Lifestyle
6 Reaksi Negatif Akibat Kosmetik yang Harus Kamu Ketahui dan Hindari
Kosmetik erat kaitannya dengan kaum wanita. Biasanya, orang-orang menggunakan kosmetik untuk meningkatkan penampilan dan menambah rasa percaya diri. Namun, tidak jarang juga beberapa kasus menunjukkan bahwa kosmetik justru bereaksi sebaliknya terhadap kulit.
Reaksi negatif kosmetik terhadap kulit sudah terjadi bahkan sejak zaman dulu ketika ilmu pengetahuan dan perkembangan teknologi tidak semaju sekarang ini. Beberapa data yang ditunjukkan dalam penelitian Dr. Retno I. S. Tranggono (1978) sebanyak 18,3 persen di antara 44 pasien di sebuah rumah sakit yang menderita noda hitam diakibatkan oleh kosmetik.
Untuk itu, kita perlu tahu apa saja jenis-jenis reaksi negatif yang diakibatkan oleh kosmetik agar bisa memberikan penanganan dengan cepat dan tepat. Berikut ini adalah beberapa jenis reaksi negatif akibat kosmetik yang harus kamu ketahui.
1. Iritasi
Iritasi adalah reaksi yang biasanya langsung muncul atau timbul ketika pemakaian pertama kosmetik karena salah satu atau lebih bahan yang terkandung di dalamnya bersifat iritan. Misalnya, kosmetik yang mengandung merkuri dalam pemutih kulit dapat langsung menimbulkan reaksi negatif berupa iritasi.
2. Alergi
Berbeda dengan iritasi, alergi biasnya muncul setelah pemakaian kosmetik beberapa kali, kadang dalam jangka waktu yang sudah cukup lama. Bahan yang mengandung alergenik tergantung pada masing-masing individu, ada bahan yang menyebabkan alergi pada satu individu, tetapi tidak terjadi alergi pada individu lain. Misalnya, lipstik, parfum, cat rambut, dan lain sebagainya.
3. Fotosensitasi
Reaksi negatif yang ketiga adalah fotosensitasi atau sensitif terhadap sinar matahari. Reaksi ini muncul ketika kosmetik yang sudah diaplikasikan ke kulit terkena sinar matahari dan bersifat photosensitizer. Beberapa kosmetik yang bersifat ini antara lain tabir surya yang mengandung PABA, parfum, dan lain sebagainya.
4. Jerawat
Pelembap kulit yang sangat berminyak dapat menimbulkan jerawat jika digunakan pada kulit yang berminyak, seperti negara-negara tropis contohnya Indonesia. Hal ini karena kosmetik jenis tersebut dapat menyumbat pori-pori kulit bersama kotoran dan bakteri. Jenis kosmetik ini disebut sebagai kosmetik aknegenik atau kosmetik yang menimbulkan jerawat.
5. Intoksikasi
Intoksikasi artinya masuknya zat racun ke dalam tubuh yang dapat berefek lokal maupun sistemik. Keracunan ini dapat terjadi melalui hirupan hidung atau mulut, penyerapan melalui kulit, terutama jika bahan kosmetik tersebut bersifat toksik. Misalnya, merkuri dalam kosmetik pemutih.
6. Penyumbatan fisik
Reaksi negatif akibat kosmetik terakhir adalah penyumbatan fisik. Penyumbatan ini dapat diakibatkan oleh bahan-bahan berminyak serta lengket yang terkandung dalam kosmetik tertentu, misalnya pelembap atau fondation tertentu. Kosmetik ini akan menghambat pori-pori kulit.
Itulah enam jenis reaksi negatif akibat kosmetik yang harus kamu ketahui. Agar terhindar dari reaksi yang merugikan dan tidak diinginkan ini, kita harus pandai dalam memilih dan memilah kosmetik yang akan diaplikasikan ke kulit kita. Bijaklah dalam menggunakan produk agar tidak menyesal di kemudian hari.