Entertainment
Kreator Jun Maeda Idap Kanker, Pilih Perawatan Paliatif demi Terus Berkarya
Penulis sekaligus komposer Jun Maeda, sosok di balik sejumlah visual novel populer seperti Clannad dan Air, didiagnosis mengidap kanker tenggorokan. Kabar tersebut diumumkan oleh VISUAL ARTS/Key pada Senin (19/10/2026). Setelah mempertimbangkan kondisi kesehatan dan prospek pengobatan yang tersedia, kreator berusia 51 tahun itu memutuskan untuk menjalani perawatan paliatif agar dapat menghemat tenaganya dan tetap berfokus pada karya kreatif.
Dalam pernyataan resminya, Key menjelaskan bahwa Maeda mulai merasakan ketidaknyamanan pada tenggorokan sejak awal musim semi. Gejala tersebut semakin parah ketika musim panas mendekat. Setelah menjalani pemeriksaan lebih lanjut di fasilitas medis, ia akhirnya didiagnosis mengidap kanker tenggorokan. Saat ini, Maeda masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Keputusan untuk memilih perawatan paliatif diambil setelah Maeda berulang kali mempertimbangkan kondisi kesehatan serta kemungkinan pengobatan yang dapat dijalaninya. Alih-alih menjalani pengobatan aktif, ia ingin menghemat kekuatannya untuk terus berkarya selama masih memungkinkan. Pihak Key menyampaikan bahwa Maeda tetap memiliki tekad kuat untuk mendedikasikan dirinya pada pekerjaan kreatif hingga akhir.
Kabar ini turut menjadi perhatian penggemar yang selama bertahun-tahun mengikuti karya Maeda, terutama melalui permainan dan anime dengan cerita emosional yang membekas. Ia dikenal sebagai salah satu kreator utama di balik merek Key, yang berada di bawah naungan VISUAL ARTS.
Beberapa karya visual novel yang melibatkan Maeda antara lain Kanon, Air, Clannad, dan Little Busters!. Berbagai judul tersebut kemudian mendapatkan adaptasi anime dan dikenal karena kisahnya yang menyentuh. Karya-karya Key kerap disebut sebagai nakige, istilah yang merujuk pada permainan dengan cerita yang dirancang untuk menggugah emosi pemain, termasuk melalui tema kehilangan, pengorbanan, tragedi, dan penerimaan.
Selain menulis cerita, Maeda juga berperan dalam penciptaan musik. Ia terlibat dalam pengembangan cerita dan musik untuk anime orisinal Angel Beats! dan Charlotte. Namanya juga tercatat dalam proyek anime The Day I Became a God, yang dikembangkan bersama Key, Aniplex, dan P.A. Works.
Di tengah kondisi kesehatannya, Maeda turut memberikan kabar mengenai kelanjutan Heaven Burns Red, permainan mobile yang dirilis pada Februari 2022. Karya tersebut menjadi permainan baru pertamanya dalam kurun waktu 13 tahun dan menampilkan cerita serta lagu-lagu orisinal yang melibatkan dirinya.
Menurut pengumuman Key, Maeda telah menyelesaikan bagian-bagian utama cerita hingga penutup Bab 6, termasuk elemen naratif penting yang diperlukan untuk membawa kisah tersebut mencapai akhir bab. Ia juga telah merampungkan penulisan lirik dan komposisi musik untuk paruh pertama Bab 6.
Meski demikian, keterlibatannya dalam penulisan skenario dan pembuatan lagu selanjutnya belum dapat dipastikan. Key menjelaskan bahwa hal tersebut akan bergantung pada perkembangan penyakit yang dialami Maeda. Sebelumnya, pihak pengembang juga mengungkapkan bahwa Heaven Burns Red telah memasuki babak terakhir cerita utamanya.
Maeda sebenarnya tengah mempersiapkan proyek musik orisinal untuk dirilis melalui YouTube dalam jangka panjang. Namun, setelah mengetahui diagnosisnya, ia memutuskan untuk mengubah rencana tersebut dan memprioritaskan penyelesaian lagu-lagu yang saat ini sedang dikembangkan. Lagu-lagu itu nantinya akan dirilis secara bertahap sesuai permintaannya.
VISUAL ARTS/Key juga membuka kesempatan bagi penggemar untuk mengirimkan pesan dukungan melalui email maupun surat. Namun, pihaknya meminta penggemar untuk tidak mengirimkan hadiah atau barang fisik lainnya.
Keputusan Maeda untuk tetap mencurahkan perhatian pada karya-karyanya menjadi kabar yang mengharukan bagi para penggemar. Di tengah situasi kesehatan yang sulit, ia masih berusaha menyelesaikan cerita dan musik yang ingin dibagikannya kepada dunia.