Entertainment
Belum Setahun Debut, AHOF Disebut Siap Perpanjang Kontrak hingga 7 Tahun
Grup rookie K-pop AHOF tengah menjadi sorotan setelah muncul kabar mengenai rencana perpanjangan kontrak. Meski baru debut kurang dari satu tahun, grup ini dikabarkan sedang dalam pembahasan untuk memperpanjang masa aktivitas mereka hingga total tujuh tahun.
Dikutip dari Soompi, laporan media menyebutkan bahwa kesembilan anggota AHOF sepakat untuk menambah durasi kontrak mereka dengan F&F Entertainment. Awalnya, kontrak eksklusif mereka berdurasi empat tahun, namun kini sedang dibahas penambahan tiga tahun lagi. Jika terealisasi, total kontrak mereka akan mencapai tujuh tahun, yang merupakan durasi standar bagi banyak grup idol di industri K-pop.
Menanggapi kabar tersebut, F&F Entertainment tidak memberikan konfirmasi penuh, tetapi menyatakan bahwa diskusi sedang berlangsung secara positif. Agensi juga menegaskan bahwa mereka akan memberikan informasi resmi setelah semua detail disepakati.
AHOF sendiri merupakan grup beranggotakan sembilan orang, yaitu Steven, Seo Jungwoo, Cha Woongki, Zhang Shuaibo, Park Han, JL, Park Juwon, Chihen, dan Daisuke. Mereka terbentuk melalui program survival Universe League dan resmi debut pada 1 Juli tahun lalu dengan mini album pertama berjudul WHO WE ARE.
Sebagai grup yang lahir dari program survival, AHOF mengikuti struktur umum di industri K-pop, di mana para anggota berasal dari agensi berbeda, sementara aktivitas grup dikelola oleh satu perusahaan utama yang memegang hak kekayaan intelektual. Model ini sering kali membuat grup semacam ini memiliki masa aktif terbatas karena perbedaan kepentingan antar agensi.
Oleh karena itu, wacana perpanjangan kontrak hingga tujuh tahun menjadi hal yang cukup mengejutkan. Banyak pengamat industri menilai langkah ini sebagai sesuatu yang tidak biasa, mengingat sebagian besar grup hasil survival biasanya hanya aktif dalam jangka waktu singkat sebelum akhirnya bubar atau mengalami perubahan formasi.
Namun, fenomena ini juga dianggap sebagai cerminan dari popularitas AHOF yang terus meningkat. Sejak debut, grup ini menunjukkan performa yang mengesankan, baik dari segi penjualan album maupun pencapaian di berbagai ajang penghargaan.
Mini album pertama mereka mencatat penjualan lebih dari 360.000 kopi pada minggu pertama, sementara mini album kedua bertajuk The Passage melampaui angka tersebut dengan hampir 390.000 kopi.
Selain itu, AHOF juga meraih sejumlah penghargaan penting, termasuk empat trofi dalam ajang D Awards ke-2 pada Februari lalu. Pencapaian tersebut semakin mengukuhkan posisi mereka sebagai salah satu grup rookie yang patut diperhitungkan di industri K-pop saat ini.
Keberhasilan ini menjadi salah satu faktor utama yang mendorong pembahasan kontrak jangka panjang. Bagi agensi, mempertahankan grup dengan performa stabil tentu menjadi langkah strategis untuk memaksimalkan potensi bisnis dan memperkuat brand di pasar global. Sementara bagi para anggota, perpanjangan kontrak memberikan stabilitas karier dan kesempatan untuk berkembang bersama sebagai satu tim.
Reaksi penggemar yang dikenal dengan sebutan FOHA pun cenderung positif. Banyak yang menyambut baik kabar ini karena memberikan harapan bahwa AHOF tidak akan menjadi grup sementara seperti kebanyakan hasil program survival.
Jika rencana ini benar-benar terealisasi, AHOF berpotensi menjadi salah satu grup pertama dari program survival yang berhasil mempertahankan formasi lengkap dalam jangka panjang.
Meskipun demikian, proses negosiasi masih berlangsung dan belum mencapai tahap final. Semua pihak, termasuk anggota dan agensi masing-masing, masih terus berdiskusi untuk mencapai kesepakatan terbaik.