Entertainment
Sorachi Umumkan Rilis Manga Baru April Ini, 7 Tahun Setelah Gintama Tamat
Setelah cukup lama tidak merilis serial baru, kreator legendaris di balik Gintama, Hideaki Sorachi, akhirnya siap kembali dengan karya terbarunya yang berjudul 2-Nen B-Gumi Yusha Destroyers. Manga ini dijadwalkan mulai terbit pada edisi 20 April di Weekly Shonen Jump, menandai proyek serialisasi pertamanya sejak berakhirnya Gintama pada tahun 2019.
Kembalinya Sorachi ini menjadi momen yang sangat dinantikan, mengingat sudah sekitar tujuh tahun sejak ia terakhir kali menghadirkan karya serial baru. Dalam dunia manga yang sangat kompetitif, kehadiran kembali seorang kreator besar seperti Sorachi tentu membawa ekspektasi tinggi, baik dari pembaca lama maupun generasi baru.
Manga 2-Nen B-Gumi Yusha Destroyers sendiri masih menyimpan banyak misteri terkait alur ceritanya. Namun, laporan dari Anime News Network menyebutkan bahwa kisahnya akan melibatkan sosok raja iblis yang terusir dari kastilnya oleh seorang pahlawan.
Visual perdana yang telah dirilis juga mengisyaratkan latar sekolah dengan nuansa komedi dan aksi khas Sorachi. Gaya penceritaan ini sejalan dengan reputasinya yang dikenal mampu memadukan humor absurd dengan adegan aksi yang intens.
Selain karya Sorachi, Weekly Shonen Jump juga akan menghadirkan dua serial baru lainnya pada bulan April. Karya pertama berjudul Roku no Okashina Ie oleh Atsushi Nakamura yang dijadwalkan rilis pada 6 April, diikuti oleh Natsu to Hotarukago karya Masayoshi Satosho pada 13 April.
Karier Hideaki Sorachi sendiri dimulai sejak tahun 2002 melalui manga one-shot berjudul Dandelion, yang mendapatkan honorable mention dalam ajang Tenkaichi Manga Award dan kemudian diterbitkan di Weekly Shonen Jump. Setelah itu, ia merilis karya lain sebelum akhirnya mencapai kesuksesan besar lewat Gintama, yang mulai diserialisasikan pada akhir 2003.
Gintama dikenal luas sebagai salah satu manga paling berpengaruh dengan perpaduan genre science fiction, komedi, dan drama sejarah. Popularitasnya terbukti dari jumlah peredaran yang melampaui puluhan juta kopi, serta berbagai adaptasi seperti anime, film layar lebar, hingga live action. Kesuksesan ini menjadikan Sorachi sebagai salah satu nama besar di industri manga Jepang.
Menariknya, momentum kembalinya Sorachi juga bertepatan dengan berbagai proyek lain yang sedang berlangsung. Salah satunya adalah adaptasi anime dari Dandelion, karya debutnya, yang akan tayang secara global di Netflix mulai 16 April. Anime ini akan terdiri dari tujuh episode dan menghadirkan cerita yang diperluas dari versi one-shot aslinya.
Kehadiran adaptasi Dandelion ini sekaligus menjadi kesempatan bagi penggemar untuk melihat kembali akar kreativitas Sorachi, sekaligus membandingkannya dengan karya terbarunya. Dalam beberapa pernyataan, Sorachi bahkan mengungkapkan rasa uniknya terhadap proyek tersebut, mengingat ia jarang meninjau kembali karya debutnya sendiri.
Dengan berbagai proyek yang berjalan bersamaan, mulai dari manga baru hingga adaptasi anime, tahun ini bisa disebut sebagai momen kebangkitan bagi Hideaki Sorachi. Para penggemar kini memiliki banyak hal untuk dinantikan, sekaligus peluang untuk menyaksikan evolusi karya dari salah satu kreator paling ikonik di dunia manga.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS