Entertainment

Ibu Aijing A2O LITE Minta Maaf soal Dugaan Tunggakan Gaji Karyawan

Ibu Aijing A2O LITE Minta Maaf soal Dugaan Tunggakan Gaji Karyawan
Aijing A2O LITE (soompi.com)

Anggota girl group pendatang baru A2O LITE, Aijing, menjadi sorotan setelah muncul dugaan bahwa perusahaan pendidikan yang dikelola orang tuanya tidak membayar gaji karyawan. Menanggapi kontroversi tersebut, ibu Aijing akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dan mengakui adanya keterlambatan pembayaran upah. Ia juga menegaskan bahwa putrinya tidak terlibat dalam persoalan bisnis tersebut.

Menurut laporan media Tiongkok pada 14 Oktober 2026, ibu Aijing mengunggah pernyataan melalui platform Weibo untuk menanggapi tuduhan yang beredar. Dalam pernyataannya, ia mengakui bahwa kegagalannya membayar kewajiban tepat waktu merupakan kesalahan yang harus dipertanggungjawabkan, terlepas dari kondisi bisnis yang dihadapinya.

"Saya dengan tulus meminta maaf atas kekhawatiran yang saya timbulkan terkait persoalan belakangan ini," tulisnya. Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada pihak-pihak yang mengalami kerugian akibat masalah tersebut.

Ibu Aijing menjelaskan bahwa dirinya pernah menjalankan bisnis di sektor pendidikan. Namun, kondisi keuangan perusahaan memburuk hingga menimbulkan kesulitan operasional dan persoalan utang. Ia mengaku sedang menghubungi setiap karyawan yang terdampak untuk membicarakan penyelesaian masalah dan rencana pembayaran kembali.

Ia berjanji tidak akan menghindari tanggung jawab dan akan terus berupaya menyelesaikan kewajiban yang masih tertunda. Meski demikian, belum ada kepastian mengenai waktu penyelesaian seluruh pembayaran kepada para karyawan.

Dalam pernyataan yang sama, ia meminta publik untuk tidak menyalahkan Aijing atas kontroversi tersebut. Menurutnya, persoalan itu merupakan tanggung jawab orang tua dan tidak berkaitan dengan aktivitas putrinya sebagai anggota grup idola.

"Orang tua harus menyelesaikan persoalan ini dan bertanggung jawab. Anak saya tidak memiliki hubungan dengan bisnis yang pernah saya jalankan maupun perselisihan yang berkaitan dengannya," tegasnya.

Kontroversi ini bermula setelah sejumlah mantan karyawan perusahaan pendidikan yang berbasis di Beijing, Tiongkok, mengungkapkan dugaan bahwa mereka belum menerima gaji sebagaimana mestinya sejak 2024. Menurut laporan Dahe Daily, perusahaan tersebut bernama Beijing Sophis Education Technology Co., Ltd. Ibu Aijing dilaporkan menjabat sebagai perwakilan hukum perusahaan, sedangkan ayahnya menempati posisi pengawas.

Para mantan karyawan mengaku sempat mencapai kesepakatan melalui proses arbitrase ketenagakerjaan agar gaji yang tertunggak dibayarkan secara bertahap. Namun, mereka menyatakan bahwa pembayaran hanya dilakukan selama tiga bulan sebelum kembali terhenti.

Kasus ini memicu beragam tanggapan di media sosial Tiongkok. Sebagian pengguna mengkritik orang tua Aijing dan mempertanyakan persoalan pembayaran gaji tersebut. Namun, pengguna lainnya mengingatkan bahwa Aijing masih berusia 13 tahun sehingga tidak seharusnya dimintai pertanggungjawaban atas urusan bisnis keluarganya.

Kontroversi ini muncul tidak lama setelah A2O LITE memulai debutnya pada 13 Oktober 2026 dengan lagu utama berjudul "NEON". Grup tersebut berada di bawah naungan A2O Entertainment, perusahaan yang didirikan oleh Lee Soo Man, pendiri sekaligus mantan kepala produser SM Entertainment.

A2O LITE terdiri dari sembilan anggota dari berbagai negara dan menjadi bagian dari rencana Lee Soo Man untuk mengembangkan jajaran artis baru. Dalam grup tersebut, Aijing merupakan anggota termuda sekaligus salah satu penari utama.

Sebelum kontroversi mencuat, Aijing telah menarik perhatian publik berkat kemampuan menarinya serta penampilannya yang dianggap mengingatkan penggemar pada BoA pada awal kariernya. Namun, sorotan terhadap debutnya kini turut diwarnai persoalan yang melibatkan keluarganya.

Permintaan maaf sang ibu menjadi langkah awal untuk menanggapi kekhawatiran publik. Meski demikian, penyelesaian tunggakan gaji dan pemenuhan kewajiban terhadap para karyawan tetap menjadi hal penting yang perlu dituntaskan. Sementara itu, keterlibatan Aijing dalam kontroversi tersebut belum terbukti, dan ia tidak semestinya dianggap bertanggung jawab atas persoalan bisnis yang dijalankan orang tuanya.

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda