Netflix kembali menghadirkan serial dokumenter tentang beragam kasus kejahatan. Kali ini berjudul Worst Roommate Ever yang mulai tayang sejak 1 Maret lalu. Total episodenya sendiri berjumlah lima dengan masing-masing berdurasi 39-62 menit.
Worst Roommate Ever sempat ramai diperbincangkan di Twitter sebagai serial dokumenter kriminal yang direkomendasikan untuk ditonton. Sebelum itu, kamu bisa membaca sinopsisnya terlebih dahulu berikut ini.
Film dokumenter ini menampilkan beragam kasus kejahatan yang dibagi menjadi lima episode. Pembuatannya sendiri didedikasikan sebagai peringatan bahwa tidak semua orang yang dianggap baik, bisa dipercaya.
Episode pertama menayangkan kasus Dorothea Puente, seorang wanita tua yang ditetapkan sebagai pembunuh berantai di Sacramento, California, Amerika Serikat, pada tahun 1988. Ia menawarkan penginapan dan mau mengurus orang-orang yang memiliki gangguan kesehatan.
Polisi setempat mendatangi kediaman Puente dan menggeledah semua bagian, termasuk halaman rumah. Usai melakukan penggalian selama beberapa hari, mereka menemukan lima mayat dalam tanah. Ia juga membunuh dua orang lainnya, yakni teman bisnis dan mantan kekasihnya.
Lanjut, di episode kedua menampilkan kasus hilangnya Maribel Ramos, tentara wanita asal kota Orange, Florida, Amerika Serikat di tahun 2013. Setelah beberapa hari, ia ditemukan tewas dan dikubur pada sebuah ladang yang jarang diketahui orang.
Pelakunya adalah K.C Joy, seorang pria yang merupakan teman sekamar Maribel. Ia jatuh cinta dan berharap bisa menjadi pendamping wanita itu. Ia bahkan melakukan operasi plastik serta banyak mengubah diri agar terlihat lebih menarik.
Di episode ketiga, cerita beralih pada kasus penipuan dan percobaan pembunuhan yang dilakukan oleh Youssef Khater. Korbannya cukup banyak serta terjadi di beberapa negara, seperti Chilli dan Denmark.
Ia mengaku sebagai orang Palestina agar mendapat perlindungan dari komunitas. Ia menyerang seorang kerabat bernama Dominic Rayner dan teman sekamarnya, Callie Quinn. Di tahun 2011-2012, kasusnya mulai dikenal banyak orang di seluruh dunia.
Dua episode terakhir, film ini membahas kejahatan yang dilakukan oleh Jamison Bachman di Philadelphia, Amerika Serikat sekitar tahun 2017. Ia bermula ditetapkan sebagai penghuni liar yang tidak mau membayar sewa dan berusaha mengambil alih rumah sang pemilik.
Ia mengaku sebagai pengacara dan dikenal baik oleh banyak orang. Ia memiliki hewan peliharaan, seperti anjing, kucing, dan ikan. Tak hanya penghuni liar, Bachman juga ditetapkan sebagai pembunuh serta sempat bertengkar dengan beberapa anggota kepolisian.
Apa sebenarnya motif para pelaku melakukan kejahatan tersebut? Lalu, bagaimana nasib mereka saat ini? Semua jawabannya bisa kamu temukan pada serial Worst Roommate Ever di situs Netflix.
Tag
Baca Juga
-
Tolak Bahasa Melayu, Warga Malaysia Ini Larang Indonesia Menonton Upin-Ipin
-
5 Alasan Buruk yang Bikin Seseorang Memutuskan untuk Menikah, Bisa Berdampak Negatif
-
5 Pikiran Positif Ini Bisa Muncul saat Berhubungan dengan Pria yang Tepat, Wanita Perlu Tahu
-
5 Manfaat Talas bagi Kesehatan, Salah Satunya Meningkatkan Kekuatan Tulang
-
Jangan Pernah Mau Mengubah 5 Hal Ini hanya Demi Kebahagiaan Pasangan
Artikel Terkait
-
Lucunya Hantu Pemula Berjuang Takuti Manusia di Film Dead Talents Society
-
3 Pertarungan Epik Anime Moonrise, Orisinal Netflix Penuh Aksi dan Emosi
-
Serial Emily in Paris Season 5 Resmi Digarap, Mulai Syuting di Roma
-
3 Episode Terbaik Moonrise, Anime Fiksi Ilmiah yang Tayang di Netflix
-
5 Pertarungan Terbaik Devil May Cry Season 1 Netflix, Manakah Favoritmu?
Entertainment
-
Cinta dalam Balutan Hanbok, 4 Upcoming Drama Historical-Romance Tahun 2025
-
Stray Kids Raih Sertifikasi Gold Keempat di Prancis Lewat Album HOP
-
ASTRO & Friends 'Moon' Ungkapan Cinta dan Kerinduan untuk Mendiang Moonbin
-
Baru Tayang Raih Rating Tinggi, 5 Alasan The Haunted Palace Wajib Ditonton!
-
Lingling Jadi Idol K-Pop Malaysia Pertama, Siap Debut Akhir Mei 2025
Terkini
-
Asnawi Mangkualam Perkuat ASEAN All Stars, Erick Thohir Singgung Kluivert
-
Emansipasi Tanpa Harus Menyerupai Laki-Laki
-
Ulasan Novel 1984: Distopia yang Semakin Relevan di Dunia Modern
-
Ulasan Novel Harga Teman: Ketika Hasil Kerja Tidak di Hargai oleh Klien
-
Review Film Warfare: Tunjukkan Perang dan Kekacauan dengan Utuh serta Jujur