Sekelam apapun kehidupan seorang manusia, dapat dipastikan dia akan menemukan suatu titik jenuh dan pada akhirnya berbalik arah serta bertekad untuk kembali menjalani sebuah kehidupan normal yang jauh lebih baik dari yang sebelumnya.
Meskipun seorang manusia memiliki masa lalu yang penuh dengan darah sekalipun, selalu ada keinginan untuk kembali menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesamanya di kemudian hari. Hal itu tercermin dari sosok Bang Eui Kang yang dulunya merupakan seorang pembunuh bayaran nan legendaris.
Sebagai mantan seorang pembunuh bayaran nan legendaris, Bang Eui Kang (diperankan oleh Jang Hyuk), kini telah bertobat dan mulai menjalani kehidupannya yang tenang bersama dengan sang istri.
Sama seperti para suami pada umumnya, Eui Kang kini menikmati hari-harinya dengan damai bersama keluarga kecilnya, dan bersosialisasi dengan baik layaknya orang lain.
Suatu hari, istri Eui Kang dan teman-temannya berencana untuk melakukan sebuah perjalanan ke sebuah daerah. Sebelum berangkat, seorang teman dari istrinya tersebut menitipkan Yoon Jin (diperankan oleh Anne alias Lee Seo Young) dan mempercayakannya dalam pengawasan Eui Kang.
Tentu saja hal tersebut menjadi sebuah hal yang baru bagi Eui Kang yang biasanya memburu targetnya, kini harus berperan menjadi penjaga bagi orang lain.
Menghadapi Anne dengan kenakalan khas remaja-nya, Eui Kang berlaku sedikit keras terhadapnya. Namun, sebuah permasalahan besar pada akhirnya terjadi. Yoon Ji yang dititipkan kepada Eui Kang, pada akhirnya terjebak pada kenakalan remaja, dan membuat Eui Kang harus bersikap sedikit keras, termasuk kepada teman-teman Yoon Ji.
Masalah bertambah runyam ketika Yoon Jin kemudian diculik oleh unit perdagangan remaja, dan Eui Kang dicurigai sebagai pembunuh para remaja yang sebelumnya bersinggungan dengannya.
Dalam posisi yang sulit tersebut Eui Kang harus bekerja keras untuk mendaptkan Yoon Jin kembali dengan selamat serta menghukum mereka yang bertanggung jawab atas penculikan tersebut.
Sebuah kisah yang patut untuk disaksikan oleh para pencinta film laga Korea Selatan, karena dalam film ini kita akan mendapati betapa bertanggung jawabnya seorang mantan pembunuh bayaran ketika diberikan sebuah tanggung jawab.
Ingin menyaksikan aksi dari Jang Hyun, seorang mantan pembunuh bayaran yang kini harus melindungi seorang anak remaja? Temukan jawabannya di film The Killer: A Girl Who Deserve to Die yang rencananya akan dirilis pada bulan Juli 2022 mendatang ya!
Baca Juga
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
Artikel Terkait
-
Fedi Nuril Perdana Jadi Antagonis di Satria Dewa Gatotkaca, Warganet: Biar Enggak Poligami Terus
-
Daftar 10 Film Bioskop Terbaru Juni 2022, Ada Ngeri-Ngeri Sedap hingga Gatotkaca
-
Hanung Bramantyo Berharap Penonton Film Gatotkaca Seperti Pencapaian KKN di Desa Penari
-
4 Rekomendasi Anime Muse Indonesia dengan Aksi Pertengkaran Super Seru!
-
Nonton Film Gatotkaca, Erick Thohir Ingin Pop Culture Indonesia Bisa Mendunia seperti Korea
Entertainment
-
One of a Kind Romance Tayang 9 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya
-
Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2
-
Macklemore Bikin Tur 'Free Palestine', Tiket dari 3 Kota Langsung Ludes
-
TsureKano Tamat di Volume 14, Akhiri Kisah Mantan Kekasih jadi Saudara Tiri
-
Oktober Penuh Teror! 6 Film Horor di Netflix Ini Siap Bikin Kamu Ketakutan
Terkini
-
Memetik Pelajaran Kehidupan dari Buku Harapan Semu untuk Sebuah Masalah
-
Anti-Breakout! 4 Hybrid Sunscreen Mugwort Redakan Kemerahan dan Iritasi
-
Kirain Murah, Ternyata Cuma Pemancing: Prank Harga di Etalase Marketplace
-
Hidup Terlalu Cepat: Kapan Terakhir Kali Kita Benar-benar Berhenti?
-
Cermin Cipta Molek