Sinopsis Ghost in the Cell, Film Horor Komedi Paling Berani Joko Anwar

Hayuning Ratri Hapsari | Yas Julia
Sinopsis Ghost in the Cell, Film Horor Komedi Paling Berani Joko Anwar
Poster Film Ghost In The Cell (Instagram/jokoanwar)

Industri perfilman Indonesia kembali diramaikan oleh gebrakan terbaru dari Joko Anwar. Sutradara sekaligus penulis yang dikenal berani mengeksplorasi tema-tema gelap ini siap menghadirkan karya horor komedi terbarunya berjudul Ghost in the Cell. Film produksi Come and See Pictures ini dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia pada April 2026.

Menariknya, sebelum menyapa penonton Tanah Air, Ghost in the Cell sudah lebih dulu mencuri perhatian publik internasional lewat penayangan perdananya di Berlin International Film Festival 2026. Capaian ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri sekaligus menambah ekspektasi tinggi terhadap film tersebut.

Trailer resmi film ini telah dibagikan langsung oleh Joko Anwar melalui akun Instagram pribadinya pada 23 Februari 2026. Dalam cuplikan berdurasi 2 menit 32 detik itu, penonton langsung disuguhi atmosfer penjara yang gelap, lembap, dan penuh ketegangan.

Uniknya, suasana mencekam tersebut dipadukan dengan lagu anak-anak “Cicak-Cicak di Dinding” yang justru menambah kesan ironis sekaligus menyeramkan. Perpaduan elemen horor dan komedi terasa kental, memperlihatkan ciri khas Joko Anwar yang selalu berhasil memainkan emosi penonton.

Sinopsis Ghost in The Cell 

Film ini mengambil latar di Lapas Labuhan Angsana, sebuah penjara dengan kondisi keras dan penuh tekanan. Para narapidana di sana harus menjalani hari-hari berat, mulai dari penindasan oknum pejabat lapas hingga kekerasan antar sesama tahanan. Hidup di balik jeruji besi bukan hanya soal menjalani hukuman, tetapi juga soal bertahan dari ancaman yang datang dari segala arah.

Situasi semakin mencekam ketika seorang napi baru masuk ke dalam lapas tersebut. Sejak kedatangannya, satu per satu narapidana mulai meninggal dunia dengan cara yang mengenaskan dan tidak masuk akal. Desas-desus tentang kehadiran makhluk tak kasatmata pun mulai menyebar.

Teror itu ternyata berkaitan dengan “aura negatif”. Hantu dalam cerita ini digambarkan memburu orang-orang yang dipenuhi emosi buruk, kebencian, dan niat jahat. Ketakutan pun berubah menjadi kepanikan semua orang. Para napi yang sebelumnya terbiasa dengan kekerasan mendadak berlomba-lomba berbuat baik demi menjaga aura mereka tetap positif.

Di sinilah unsur komedi mulai terasa. Bayangkan para tahanan yang sebelumnya saling bermusuhan, tiba-tiba saling membantu, berbagi makanan, hingga berusaha menahan amarah demi menghindari maut. Situasi absurd tersebut menghadirkan humor segar di tengah cerita yang gelap.

Namun, seiring berjalannya waktu, para napi menyadari satu hal penting, ancaman terbesar bukan hanya hantu, tetapi juga sistem yang menindas mereka. Kesadaran itu memicu persatuan. Mereka memahami bahwa untuk tetap hidup, mereka harus bersatu, melawan ketidakadilan, dan menghadapi teror gaib secara bersama-sama.

Deretan Pemain Bertabur Bintang

Daya tarik Ghost in the Cell semakin kuat dengan hadirnya jajaran aktor papan atas Indonesia. Nama-nama seperti Abimana Aryasatya, Tora Sudiro, Rio Dewanto, Lukman Sardi, Morgan Oey, hingga Marissa Anita turut meramaikan film ini. Kombinasi aktor senior dan generasi muda diprediksi akan menghadirkan dinamika karakter yang kuat dan berlapis.

Kehadiran aktor komedi seperti Aming dan Tora Sudiro juga semakin menegaskan nuansa horor komedi yang diusung. Sementara aktor-aktor dengan pengalaman di film drama dan thriller diyakini mampu memperkuat sisi emosional dan ketegangan cerita.

Jadwal Tayang Ghost in The Cell 

Melalui Ghost in the Cell, Joko Anwar tampaknya tidak hanya ingin menakuti penonton, tetapi juga menyentil realitas sosial. Latar penjara menjadi simbol ruang tertekan yang sarat konflik kekuasaan, ketidakadilan, dan perjuangan bertahan hidup. Konsep “aura negatif” yang diburu hantu terasa seperti metafora tentang bagaimana kebencian dan kekerasan bisa menghancurkan manusia dari dalam.

Dengan jadwal tayang pada 16 April 2026, film ini berpotensi menjadi salah satu tontonan paling dinanti tahun ini. Perpaduan horor, komedi, kritik sosial, serta deretan pemain ternama membuat Ghost in the Cell layak masuk daftar wajib tonton.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak