Entertainment
Kenshi Yonezu Umumkan Tur Dunia 2027, Siap Konser di 10 Kota
Penyanyi sekaligus penulis lagu asal Jepang, Kenshi Yonezu, akan melanjutkan ekspansi karier internasionalnya melalui tur dunia bertajuk KENSHI YONEZU 2026-2027 WORLD TOUR / GHOST. Sony Music mengumumkan bahwa musisi tersebut akan menggelar rangkaian konser di sejumlah kota di Asia, Amerika Utara, dan Eropa pada Januari hingga Februari 2027.
Berdasarkan jadwal yang diumumkan, tur internasional ini mencakup 12 pertunjukan di 10 kota. Yonezu akan mengawali rangkaian konser tersebut dengan tiga penampilan di INSPIRE Arena, Seoul, Korea Selatan, pada 14, 16, dan 17 Januari 2027. Setelah itu, ia dijadwalkan tampil di Singapore Indoor Stadium, Singapura, pada 29 Januari.
Memasuki Februari, Yonezu akan menyambangi Oakland Arena di Oakland, Amerika Serikat, pada 4 Februari, disusul Kia Forum di Los Angeles pada 6 Februari. Perjalanan berlanjut ke Palacio de los Deportes, Mexico City, Meksiko, pada 9 Februari, kemudian Prudential Center di Newark, Amerika Serikat, pada 12 Februari.
Pada 14 Februari, Yonezu akan menggelar konser di Scotiabank Arena, Toronto, Kanada. Menurut informasi jadwal tur yang diumumkan, pertunjukan tersebut menjadi satu-satunya tanggal konsernya di Kanada sejauh ini sekaligus penampilan pertamanya di kota tersebut.
Setelah menyelesaikan rangkaian konser di Amerika Utara, Yonezu akan melanjutkan perjalanan ke Eropa. Ia dijadwalkan tampil di The O2, London, Inggris, pada 24 Februari, Accor Arena di Paris, Prancis, pada 26 Februari, serta Ziggo Dome di Amsterdam, Belanda, pada 28 Februari. Konser di Singapura dan Amsterdam juga menjadi bagian dari ekspansi Yonezu ke pasar yang belum pernah disambanginya dalam rangkaian tur internasional sebelumnya.
Menurut pengumuman penyelenggara, penjualan tiket umum untuk seluruh tanggal internasional tersebut akan dimulai pada 22 Oktober 2026 pukul 12.00 waktu setempat melalui Live Nation.
Sebelum memulai perjalanan ke luar Jepang, Yonezu akan menjalani rangkaian konser domestik untuk tur GHOST. Tur di Jepang dijadwalkan berlangsung dari 6 November hingga 17 Desember 2026, mencakup enam kota dengan total 14 pertunjukan di arena. Setelah rangkaian tersebut selesai, ia akan melanjutkan tur ke berbagai negara pada awal 2027.
Tur terbaru ini menyusul WORLD TOUR / JUNK pada 2025, yang menandai debut penampilan langsung Yonezu di Amerika Serikat, Eropa, dan Korea Selatan. Dalam tur sebelumnya, ia mengunjungi sejumlah kota besar, termasuk Los Angeles, New York, London, Paris, dan Seoul. Rangkaian pertunjukan tersebut dilaporkan menarik sekitar 440.000 penonton. Melalui tur GHOST, Yonezu kini kembali menjangkau sejumlah pasar internasional dengan pertunjukan di arena berkapasitas besar.
Popularitas globalnya turut didorong oleh lagu "IRIS OUT", yang menjadi lagu tema film anime Chainsaw Man – The Movie: Reze Arc. Lagu tersebut berhasil mencapai posisi kelima Billboard Global 200, menjadikannya lagu berbahasa Jepang dengan peringkat tertinggi dalam sejarah tangga lagu tersebut. "IRIS OUT" juga bertahan di posisi pertama Oricon Weekly Streaming Chart selama 24 minggu berturut-turut.
Pencapaian itu melanjutkan keberhasilan "KICK BACK", lagu pembuka anime televisi Chainsaw Man yang menjadi lagu berbahasa Jepang pertama yang memperoleh sertifikasi Platinum dari Recording Industry Association of America (RIAA). Lagu "Lemon" yang dirilis pada 2018 juga menjadi salah satu hit terbesar Yonezu, sementara album STRAY SHEEP menempati posisi ketujuh dalam IFPI Global Album All Format Chart pada 2020.
Perjalanan karier Yonezu bermula pada 2009 ketika ia berkarya di komunitas Vocaloid dengan nama Hachi. Selain menciptakan musik, ia juga membuat ilustrasi untuk video musiknya sendiri. Setelah merilis dua album sebagai Hachi, ia meluncurkan album diorama pada 2012 dan mulai menggunakan nama aslinya sekaligus menyanyikan lagu dengan suaranya sendiri.
Sejak saat itu, Yonezu semakin dikenal melalui karya yang terhubung dengan anime, film, dan gim, termasuk My Hero Academia, The Boy and the Heron karya Hayao Miyazaki dan Studio Ghibli, live-action 5 Centimeters per Second, serta Final Fantasy XVI. Melalui tur dunia GHOST, ia kembali memperluas jangkauan musiknya kepada penggemar internasional.