Ulasan
Belok Kiri Langsing: Ketika Transformasi Fisik Dimulai dari Mencintai Diri
"Kata dosenku, kalau cewek yang mengejar cowok, si cowok bakal susah memperjuangkan si cewek." (Belok Kiri Langsing, halaman 8).
Belok Kiri Langsing karya Achi TM merupakan sebuah novel romansa metropop yang memiliki banyak pelajaran terkait mencintai diri sendiri dan pentingnya menjaga kesehatan. Novel yang memiliki judul unik ini sangat digemari oleh para pembaca karena mengangkat isu yang relate dan realistis, di mana tokoh Gendhis dalam novel ini berusaha untuk menurunkan berat badannya dengan melalui proses yang tidak mudah.
Dari novel ini juga, para pembaca menyadari bahwa menjaga kesehatan tubuh merupakan salah satu dari bentuk rasa syukur. Belok Kiri Langsing mengingatkan secara halus bahwa dengan rajin berolahraga dan menjaga pola makan bukan hanya ingin menjaga penampilan, melainkan juga bentuk amanah dan usaha kita dalam menjaga tubuh yang telah dititipkan oleh Tuhan.
Selain itu, mengubah bentuk tubuh dengan dalih ingin balas dendam karena sakit hati atau dipicu karena orang lain hanya akan membuat diri merasa lelah. Dari novel ini juga para pembaca sadar bahwa perubahan yang bertahan lama akan selalu datang dari rasa menerima atau mencintai diri sendiri dan keinginan yang kuat untuk dapat hidup lebih bahagia.
Sinopsis Novel Belok Kiri Langsing
Belok Kiri Langsing diawali dengan cerita Gendhis yang memenangkan lomba lari di acara Fun Run. Gendhis yang telah lama menyukai Herman membuat keputusan jika ia memenangkan perlombaan lari, maka ia akan berpacaran dengan Herman. Dan, harapan Gendhis pun terkabul. Singkat cerita, Gendhis dan Herman pun berpacaran selama 5 tahun. Dan selama waktu itu juga, tubuh Gendhis yang awalnya langsing perlahan menjadi semakin membulat. Di kantor pun, ia tidak lupa untuk terus mengonsumsi camilan yang tidak sehat, ditambah dengan porsi makan yang selalu penuh setiap jam makan.
Awalnya, Gendhis tidak memikirkan dan mempermasalahkan terkait berat badannya yang terus bertambah. Hingga suatu hari, Herman yang saat itu masih berstatus sebagai pacarnya mulai mengeluhkan soal pola makan Gendhis yang sudah sangat berlebihan. Berawal dari sana, hubungan mereka yang telah terjalin selama 5 tahun perlahan merenggang hingga Gendhis memutuskan harus mengakhiri hubungannya dengan Herman.
Di saat bersamaan, Gendhis juga bertemu dengan Dimas, seorang pelayan yang bekerja di restoran ayam geprek favoritnya. Pertemuannya dengan Dimas tanpa Gendhis duga membawa perubahan baru dalam hidupnya.
Kelebihan dan Kekurangan Novel
Novel Belok Kiri Langsing memiliki gaya narasi yang ringan dan mengalir. Penulis mampu membuat cerita dengan isu sensitif tentang body shaming dibalut dengan narasi yang ringan, diselingi humor, namun tetap mempertahankan pesan yang ingin disampaikan, membuat para pembaca merasa relate dengan cerita ini. Karena mengangkat topik tentang self-love dan body positivity, novel ini sukses menyampaikan pesan kepada pembaca bahwa merawat tubuh dan menurunkan berat badan harus dimulai dari rasa cinta terhadap diri sendiri, bukan untuk menyenangkan atau membalas sakit hati akibat perlakuan dari orang lain.
Selain itu, Belok Kiri Langsing juga memiliki unsur religius yang membedakannya dari novel romansa metropop pada umumnya. Dalam novel ini, penulis juga menyisipkan pesan hijrah dan nilai-nilai keagamaan yang pas tanpa terkesan menceramahi orang lain. Kisah Gendhis dan Dimas yang semula sangat awam berusaha untuk sama-sama belajar memperbaiki diri memberikan perkembangan karakter yang sangat positif dalam novel ini.
Di sisi lain, pada bagian awal novel, beberapa pembaca menyadari bahwa alurnya terasa lambat karena banyak menjabarkan tentang berbagai info dan keseharian yang dilakukan oleh Gendhis, sehingga terkesan membosankan untuk dibaca. Lalu, bagi sebagian pembaca yang tidak terbiasa membaca novel tebal, Belok Kiri Langsing yang memiliki tebal hampir 350 halaman akan menjadi tantangan tersendiri untuk menyelesaikan novel ini.
Bagi para pembaca yang menyukai isu self-love dan body positivity, cerita yang relate dengan kehidupan sehari-hari, dan memiliki unsur religi di dalamnya, maka novel Belok Kiri Langsing akan sangat direkomendasikan untuk dibaca. Namun, jika para pembaca kurang suka dengan alur lambat dan halaman yang tebal, maka novel ini dapat dipertimbangkan kembali jika ingin membacanya.
Identitas Novel
- Judul: Belok Kiri Langsing
- Penulis: Achi TM
- Tahun Terbit: April 2020
- Penerbit: Penerbit Gramedia Pustaka Utama
- Tebal: 336 halaman
- ISBN:9786020640723
- Genre: Romance MetroPop