Lifestyle

3 Hal yang Perlu Dipertimbangkan sebelum Mempekerjakan Kerabat Sendiri

3 Hal yang Perlu Dipertimbangkan sebelum Mempekerjakan Kerabat Sendiri
Ilustrasi bisnis keluarga (Pexels.com/Thirdman)

Banyak ditemui, orang-orang yang mengelola sebuah usaha mempekerjakan orang yang berasal dari keluarga atau kerabat sendiri.

Hal itu bukanlah hal yang keliru, terlebih jika ditinjau dari sudut pandang untuk membantu kesejahteraan keluarga terdekat.

Namun, ada hal yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan memilih kerabat sendiri sebagai pekerja dalam usaha.

1. Kualifikasi 

Tak jarang karena alasan mengutamakan kerabat sendiri, seseorang terpaksa menerima pekerja yang tidak memiliki kualifikasi sesuai kebutuhan. Walau bermaksud baik, namun hal ini bisa memberi efek buruk bagi usaha yang sedang dijalani.

Kualifikasi yang kurang tentunya akan memengaruhi kinerja seseorang. Sementara itu, kinerja pekerja adalah ibarat mesin yang menjalankan kendaraan.

Mesin yang berkualitas buruk tentu bisa membuat kendaraan tidak dapat beroperasi secara maksimal. Demikian juga dengan pekerja yang tak sesuai kualifikasi, dapat membuat usaha jalan dengan tersendat-sendat.

Jika kamu baru memulai usaha, sebaiknya utamakan kepentingan usaha kamu. Hal ini agar usaha kamu cepat berkembang dan kamu pun bisa berbuat banyak untuk kerabat kamu.

Kamu bisa membantunya mengikuti kursus atau pendidikan yang bisa meningkatkan skil-nya. Jika kerabat kamu sudah memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan, tentu kamu akan lebih mudah menempatkannya dalam posisi yang tepat.

2. Tanggung jawab

Ada orang yang merasa tak perlu berusaha keras untuk disiplin dan bertanggung jawab saat bekerja pada kerabat sendiri. Hal ini kemungkinan disebabkan karena adanya pemikiran bahwa jika berbuat salah, akan mudah dimaafkan atas dasar demi menjaga hubungan baik kekerabatan.

Pastikan kerabat yang kamu pekerjakan memiliki komitmen untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab. Samakan visi bahwa apa yang diupayakan bersama ini akan membawa kebaikan untuk perusahaan dan dirinya sendiri juga.

3. Urusan pribadi dan pekerjaan

Saat mempekerjakan kerabat sendiri, kadang tak mudah memisahkan urusan pribadi dan pekerjaan. Jika tak konsisten bersikap profesional, masalah pribadi bisa terbawa-bawa ke ranah pekerjaan. Hal ini tentu bisa membuat konflik yang berimbas buruk pada sebuah usaha.

Misalnya saat terjadi pertengkaran karena persoalan keluarga, tentu menimbulkan perasaan tak nyaman yang dapat mengganggu  performa pekerjaan.

Demikian tiga hal yang perlu kamu pertimbangkan sebelum memutuskan mempekerjakan kerabat kamu sendiri dalam usaha yang kamu kelola.

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda