Raihan positif kembali dicatatkan oleh film KKN di Desa Penari pada hari ke 15 penayangannya di bioskop. Setelah dirilis ke pasaran pada tanggal 30 April 2022 lalu, film ini pada akhirnya mendapatkan 5 juta lebih penonton dalam tempo 15 hari.
Sebuah prestasi lanjutan, setelah sebelumnya film yang digarap oleh Awi Suryadi ini dinobatkan menjadi film horor terlaris sepanjang masa dalam sejarah dunia perfilman Indonesia.
Namun sayangnya, pencapaian 5 juta lebih penonton film tersebut dibarengi dengan rasa geram yang dialami oleh sang sutradara. Dalam unggahan twitternya, melalui akun @awisuryadi, sang sutradara memang mengunggah sebuah gambar dengan penjelasan mengenai pencapaiannya tersebut.
Namun, dalam caption atau penjelasan utasnya tersebut, sang sutradara menuliskan kalimat yang menyindir para penonton. “Sudah 5 juta peserta KKN pergi ke Desa Penari, Badarawuhi Pesan: Awakmu Gak Usah Rekam-Rekam, Itu melanggar hukum dan bisa masuk Tapak Tilas” tulisnya.
Tampaknya, kegeraman Sutradara yang juga menggarap trilogy film Danur, Asih dan juga Badoet ini bukannya tanpa alasan.
Pasalnya, semakin hari, semakin banyak penonton yang tak bertanggung jawab yang melakukan aksi rekam adegan yang ditayangkan di bioskop. Sebuah hal yang sejatinya tak duperbolehkan karena melanggar hak cipta dan bisa dituntut di muka pengadilan sebagai suatu tindakan pidana.
Sebelumnya, pihak MD Entertainment selaku pemilik hak cipta film KKN di Desa Penari ini sendiri sudah mengingatkan melalui laman Instagram mereka melalui akun @me_entertainment, pihak rumah produksi ini juga mengimbau para penonton untuk tidak merekam adegan yang ditayangkan, dan kemudian diunggah di platform lain karena beresiko tindakan pidana bagi sang pengunggah.
Namun sayangnya, peringatan tersebut tampaknya hanya dianggap sebagai angin lalu, sehingga semakin hari semakin banyak saja adegan atau cuplikan film KKN di Desa Penari yang berseliweran di berbagai platform media sosial.
Maka tak heran, jika dalam unggahannya, Awi Suryadi dan juga pihak-pihak yang terlibat dalam proyek film ini seringkali menyematkan kaliat-kalimat himbauan bagi para penonton bioskop tentang larangan-larangan tersebut.
Namun, seperti yang saya tuliskan, masih saja ada pihak-pihak yang tak bertanggung jawab melakukan pelanggaran dengan merekam film ini secara illegal.
Lalu, bagaimana dengan teman-teman pembaca? Saya yakin, teman-teman adalah penonton yang patuh pada aturan, jadi sangat tak mungkin melakukan perbuatan melanggar hukum ini.
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
-
Nonton KKN di Desa Penari, Emil Dardak Ngaku Berulang Kali Kaget: Saya Tahan agar Tidak Teriak
-
Nonton Film "KKN di Desa Penari", Emil Dardak Terkaget-kaget: Tapi Saya Tahan Agar Tak Teriak
-
Hanya Dalam Hitungan Hari, Teaser Film "The Witch: Part 2 The Other One" Raih Jutaan Penayangan
-
KKN Desa Penari Makin Tak Terbendung di Dunia Perfilman dalam Negeri
-
Promosikan Film Bareng Amanda Rawles, Sikap Al Ghazali Disorot Netizen
Entertainment
-
Live-Action Look Back Sukses Bawa Pulang UNIMED Award dalam Gelaran Venice
-
Manga Even a Replica Can Fall in Love Siap Akhiri Kisah Nao di Volume 7
-
Sinopsis Mame to Mugi, Drama Jepang Dibintangi Saito Asuka dan Tomita Miu
-
Manga Gachiakuta Kembali Hiatus Tanpa Jadwal Kembali, Fans Harus Menunggu
-
Hotel Inhumans Rilis Lagu Tema untuk Musim Kedua, Tayang Perdana 4 Oktober
Terkini
-
Ulasan Novel Dompet Ayah, Sepatu Ibu: Catatan Perjuangan Karya J.S. Khairen
-
Fourteen Ways of Looking at Jellyfish: 14 Cara Melihat Keajaiban Ubur-Ubur
-
Menkeu Boleh Berganti, Beban Anggaran MBG Tetap Menghantui
-
Review Film Runner: Kisah Pengorbanan Mengharukan dalam Balutan Laga Modern
-
Review Dark Matter Season 1: Menjelajah Multiverse Demi Menyelamatkan Cinta Sejati