Usai One Piece, Netflix Dilaporkan akan Garap Film Live Action Gundam

Hayuning Ratri Hapsari | Anggia Khofifah P
Usai One Piece, Netflix Dilaporkan akan Garap Film Live Action Gundam
Gundam (X/DiscussingFilm)

Proyek film live-action Gundam akhirnya kembali menemukan rumahnya. Setelah melalui perjalanan panjang dan berliku sejak pertama kali diumumkan, adaptasi layar lebar dari salah satu waralaba anime paling berpengaruh sepanjang masa ini dilaporkan akan didistribusikan oleh Netflix. Informasi tersebut dikutip dari laporan What's on Netflix, meski hingga kini pihak Netflix dan Legendary Entertainment belum memberikan pernyataan resmi.

Film live-action Gundam pertama kali diumumkan pada Juli 2018, ketika Netflix bekerja sama dengan Legendary Pictures untuk mengembangkan proyek ambisius ini. Pada tahap awal, detail mengenai film tersebut masih sangat terbatas. Baru pada April 2021, Netflix mengonfirmasi bahwa Jordan Vogt-Roberts, sutradara Kong: Skull Island, akan mengarahkan film ini, lengkap dengan perilisan concept art yang memicu antusiasme penggemar.

Rencana produksi sempat dijadwalkan dimulai pada 2023, namun berbagai kendala membuat proses tersebut tertunda. Pada Oktober 2024, proyek ini bahkan sempat dilaporkan tidak lagi dilanjutkan oleh Netflix. Di fase tersebut, terjadi perubahan besar di balik layar, termasuk keluarnya Jordan Vogt-Roberts dari kursi sutradara. Posisi tersebut kemudian diisi oleh Jim Mickle, kreator dan sutradara serial Sweet Tooth, yang juga dikenal memiliki hubungan kerja sebelumnya dengan Netflix.

Meski sempat kehilangan jejak, perkembangan proyek kembali mencuat sepanjang 2025. Dua nama besar Hollywood mulai dikaitkan dengan film ini, yakni Sydney Sweeney dan Noah Centineo. Sweeney resmi bergabung pada April 2025, sementara Centineo dilaporkan tengah dalam tahap pembicaraan pada November di tahun yang sama. Kini, keduanya dipastikan akan membintangi film live-action Gundam tersebut.

Jim Mickle tidak hanya bertindak sebagai sutradara, tetapi juga sebagai penulis naskah sekaligus produser. Ia memproduksi film ini bersama Linda Moran melalui perusahaan mereka, Nightshade. Noah Centineo juga turut berperan sebagai produser bersama Enzo Marc. Proyek ini dikembangkan oleh Legendary Entertainment bekerja sama dengan pemilik waralaba Gundam, Bandai Namco Filmworks.

Dari sisi produksi, film ini dijadwalkan mulai syuting paling cepat pada Maret 2026 dan berlangsung hingga sekitar Juni. Australia dan Inggris disebut sebagai lokasi utama pengambilan gambar, meski jadwal dan lokasi tersebut masih dapat berubah, mengingat proyek ini sebelumnya juga pernah mengalami penundaan. Netflix sendiri disebut berhasil memenangkan proses bidding untuk hak distribusi film ini.

Meski detail cerita masih dirahasiakan, film ini akan menjadi adaptasi live-action layar lebar pertama dalam semesta Gundam. Sebelumnya, Gundam memang pernah diadaptasi ke format live-action melalui film televisi G-Saviour pada 1999, yang ditayangkan di TV Asahi untuk memperingati 20 tahun Mobile Suit Gundam. Namun, proyek terbaru ini digadang-gadang sebagai langkah besar pertama Gundam ke ranah film live-action berskala internasional.

Sebagai waralaba, Gundam memiliki sejarah panjang sejak debutnya lewat Mobile Suit Gundam pada 1979, karya Yoshiyuki Tomino. Serial ini memelopori subgenre mecha, dengan kisah peperangan antariksa yang melibatkan mobile suit, robot humanoid raksasa yang digunakan sebagai senjata utama. Berlatar di era Universal Century, konflik antara Bumi dan koloni luar angkasa menjadi tema sentral yang terus dikembangkan dalam berbagai lini cerita.

Hingga kini, Gundam telah melahirkan lebih dari 80 serial dan film animasi, serta menjadi kekuatan besar dalam industri merchandise dengan pendapatan tahunan ratusan juta dolar.

Netflix sendiri bukan pemain baru dalam semesta Gundam. Platform ini sebelumnya telah melisensi sejumlah seri klasik untuk periode tertentu, serta merilis judul eksklusif seperti Mobile Suit Gundam: Hathaway dan Gundam: Requiem for Vengeance.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak