Bagaimana jika seseorang yang seumur hidupnya hanya menjadi bawahan tiba-tiba mendapatkan kesempatan untuk hidup kembali sebagai cucu keluarga konglomerat? Premis inilah yang menjadi daya tarik utama Reborn Rich, drama Korea yang memadukan fantasi dengan kisah perebutan kekuasaan dan balas dendam dalam dunia para chaebol.
Drama ini mengisahkan Yoon Hyun Woo, seorang sekretaris yang telah mengabdikan lebih dari satu dekade hidupnya untuk keluarga Soonyang. Namun, loyalitasnya tidak menyelamatkannya ketika ia dituduh melakukan penggelapan dan kemudian dibunuh. Ia terbangun di masa lalu saat tahun 1980-an dalam tubuh Jin Do Jun, cucu bungsu keluarga Soonyang.
Dengan pengetahuan tentang masa depan dan akses terhadap kekayaan yang sebelumnya tidak pernah ia miliki, Do Jun akhirnya mendapatkan kesempatan untuk mengubah takdirnya. Lantas, apakah Reborn Rich berhasil menyuguhkan kisah balas dendam yang memuaskan? Simak ulasan lengkapnya.
Dari Karyawan Biasa Menjadi Pewaris
Menurut saya, daya tarik utama Reborn Rich terletak pada fantasi sederhana yang menjadi dasar ceritanya. Dalam kehidupan sebelumnya, Yoon Hyun Woo adalah seorang karyawan biasa yang bahkan lebih mirip budak bagi keluarga Soonyang.
Kelahiran kembali sebagai Jin Do Jun mengubah semuanya. Ia mendapatkan sesuatu yang sebelumnya tidak pernah ia miliki, yaitu privilese. Ia memiliki akses terhadap pendidikan, uang, informasi, dan jaringan kekuasaan sejak kecil. Ia tidak perlu lagi bekerja keras untuk masuk ke dalam dunia orang-orang kaya karena sejak lahir ia sudah menjadi bagian dari dunia tersebut.
Ketika Pengetahuan tentang Masa Depan Menjadi Senjata
Bagian paling menyenangkan dari Reborn Rich adalah melihat bagaimana Do Jun memanfaatkan pengetahuannya untuk menghadapi keluarga Soonyang. Ia mengetahui berbagai peristiwa besar yang akan terjadi, termasuk krisis keuangan, perkembangan teknologi, hingga perubahan dalam industri hiburan.
Penonton kemudian diajak menyaksikan permainan yang menarik. Do Jun menyusun strategi dari setiap tindakannya dengan cukup rapi. Ia tahu kapan harus berinvestasi, kapan harus menunggu, dan kapan harus memanfaatkan ambisi orang-orang di sekitarnya.
Bagi saya, inilah yang membuat konflik bisnis dalam Reborn Rich terasa lebih menarik daripada sekadar perebutan warisan.
Balas Dendam dan Harga yang Harus Dibayar
Pada awalnya, tujuan Do Jun adalah membalas dendam kepada keluarga Soonyang. Ia ingin menghukum orang-orang yang membunuhnya dan mengambil kembali kendali atas hidupnya. Namun, semakin jauh cerita berjalan, semakin terlihat bahwa balas dendam tidak selalu memberikan kepuasan yang diharapkan.
Untuk mendapatkan kekuasaan, Do Jun harus masuk semakin jauh ke dalam dunia yang sebelumnya ia benci. Ia harus menggunakan logika yang sama dengan orang-orang yang ingin ia kalahkan, yakni uang, strategi, manipulasi, dan perebutan kekuasaan. Ia memang mendapatkan kehidupan baru, tetapi kehidupan tersebut tidak sepenuhnya bebas. Do Jun masih terikat pada masa lalu. Ia terus hidup dengan ingatan tentang kematiannya dan orang-orang yang mengkhianatinya.
Kesempatan kedua yang ia dapatkan pada akhirnya tidak benar-benar menjadi awal yang baru. Ia justru membawa seluruh luka dari kehidupan sebelumnya ke dalam kehidupan yang baru.
Ketika Ending Tidak Sejalan dengan Ekspektasi
Sayangnya, menurut saya, kekuatan cerita ini mulai terganggu oleh bagian ending. Setelah membangun konflik selama sebagian besar episode, ending Reborn Rich terasa cukup kontroversial bagi banyak penonton.
Perubahan arah cerita membuat sebagian penonton merasa bahwa perjalanan Do Jun dan berbagai konflik yang telah dibangun sebelumnya tidak mendapatkan penyelesaian yang memuaskan.
Subplot romantis antara Do Jun dan Seo Min Young juga terasa tidak sekuat konflik keluarga dan bisnisnya. Padahal, Reborn Rich sudah memiliki konflik utama yang sangat kuat tanpa perlu terlalu bergantung pada kisah cinta.
Meski memiliki beberapa kelemahan, Reborn Rich tetap layak ditonton secara perlahan karena kekuatan cerita, konflik keluarga, dan permainan kekuasaannya mampu membuat penonton terus penasaran hingga akhir.
Baca Juga
-
Seoul Busters: Komedi tentang Polisi Gagal dan Kekacauan Unit Kriminal
-
Sibuk Membangun, Lupa Membenahi: Perlukah Universitas Republik Indonesia?
-
Korupsi Pakan KBS: Saat Keserakahan Manusia Merampas Hak Satwa
-
Ulasan Cafe Minamdang: Penyamaran Dukun Palsu Bongkar Aksi Kejahatan
-
Prabowo Ngaku Diserang karena MBG: Salah Kaprah Pemimpin Memahami Kritik
Artikel Terkait
Ulasan
-
Review The Eyes: Drama Thriller Mencekam tentang Misteri Kematian si Kembar
-
Review Anna: Drama yang Membuktikan bahwa Kebohongan Tak Membawa Ketenangan
-
Review Cek Khodam: Komedi Horor yang Telat Menunggangi Momentum Tren Viral
-
Dubliners: Kisah 15 Cerpen yang Mengungkap Sisi Gelap Kehidupan Dublin
-
Melihat Wajah Asli Jakarta Lewat Buku Tiada Ojek di Paris Karya Seno Gumira Ajidarma
Terkini
-
#KaburAjaDulu Ramai Lagi: Pelarian atau Strategi Mencari Masa Depan Aman?
-
4 Night Cream dengan Bakuchiol untuk Kulit Tetap Awet Muda di Usia 40-an
-
5 Rekomendasi Body Wash Green Tea, Ampuh Usir Penat dan Bikin Tubuh Rileks
-
Lamine Yamal Raih Gelar Piala Dunia, Era Baru Dunia Sepak Bola Telah Dimulai
-
Eks Dirut KBS Korupsi Pakan Hewan Rp10,2 Miliar: Saat Manusia Lebih Buas dari Predator