M. Reza Sulaiman | Ryan Farizzal
Poster film Alpha (IMDb)
Ryan Farizzal

Alpha, yang dirilis secara global pada 3 Juli 2026, merupakan entri ketujuh dalam YRF Spy Universe yang diproduksi oleh Aditya Chopra dan disutradarai oleh Shiv Rawail. Film ini menandai debut sang sutradara dalam feature film sekaligus menjadi karya laga pertama yang dipimpin oleh pahlawan perempuan dalam franchise tersebut. Dibintangi oleh Alia Bhatt sebagai Sita, didampingi oleh Sharvari, Anil Kapoor, serta Bobby Deol sebagai antagonis utama, Alpha menyajikan cerita origin seorang assassin yang dibesarkan sejak belia untuk menjadi senjata mematikan. Dengan durasi sekitar 140 menit, film ini menggabungkan aksi intens, elemen thriller, dan drama keluarga dalam konteks spionase tataran tinggi India.

Program Rahasia Alpha dan Ambisi Mematikan

Salah satu adegan di film Alpha (IMDb)

Cerita berpusat pada Sita, seorang gadis yang sejak kecil dilatih secara militer dan ketat oleh ayahnya, Fateh, sebagai bagian dari program rahasia bernama Alpha. Program ambisius ini bertujuan untuk menciptakan generasi baru prajurit dan assassin elite bagi India. Pada hari ulang tahunnya yang kedelapan belas, Sita menerima hadiah berupa misi pembunuhan pertamanya, sebuah kado yang mengubah perayaan manis menjadi ujian berdarah yang brutal.

Seiring berjalannya waktu, Sita mulai mempertanyakan tujuan sebenarnya dari program tersebut dan di tengah keraguannya, ia bertemu dengan assassin lain yang diperankan oleh Sharvari. Situasi ini memaksa keduanya untuk menyingkirkan ego dan bersatu menghadapi musuh yang sama. Konflik mencapai puncaknya ketika hubungan ayah dan anak diuji oleh pengkhianatan berlapis serta butanya ambisi kekuasaan. Anil Kapoor tampil memerankan sosok penting dalam jaringan intelijen, sementara cameo dari Hrithik Roshan sebagai Kabir sukses menambah nilai crossover yang apik dengan film-film pendahulu di semesta laga ini.

Review Film Alpha

Salah satu adegan di film Alpha (IMDb)

Secara visual, Alpha memanfaatkan lokasi syuting yang eksotis di Mumbai, Kashmir, dan Spanyol untuk menciptakan rentetan adegan aksi yang dinamis. Sinematografinya menonjolkan koreografi pertarungan tangan kosong, kejar-kejaran kendaraan, dan operasi undercover dengan gaya modern yang banyak dipengaruhi oleh film aksi Barat seperti John Wick atau Atomic Blonde. Meski begitu, film ini tetap mempertahankan sentuhan khas Bollywood melalui letupan emosi keluarga yang dramatis.

Alia Bhatt tampil sangat meyakinkan dalam transformasi fisiknya. Ia berhasil menunjukkan ketangguhan murni sekaligus kerapuhan emosional Sita di saat yang bersamaan. Sharvari melengkapinya dengan chemistry yang kuat, sementara Bobby Deol menghadirkan sosok antagonis yang karismatik dan sangat mengintimidasi setiap kali ia muncul di layar. Skor musik yang menghentak dan penyuntingan aksi yang presisi sangat mendukung ketegangan di sepanjang durasi tayang, meskipun plot utamanya masih memiliki beberapa elemen yang cukup dapat diprediksi khas spy thriller.

Duel Emosional dan Momen Definitif

Di tengah misi yang sangat krusial, salah satu adegan paling dramatis muncul ketika Sita terlibat perselisihan emosional dengan sang ayah. Setelah mengetahui rahasia gelap di balik perumusan program Alpha, Sita menghadapi Fateh dalam sebuah duel mematikan yang tidak hanya menguras tenaga fisik, tetapi juga psikologis. Adegan ini dipenuhi dengan lontaran dialog yang menusuk relung hati. Bobby Deol menyampaikan ambisinya dengan intensitas luar biasa, sementara Alia Bhatt menampilkan raut perjuangan batin antara menjaga loyalitas darah dan menegakkan keadilan.

Ketegangan tersebut mencapai klimaks ketika Sita dihadapkan pada pilihan sulit antara menghentikan nyawa ayahnya atau membiarkan program tersebut menghancurkan lebih banyak pihak. Adegan ini dikemas dengan pencahayaan dramatis dan close-up yang menangkap setiap detail ekspresi wajah, membuat penonton ikut merasakan konflik moral secara mendalam. Ini bukan sekadar laga pamer otot biasa, melainkan eksplorasi tema pengkhianatan keluarga yang kuat sehingga memberikan bobot emosional pada sebuah karya yang dominan akan aksi.

Adegan yang paling membekas di benak setelah menonton film ini justru terletak pada misi pertama Sita. Bobby Deol mengajak putrinya ke sebuah restoran mewah, memberinya sebuah kartu kunci, dan dengan nada yang teramat tenang memerintahkan sang putri untuk mengeksekusi target di dalam kamar hotel. Transisi dari momen intim seorang ayah dan anak menuju kekerasan berdarah dingin ini terasa sangat powerful. Alia Bhatt mengeksekusi adegan tersebut dengan perpaduan rasa takut, determinasi, dan profesionalisme yang baru saja mekar, disertai sorotan tajam pada tato Alpha yang menjadi simbol penting sepanjang cerita. Adegan ini menjadi sangat ikonik karena sukses menggabungkan ketegangan psikologis dengan inisiasi pembunuhan yang brutal. Momen definitif ini secara paripurna mencerminkan tema utama film, yakni tingginya harga dari sebuah ambisi dan pelatihan yang ekstrem.

Pada akhirnya, Alpha berhasil menghadirkan hiburan berkualitas premium bagi para penggemar laga dan genre spy. Kekuatan utamanya jelas terletak pada performa sang aktris utama dan nilai produksi YRF yang selalu megah. Meski alur ceritanya mengadopsi formula klasik dengan elemen revenge, alliance tak terduga, dan rentetan twist, film ini tetap sangat engaging berkat pacing yang melaju cepat dan suguhan visual yang memukau. Beberapa adegan ledakan mungkin terasa berlebihan akibat polesan CGI, tetapi chemistry antarkarakter sukses memberikan kedalaman yang menutupi celah tersebut. Bagi Anda yang menyukai seri Pathaan atau Tiger, Alpha menawarkan perspektif segar melalui sudut pandang jagoan perempuan. Film ini sudah tayang dan sangat mudah Anda temukan di jaringan bioskop favorit seperti CGV maupun Cinépolis, lengkap dengan pilihan dubbing atau subtitle. Alpha bukan sekadar film aksi semata, melainkan sebuah pernyataan berani tentang kekuatan, krisis identitas, dan pilihan moral di kerasnya dunia spionase. Dengan klasifikasi usia untuk penonton dewasa, karya ini sangat pantas dinikmati di layar lebar.

Rating pribadi: 7.8/10.