius hendak mengadakan latihan teater di sebuah gedung seni untuk peringatan Dies Natalis sekolah. Gedung teater tersebut sebenarnya sudah ditutup sejak tahun 2010.

Nebula dan Arkan, dua teman dekat yang sering terlibat dalam momen-momen manis penuh komedi, ditugaskan untuk membersihkan gedung tersebut.

Tanpa sengaja, mereka menemukan sebuah tiket pertunjukan teater tahun 2010 berjudul Mimpi yang Tak Tergapai. Saat memegang tiket itu, mereka melakukan perjalanan lintas waktu dan menyaksikan sisi kelam di balik panggung megah 15 tahun silam. Di sana, Nebula melihat tindakan penyiksaan tidak manusiawi yang dilakukan pelatih teater terhadap para siswa SMA.

Dalam perjalanan pulang, Nebula bertemu dengan Sakalingga di angkot. Tanpa disangka, tiket tersebut jatuh dan ditemukan oleh Sakalingga. Melalui Sakalingga, terungkaplah kisah tragis Teater Bayatera. Dua teman Sakalingga, yaitu Selina dan Albian, tewas akibat latihan yang sangat ekstrem; satu tewas karena kelelahan, dan yang lain jatuh tertimpa lampu sorot saat adegan peri terbang.

Meskipun banyak orang tidak percaya dengan kejadian tersebut, Nebula dan Arkan memutuskan untuk kembali ke masa lalu demi menyelamatkan Selina dan Albian, sekaligus mengusut sosok Pak Satya—pelatih teater yang kini telah menjadi orang kaya dengan sanggar teater miliknya sendiri.

Konflik dan Penyelesaian

Nebula berkali-kali mencoba kembali ke masa lalu untuk menyelamatkan Selina dan Albian, namun takdir seolah tak bisa diubah; mereka tetap tewas. Akhirnya, mereka menyadari bahwa kuncinya bukanlah mengubah masa lalu, melainkan mengungkap kebusukan Pak Satya di masa kini.

Bersama teman-teman basketnya, mereka berhasil menyusup ke rumah mewah Pak Satya dan mencuri berkas rahasia serta bukti transfer dana ilegal hasil korupsi sekolah. Sementara itu, di masa nyata, Arkan mengalami koma karena ia harus "tertinggal" di masa lalu demi menemani saat-saat terakhir Selina.

Pada akhirnya, mereka berhasil mengumpulkan orang-orang yang dulu sempat keluar dari SMA Genius karena menjadi korban eksploitasi Pak Satya. Ternyata, para siswa berprestasi penerima beasiswa dipaksa menjadi "mesin uang" dengan ancaman dikeluarkan jika target tidak tercapai. Berkat bukti-bukti yang valid dan kesaksian para korban, kepolisian segera meringkus kepala sekolah dan Pak Satya. 

Setelah semua misteri terungkap dan kejahatan Pak Satya terbongkar, arwah Selina akhirnya bisa tenang. Bahkan, arwahnya hadir di malam puncak Dies Natalis sekolah. Dalam sebuah momen yang mengharukan, arwah Selina merasuki tubuh Nebula sehingga ia mampu membawakan peran Putri Salju dengan sempurna di atas panggung, menebus kegagalan-kegagalan yang selalu terjadi saat latihan sebelumnya.

Tidak ada plot twist yang mengejutkan dalam cerita ini. Alurnya cenderung melaju mulus tanpa hambatan yang berarti, dan banyak kejadian yang terasa kurang logis karena terlalu kebetulan. Namun, sebagai karya penulis pemula, novel ini tetap layak diapresiasi. Saya merasa cukup terhibur dengan ceritanya yang sederhana, jelas, dan memiliki penyelesaian yang tuntas. Mystery Theater adalah bacaan yang menarik bagi mereka yang menyukai cerita horor dengan sentuhan kritik sosial. Jika bagian gaya bahasanya bisa dibuat lebih rapi dan matang lagi, karya ini tentu akan jauh lebih memikat.

Identitas Buku

Judul: Mystery Theater
Penulis: Tarisa
Penerbit: Romancious
Tahun Terbit: 2025
ISBN: 9786233103329