alexametrics

Benarkah Susu Beruang Terbukti Ampuh Menangkal Virus Covid-19?

Aviva
Benarkah Susu Beruang Terbukti Ampuh Menangkal Virus Covid-19?
Ilustrasi susu beruang (TikTok).

Indonesia kini tengah menghadapi babak baru pandemi dengan lonjakan kasus positif Covid-19 yang setiap hari kian bertambah. Baru-baru ini, beredar sebuah video viral yang memperlihatkan kerumunan orang berebut susu beruang atau Bear Brand.

Viral rebutan susu beruang tersebut ternyata disebabkan karena produk ini dipercaya dapat berkhasiat untuk menangkal COVID-19. Benarkah susu beruang untuk covid ampuh menangkal virus tersebut?

Sebelum pandemi, susu beruang ini sudah dikenal masyarakat sebagai susu yang dapat memperkuat daya tahan tubuh. Namun beberapa hari ini, memang susu beruang atau Bear Brand tengah langka dan sulit diperoleh dimana-mana.

Susu kaleng tersebut rupanya banyak diincar selama pandemi Covid-19, terutama saat mulai pemberlakuan PPKM. Hal ini lantaran produk dipercaya mampu menjaga dan meningkatkan imun tubuh.

Menyadur dari situs resmi Nestle, Bear Brand terbuat dari 100 persen susu murni berkualitas tinggi yang telah mengalami proses sterilisasi tanpa penambahan bahan pengawet sehingga dapat langsung dikonsumsi.

Susu beruang ini juga mengklaim dapat membantu menjaga kesehatan tubuh dengan beragam manfaat lainnya. Vitamin kompleks yang terkandung dalam susu beruang dipercaya mampu merawat sel paru-paru.

Selain itu, kandungan antioksidan yang tinggi juga mampu membersihkan aliran darah serta organ dalam lainnya seperti perut, rongga dada, hati, dan lainnya. Susu beruang juga dianggap mampu menetralkan racun karena mengandung mineral, zat gizi, serta proses sterilisasi yang baik.

Sementara itu, Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Zubairi Djoerban menyebut, kandungan di dalam susu beruang tidak bisa membunuh virus corona, sehingga secara tidak langsung susu beruang tak lantas membuat pasien Covid-19 sembuh.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak