Health

Sumber Makanan Manakah yang Baik untuk Mengatasi Anemia?

Sumber Makanan Manakah yang Baik untuk Mengatasi Anemia?
Ilustrasi penderita anemia.[Freepik]

Kalau mendengar kata anemia pasti sudah tidak asing lagi ya. Secara awam, anemia adalah penyakit kekurangan darah. Definisi tersebut tidak salah, tetapi masih kurang tepat. Jadi, apa definisi yang tepat untuk anemia? Anemia merupakan kondisi rendahnya kadar hemoglobin dalam darah.

Penyebab anemia sangat beragam, salah satu yang paling sering dijumpai yaitu anemia kekurangan zat besi. Zat besi merupakan salah satu unsur pembentuk hemoglobin. Sehingga, kalau jumlah besi sedikit, hemoglobin tidak bisa terbentuk dan akhirnya sel darah merah yang ada dalam tubuh hanya sedikit.

Faktor-faktor yang menyebabkan kadar besi rendah diantaranya yaitu pendarahan, gangguan penyerapan besi oleh tubuh, kebutuhan besi yang meningkat seperti pada ibu hamil dan anak-anak dalam usia pertumbuhan, serta kekurangan nutrisi dari makanan yang mengandung besi. Sebenarnya, pada orang dewasa lebih sering dijumpai anemia kekurangan besi disebabkan pendarahan, dibandingkan kebutuhan besi yang meningkat atau nutrisi yang kurang.

Apa saja gejala-gejala anemia?

Ya, betul sekali. Lemah, letih, lesu, pusing, pucat, mata berkunang-kunang, dan telinga berdenging merupakan gejala-gejala umum anemia. Selain gejala-gejala tersebut, ada beberapa gejala khas pada anemia kekurangan besi, diantaranya adalah kuku sendok, yaitu keadaan kuku yang rapuh, bergaris-garis vertikal, dan cekung seperti sendok. Gejala khas lainnya adalah permukaan lidah terasa licin, radang di sudut mulut, dan nyeri saat menelan.

Makanan apa yang tepat untuk penderita anemia?

Nah, kalau sekarang kamu adalah pengidap anemia, sedang merasakan gejala-gejala anemia atau ingin menghindari anemia, kamu bisa mengusahakannya dengan mengonsumsi makanan-makanan yang tepat. Kalau berbicara anemia kekurangan besi, pasti yang ada di benak kebanyakan orang adalah konsumsi makanan yang mengandung besi, seperti sayuran hijau dan daging merah.

Manakah kira-kira makanan yang paling baik untuk mengatasi kekurangan besi? Sayuran atau daging, ya? Jawabannya, keduanya sama-sama baik karena keduanya mengandung besi yang diperlukan tubuh. Namun, dalam hal penyerapannya oleh tubuh, daging lebih cepat diserap. Hal itu disebabkan karena daging mengandung besi yang sudah dalam bentuk hemoglobin, sehingga sudah pasti bisa langsung diserap dan digunakan oleh tubuh.

Berbeda dengan besi dalam sayuran yang berbentuk besi inorganik (Fe3+),  dimana unsur tersebut harus diubah terlebih dahulu menjadi Fe2+ baru bisa diserap dan digunakan oleh tubuh. Jadi, jika ingin cepat mengembalikan kadar hemoglobin dalam darah, konsumsi daging lebih tepat untuk dilakukan. Selain itu, besi pada sayuran terikat oleh suatu senyawa yang disebut asam fitat, dimana senyawa ini perlu diurai terlebih dahulu baru bisa terserap tubuh. Namun, asam fitat dalam sayuran hanya ada sedikit sekali. Kacang-kacangan dan biji-bijian lah yang banyak mengandung senyawa ini. 

Selain konsumsi makanan yang tepat, anemia kekurangan besi juga bisa diatasi dengan konsumsi suplemen penambah darah yang bisa didapatkan dengan mudah di pasaran. Apabila kamu ingin mengonsumsi suplemen penambah darah sebaiknya konsultasikan dengan dokter agar tepat dosis konsumsinya, karena jika berlebihan kamu bisa mengalami keracunan besi dan malah menimbulkan masalah kesehatan lainnya. 

Referensi:

1. Setiati S, Alwi I, Sudoyo AW, Simadibrata MK, Setiyohadi B, Syam AF. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Edisi 6 Jilid I. Jakarta: Interna Publishing; 2014. p2589-2599

2. Katzung BG, Masters SB, Trevor AJ. Farmakologi Dasar & Klinik. Edisi 12. McGraw-Hill; 2012. p581-599

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda